Pekerja memasang atap tribun penonton saat revitalisasi Stadion Benteng Reborn di Tangerang, Banten, Jumat (7/1/2022). Stadion tersebut nantinya akan dijadikan markas klub Persikota Tangerang untuk kompetisi sepakbola Liga Indonesia. | ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal\

Bodetabek

06 Jul 2022, 22:00 WIB

Harapan tak Ada Tawuran di Stadion Benteng Reborn

Stadion Benteng Reborn telah berbenah dan menjadi kebanggaan warga Kota Tangerang.

 

 

OLEH EVA RIANTI

Setelah hampir satu dekade terbengkalai, Stadion Benteng yang kini berganti nama menjadi Stadion Benteng Reborn telah berbenah dan menjadi kebanggaan warga Kota Tangerang.

Namun, di tengah rasa bangga itu, terselip rasa waswas. Hal itu buah dari trauma masa lalu atas aksi tawuran para suporter sepak bola yang kerap terjadi di kawasan stadion tersebut.

Stadion yang dibangun di Jalan Taman Makam Pahlawan Taruna, Kelurahan Sukaasih, Kecamatan/Kota Tangerang, pada 1987, ini punya cerita yang cukup bersejarah bagi warga Kota Tangerang, terutama warga yang bertempat tinggal di sekitar stadion. Kenangan paling kental dalam ingatan mereka terkait kerusuhan yang kerap terjadi seusai pertandingan yang melibatkan Persikota dan Persita.

Anita (37 tahun), warga yang tinggal persis di seberang Stadion Benteng mengenang masa kelam kehidupan persepakbolaan di stadion. Dia menuturkan, sejak awal 2000-an hingga 2012, tawuran antarsuporter kerap terjadi saat Stadion Benteng menjadi markas bersama Persikota (Kota Tangerang) dan Persita (Kabupaten Tangerang).

photo
Pekerja revitalisasi tribun penonton Stadion Benteng Reborn di Tangerang, Banten, Jumat (7/1/2022). Stadion tersebut nantinya akan dijadikan markas klub Persikota Tangerang untuk kompetisi sepakbola Liga Indonesia. - (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

“Waktu itu kondisinya bukan parah lagi, parah banget. Habis selesai pertandingan, pada timpuk-timpukan batu dan senjata tajam //kayak// gerigi motor, tawurannya sampai ke rumah kami warga di sini," kata Anita saat ditemui Republika di kediamannya, Senin (4/7).

Pada masa itu, Anita menyebut warga sekitar selalu siaga setiap ada pertandingan sepak bola di stadion tersebut, terutama jika Persita yang dijuluki Pendekar Cisadane kalah bertanding melawan Persikota yang berjuluk Si Bayi Ajaib. Dia dan tetangga lebih memilih mengurung diri di dalam rumah agar tidak terkena amukan para suporter.

Kehidupannya menjadi lebih damai saat pertandingan tidak lagi diadakan di stadion. Apalagi, muncul Fatwa MUI yang melarang pertandingan sepak bola di Stadion Benteng pada 2012 akibat aksi kerusuhan yang merugikan masyarakat sekitar. Otomatis tidak ada tawuran sejak saat itu. "Gedungnya pun terbengkalai," kata Anita.

Dia bercerita, Stadion Benteng kemudian menjadi bangunan yang sangat tidak terawat selama bertahun-tahun. Ilalang tumbuh subur di tengah lapangan. Tribun juga dalam kondisi rusak. "Sejak itu gedungnya enggak layak huni, pada ter-kelopek (cat dinding terkelupas), pokoknya seramlah, horor," ucap Anita.

photo
Sejumlah warga mengantre untuk mendapatkan sembako murah saat kegiatan Pasar Rakyat dan Bazar UMKM BUMN di halaman Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang, Banten, Kamis (16/6/2022). Kementerian BUMN bekerja sama dengan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) menyediakan 4.000 paket sembako murah terdiri dari lima kg beras, satu kg gula dan satu liter minyak goreng yang dijual seharga Rp65 ribu per paket. - (ANTARA FOTO/Fauzan/wsj.)

Setelah bertahun-tahun dibiarkan, akhirnya pada Februari 2020 tersiar kabar aset Stadion Benteng yang awalnya milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang diserahkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang. Pemkot pun bergerak cepat melakukan renovasi.

Akhirnya, nama baru disematkan ketika renovasi selesai dilakukan pada Februari 2022, yaitu Stadion Benteng Reborn. Dana yang dihabiskan untuk renovasi stadion berkapasitas 7.500 penonton ini mencapai Rp 31 miliar.

Seusai direnovasi, Anita menyebut ada banyak perubahan pada Stadion Benteng. Di antaranya, perluasan gedung disertai dengan kanopi di sisi selatan stadion, penambahan kursi di bagian utara stadion, pagar yang mengelilingi stadion, kelengkapan fasilitas olahraga, seperti lari dan rumput sintetis, hingga pengecatan anyar yang menciptakan nuansa segar dan hidup.

"Sekarang bagus, ada penerangannya juga jadi enggak seram lagi kayak dulu. Orang-orang juga pasti selfie-selfie kalau ke situ," kata Anita sambil terkekeh-kekeh.

Selain pertandingan sepak bola sudah bisa diadakan kembali, masyarakat Kota Tangerang juga memiliki fasilitas baru dalam berkegiatan outdoor. Menurut Anita, kini stadion tersebut menjadi lokasi alternatif berolahraga selain di Alun-Alun Kota Tangerang. "Setiap weekend (akhir pekan), masyarakat ramai ke stadion. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan, seperti joging, sepedaan, sepatu roda, dan  skateboard."

photo
Pekerja memasang atap tribun penonton saat revitalisasi Stadion Benteng Reborn di Tangerang, Banten, Jumat (7/1/2022). Stadion tersebut nantinya akan dijadikan markas klub Persikota Tangerang untuk kompetisi sepakbola Liga Indonesia. - (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

Seorang petugas lapangan di Stadion Benteng Reborn, Suryadi, menuturkan, sejak diresmikan pada Februari 2022, kondisi stadion tersebut cenderung kondusif, mulai dari segi keamanan hingga kebersihannya. Sekitar 1.000-an warga kerapkali meramaikan stadion pada akhir pekan untuk olahraga atau sekadar berswafoto.

Namun, sesekali ada warga yang usil dengan menaiki pagar stadion. Pagar Stadion Benteng Reborn diketahui cukup pendek sehingga warga dengan mudah melompati pagar untuk bisa masuk. Padahal, ada waktu tertentu warga dibolehkan berolahraga di sekitar stadion, yakni pada pukul 07.00-09.00 dan pukul 16.00-18.00 WIB.

"Mudah-mudahan ada perubahan juga, saya sebagai petugas mewanti-wanti untuk menjaga jangan ada yang pada masuk nyelonong," kata Suryadi.


Islam dan AS: Overlapped

Catatan Perjalanan Imam Besar Masjid Istiqlal di Amerika Serikat.

SELENGKAPNYA

Membangun Ketahanan Sistem Kesehatan Daerah

Terdapat berbagai macam rute transmisi mikroorganisme dapat menular dari seseorang ke orang lain.

SELENGKAPNYA

Jalan Baru untuk Memperbesar Ekonomi Syariah

UEA harus menjadi pintu masuk produk Indonesia ke kawasan Timur Tengah dan sekitarnya.

SELENGKAPNYA
×