Jamaah calon haji antre masuk ke dalam bus saat pelepasan dan pemberangkatan jamaah haji kloter 43 di Gedung Dakwah Islamiyah, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (1/7/2022). | ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/rwa.

Jurnal Haji

02 Jul 2022, 03:45 WIB

Delegasi Amirul Hajj Tiba di Tanah Suci

Hampir 90 persen jamaah sudah berada di Makkah.

OLEH A SYALABY ICHSAN dari Makkah

MAKKAH -- Delegasi Amirul Hajj tiba di Bandara Internasonal King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, Jumat (1/7) dini hari. Rombongan yang dipimpin oleh Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi tersebut berangkat ke Tanah Suci untuk memastikan prosesi penyelenggaraan ibadah haji bisa berjalan dengan lancar.

‘’Kami harus memastikan bahwa jamaah itu bisa berangkat baik, baik yang reguler maupun yang menggunakan perjalanan haji khusus," ujar Zainut setelah tiba di Bandara Internasional King Abdul Azis, Jeddah, Jumat (1/7).

Zainut menjelaskan, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas akan menyusul untuk memimpin delegasi Amirul Hajj. Berdasarkan jadwal dari PPIH Arab Saudi, Menag akan berangkat pada tanggal 3 atau 4 Juli 2022. Menurut Zainut, saat ini Menag masih mengurus banyak persoalan di Tanah Air.

Rombongan Amirul Hajj pimpinan Zainut menggunakan Maskapai Garuda Indonesia dengan disertai beberapa anggota delegasi lainnya di antaranya Muhammad Hilal Al Aidid dari Nahdlatul Ulama (naib Amirul Hajj), Agus Taufiqurrahman dari Muhammadiyah (naib Amirul Hajj), Arif Fachruddin dari MUI (anggota), Aay Muhammad Furkon, Masyhuril Khamis Ahmad Kasim dari Al Washliyah (anggota), Faisol Nasar dari Al Irsyad (anggota), Mohammad Mukri Wiryosumarto dari UIN Raden Inten Lampung (anggota), Muhammad Khoirul Muttaqin dari Kementerian Koordinator PMK (anggota) dan Oscar Primadi dari Kementerian Kesehatan (anggota).

Menurut Zainut, delegasi Amirul Hajj akan mulai bekerja dengan berkunjung ke penginapan jamaah untuk melihat keadaan mereka. Setelah itu, pihaknya akan memastikan pelaksanaan pelayanan terhadap jamaah bisa berjalan dengan lancar.

"Kami nanti akan melihat pelaksananaan di lapangan, utamanya di tempat ibadah, juga akomodasi, katering itu kan kami harus melihat,’’ ujar dia.

Selain itu, Zainut menjelaskan, pihaknya harus memastikan bahwa jamaah itu bisa berangkat, baik jamaah reguler maupun jamaah haji khusus. Karena itu, maskapai penerbangan harus tersedia dengan baik dan tidak ada masalah.

Untuk saat ini, Zainut mengungkapkan, pihaknya sudah mendapat beberapa laporan yang masuk dari jamaah. Mereka merasakan adanya peningkatan pelayanan pada musim haji kali ini. Meski demikian, Kemenag tetap melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap berbagai catatan yang terjadi di lapangan.

"Mudah-mudahan itu bisa terlaksana dengan baik dan tentu harapan kami jamaah haji bisa dapatkan layanan ibadah haji sebaik-baiknya,"ujar dia.

photo
Seorang calon haji berpamitan kepada keluarganya sebelum keberangkatan di halaman Pendopo Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Rabu (29/6/2022). Sebanyak 441 calon haji asal Kabupaten Jombang yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 35 diberangkatkan menuju Asrama Haji Surabaya sebelum ke Tanah Suci, sementara empat calon haji gagal berangkat tahun ini karena sakit. - (ANTARA FOTO/Syaiful Arif/wsj.)

Sementara itu, Kepala Daerah Kerja Makkah, Mukhammad Khanif mengatakan, sudah hampir 90 persen calon jamaah haji Indonesia yang tiba di Makkah.

"Sampai dengan saat ini kurang lebih tinggal 10 persen lagi jamaah kita yang belum tiba," kata Khanif di Makkah, Kamis (30/6).

Berdasarkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) Tahun 1443 H/2022 M, akhir pemberangkatan jamaah calon haji gelombang kedua dari Tanah Air ke Jeddah dijadwalkan pada 3 Juli 2022. Closing date atau kedatangan terakhir jamaah calon haji yaitu pada 3 Juli 2022 sehingga Arab Saudi tidak menerima lagi kedatangan jamaah haji setelah tanggal tersebut.

Data dari Kantor Urusan Haji (KUH) per 30 Juni 2022 malam menunjukkan, total kedatangan jamaah haji reguler di Arab Saudi mencapai 84.889 jamaah. Sementara, jumlah kedatangan jamaah haji khusus sebanyak 4.266 jamaah dengan menggunakan 54 penerbangan. Jamaah yang dirawat sebanyak 117 orang, dengan rincian: rawat inap di KKHI Makkah sebanyak 103 orang dan rawat inap di RSAS sebanyak 14 orang (12 di Makkah, dua di Jeddah). 

Sumber : Antara


Tenda Kesehatan di Mina Diperbaiki

Segala persiapan menghadapi puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina terus dilakukan.

SELENGKAPNYA

Apa Itu Haji Akbar?

Bila wukufnya hari Jumat, pada tahun tersebut adalah haji akbar.

SELENGKAPNYA

Sambutan Check Point Saat Kembali ke Makkah

Selain Shumaisi dan Jumum, masih ada terminal check point lain yang menyortir masuknya jamaah ke Makkah.

SELENGKAPNYA
×