Sejumlah kendaraan melintas di Jalan Raya Puncak, Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (8/5/2022). Lalu lintas kendaraan di kawasan Puncak Bogor saat libur Lebaran H+5 lancar di kedua arah. | ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Bodetabek

08 May 2022, 12:08 WIB

Okupansi Hotel di Puncak 70 Persen

Hotel menjadi tempat liburan menarik pada musim liburan Idul Fitri.

BOGOR — Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor mencatat peningkatan okupansi hotel di kawasan Puncak selama musim libur Idul Fitri 1443 Hijriyah atau Lebaran 2022 rata-rata mencapai 70 persen.

Kenaikan tingkat penghunian kamar itu juga dipicu cuti bersama pegawai pemerintah maupun perusahaan swasta sehingga banyak yang menginap di kawasan wisata alam tersebut.

"Kalau okupansi secara keseluruhan mungkin antara 60 sampai 70 persen. Sekarang kan sudah boleh cuti, boleh mudik. Jadi, mereka sudah bisa reservasi langsung atau online," kata Wakil Ketua PHRI Kabupaten Bogor Boboy Ruswanto di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (5/5).

Dia menerangkan, kondisi tersebut sebenarnya di luar prediksi PHRI. Bobby menilai, peningkatan okupansi terbantu dengan sistem pemesanan kamar secara daring atau melalui aplikasi. Pasalnya, sejak musim libur Lebaran sekitar dua tahun lalu, pengunjung jarang memesan kamar hotel melalui aplikasi daring. Ditambah lagi, kebijakan yang diterapkan pemerintah terus berubah-ubah. Hanya, PHRI kali ini tidak menyangka pemesanan hotel melonjak drastis.

photo
Pedagang menawarkan makanan di pusat oleh-oleh kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Ahad (8/5/2022). Menurut pedagang, penjualan oleh-oleh mengalami peningkatan hingga 100 persen daripada hari biasanya pada libur panjang Lebaran. - (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)

Boboy menerangkan, pengunjung hotel tetap diwajibkan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Meski angka kasus penularan di Kabupaten Bogor sudah landai, aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) masih berlaku secara nasional.

Boboy mengakui, PHRI ingin ada informasi yang pasti mengenai jadwal rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) di jalur Puncak Bogor selama libur Lebaran. Hal itu karena dapat memengaruhi jumlah pemesanan kamar hotel. "Kan ada yang sudah booking hotel. Jangan sampai terjadi penumpukan malah membatalkan kunjungan ke hotel, jadi balik arah gara-gara dia lama di bawah," kata Boboy.

photo
Pedagang menawarkan makanan di pusat oleh-oleh kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Ahad (8/5/2022). Menurut pedagang, penjualan oleh-oleh mengalami peningkatan hingga 100 persen daripada hari biasanya pada libur panjang Lebaran. - (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)

 

Menurut dia, pihak hotel di sepanjang jalur Puncak membutuhkan kepastian kapan saja rekayasa lalu lintas dilakukan, baik sistem satu arah maupun ganjil-genap. Dengan demikian, mereka bisa memberikan informasi kepada pengunjung yang ingin menginap.

Hanya, Boboy menegaskan, PHRI tetap mendukung kebijakan yang dijalankan oleh Polres Bogor. Dia hanya berharap, kepolisian perlu memiliki perhitungan waktu kapan wisatawan datang dan wisatawan pulang dari kawasan Puncak.

"Kita sih dapat update terus dari lantas (kepolisian lalu lintas) tentang info-info lalu lintas. Supaya tamu yang berkunjung dan akan berkunjung atau yang mau check out juga tahu informasinya," kata Boboy.

photo
Sejumlah pengunjung berwisata di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Kamis (5/5/2022). Destinasi wisata favorit Kebun Raya Bogor telah dikunjungi sebanyak 20 ribu pengunjung selama libur Hari Raya Idul Fitri 1443 H dan jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai empat ribu pengunjung. - (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)

Sementara, Kebun Raya Bogor (KRB) didatangi lebih 10 ribu pengunjung pada Selasa (3/5) dan Rabu (4/5). Jumlah tersebut meningkat dibandingkan dengan libur Lebaran 2021, yang tercatat hanya 4.000 pengunjung selama libur dua hari Lebaran. Saat ini, pengelolaan KRB dilakukan oleh PT Mitra Natura Raya (MNR).

GM Corporate Communication & Security PT MNR Zaenal Arifin menerangkan, peningkatan jumlah pengunjung pada libur Lebaran 2022 dampak dari kebijakan pemerintah. Libur Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah yang berlangsung lama membuat banyak keluarga mengisi liburan dengan mengunjungi KRB. Adapun tahun lalu aktivitas masyarakat dibatasi hingga membuat tidak sedikit yang memilih bertahan di rumah akibat pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah, Lebaran tahun ini ini terkait dengan peningkatan sangat signifikan dibanding dengan tahun sebelumnya. Jumlah pengunjung selama dua hari mencapai lebih dari 10 ribu orang," kata Zae di Kota Bogor, Kamis.

Dia menjelaskan, pengunjung yang datang ke KRB untuk menikmati wisata alam disyaratkan harus sudah divaksin. Jika belum divaksin, pengunjung dilarang memasuki area kebun seluas 87 hektare terseut. "Iya, kita pakai PeduliLindungi untuk pengunjung," kata Zae.

Sumber : Antara


Idul Fitri 2023 Diprediksi Berbeda

Kemenag berharap awal Syawal selalu bersama.

SELENGKAPNYA

Buya Yahya-Derry Sulaiman Luncurkn Lagu Damai Bersama

Lagu Damai Bersama yang disampaikan Buya Yahya dan Derry Sulaiman mengajak semua orang menguatkan persatuan.

SELENGKAPNYA

Asian Games 2022 di Cina Resmi Ditunda

Nama dan lambang Asian Games ke-19 di Cina tidak berubah.

SELENGKAPNYA
×