Penyandang disabilitas melakukan parade mengelilingi Gedung Sate saat Festival Disabilitas bertajuk Senyum Disabilitas Jawa Barat untuk Indonesia, di Halaman Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (14/12/2022). | Edi Yusuf/Republika

Kisah Dalam Negeri

‘Jadi Disabilitas Tidak Perlu Minder’

Meskipun harus memulai semuanya dari awal, penyandang disabilitas ini merasa senang.

OLEH DIAN FATH RISALAH

Keterbatasan tak menjadikan Haris Setiawan menyerah. Meski hanya memiliki satu tangan, ia sangat cekatan saat meracik kopi di Kafe eRCe SKA Manahan Solo.

Meskipun harus memulai semuanya dari awal, penyandang disabilitas ini merasa senang karena mendapatkan ilmu dan pengetahuan baru tentang cara mengelola usaha. Berbagai kendala mengenai pembuatan kopi sempat membuatnya bingung namun ia segera mencari jalan keluar.

Seiring berjalannya waktu, ia semakin terbiasa dengan pekerjaan barunya sebagai barista. Selama setahun Haris mengikuti berbagai pelatihan di Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso. Dia mendapatkan ilmu dan keterampilan baru serta pekerjaan selepas mengakhiri masa pelatihan.

"Kita hidup di dunia ini pasti punya tujuan dan harapan. Bagi penyandang disabilitas tidak perlu minder dan hanya di rumah, tapi bisa eksplorasi dunia luar untuk menguatkan mental kita. Kalau masih merasa minder untuk keluar rumah maka bisa ditemani dulu sama orang tua, pelan-pelan pasti bisa," tutur Haris, Rabu (21/12).

photo
Sejumlah siswa penyandang disabilitas bersiap untuk mengikuti Parade Hari Disabilitas Internasional di SLBN A Pajajaran, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Selasa (20/12/2022). - (ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA)

Setahun lebih bekerja di SKA eRCe Manahan Solo, Haris berharap bisa membuka usaha sendiri dan mengembangkan potensi dan kemampuan diri yang ia miliki. “Saya ingin memaksimalkan skill yang saya dapat dari pelatihan dan pengalaman mengelola kafe. Mudah-mudahan bisa segera terwujud,” kata Haris.

Kafe eRCe merupakan satu dari enam outlet di SKA eRCe Manahan Solo. Diresmikan oleh Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka pada 30 Agustus 2021 lalu, SKA eRCe Manahan Solo juga menyediakan jasa penatu, cetak sablon, koperasi, gerai batik dan gerai oleh-oleh khas Solo.

Beroperasi setiap hari mulai pukul 08.30-22.30 WIB, omzet Kafe eRCe mencapai puluhan juta per bulan. Keuntungan yang didapat dibagi sama rata per tiga bulan sesuai kesepakatan 13 orang pegawai.

photo
Sejumlah siswa penyandang disabilitas didampingi pendamping memainkan alat musik saat mengikuti Parade Hari Disabilitas Internasional di Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Selasa (20/12/2022). Parade yang diikuti oleh seluruh siswa dan civitas SLBN A Pajajaran bersama orang tua siswa tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional, sekaligus kampanye pemenuhan hak layanan pendidikan yang berkeadilan. - (ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA)

Jangan dirundung

Sementara, Menteri Sosial Tri Rismaharini mengajak semua pihak untuk memastikan kembali tidak ada lagi diskriminasi kepada anak bangsa lain yang rentan, disabilitas atau lansia. Saat ini, kata Risma, masih banyak perundungan terhadap penyandang disabilitas. Juga pemasungan terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) secara tidak manusiawi.

Hal tersebut ia sampaikan dalam Puncak peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) dan Hari Disabilitas Internasional (HDI). Risma menyerukan kembali pentingnya meneguhkan semangat kesetiakawanan sosial, yakni merajut solidaritas, tolong menolong, saling membantu dan saling peduli.

“Mereka adalah saudara sebangsa. Di balik keterbatasan para penyandang disabilitas mereka memiliki kelebihan. Tidak boleh lagi ada pemasungan terhadap ODGJ. Apalagi dikurung dan dirantai. Secara medis mereka bisa disembuhkan,” tutur Risma, Rabu.

photo
Sejumlah siswa penyandang disabilitas bersama orang tua dan pendamping mengikuti Parade Hari Disabilitas Internasional di Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Selasa (20/12/2022). - (ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA)

Dalam beberapa hari ini Kemensos telah membebaskan 51 ODGJ yang dipasung di sejumlah wilayah Indonesia. Pembebasan 51 ODGJ itu dilakukan oleh 31 Sentra Rehabilitasi Sosial milik Kemensos yang tersebar di seluruh Indonesia.

Risma pun meminta bila ditemui kasus serupa, agar disampaikan kepadanya sehingga mereka bisa mendapat akses ke layanan Penerima Bantuan Iuran-Jaminan Kesehatan (PBI-JK) untuk berobat.

"Tidak boleh lagi ada pasung di Indonesia. Kita bisa bantu, begitu ada indikasi itu, saya mohon kepada Kepala Daerah untuk mendata agar bisa mendapatkan akses PBI-JK, lalu mereka bisa ambil obatnya di Puskesmas. Jadi, tidak perlu dipasung," ujar Risma. 

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat

Badan Pangan Incar Pendanaan Rp 30 Triliun untuk CPP

Presiden disebut harus memberikan peringatan secara tegas terhadap Bulog yang lalai untuk menjalankan tugasnya.

SELENGKAPNYA

Penerimaan Pajak Tembus Target

APBN harus menunjukkan kemampuan belanja yang lebih baik pada 2023 untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

SELENGKAPNYA

Wapres Dorong Pemberian Insentif Kawasan Industri Halal

RPH halal akan mendukung sertifikasi halal produk UMKM.

SELENGKAPNYA