Joan Laporta | AP/Joan Monfort

Sepak Bola

Tekad Barcelona Bangkit Kontra Valencia

Valencia tercatat hanya menang sekali dalam lima pertandingan terakhir.

JAKARTA -- Valencia akan menjamu Barcelona pada pekan ke-12 La Liga Spanyol, Ahad (30/10) dini hari WIB. Meski harus bertandang ke markas Valencia di Stadion Mestalla, Barcelona diprediksi akan menjadikan laga ini sebagai pelampiasan setelah tersingkir dari Liga Champions karena kalah 0-3 dari Bayern Muenchen di laga sebelumnya.

Barcelona, yang berada di posisi kedua klasemen, tertinggal tiga poin di belakang pemimpin klasemen sementara liga, Real Madrid. Jika pasukan asuhan Xavi Hernandez tidak lekas bangkit setelah kekalahan di Liga Champions maka ada ancaman lebih lanjut untuk perebutan gelar sebelum jeda Piala Dunia 2022. Itu jelas akan memicu lebih banyak pertanyaan tentang pengeluaran Barca di musim panas.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by FC Barcelona (@fcbarcelona)

Presiden Barcelona Joan Laporta secara publik telah menolak untuk menyalahkan Xavi atau para pemainnya. Ia menegaskan, itu bukan kesalahan pelatih atau pemain, dan ia ingin membangun masa depan dengan skuad muda di Camp Nou.

"Ini memalukan, tetapi Anda tidak bisa menyalahkan para pemain atau pelatih untuk apa pun," kata Laporta, dikutip dari Metro, Jumat (28/10). "Kami harus melihat ke depan karena kami memiliki La Liga dan kompetisi lain yang tersisa. Ini adalah proyek muda di mana sejak awal kami tahu bahwa kami akan mengalami pasang surut."

Sementara itu, situasi di kubu Valencia juga tidak lebih baik dari Barcelona. Valencia tercatat hanya menang sekali dalam lima pertandingan terakhir. Yang terbaru adalah kalah 1-2 di kandang kala melawan Real Mallorca, akhir pekan lalu. Meskipun saat ini berada di urutan kesembilan klasemen, Valencia berisiko tergelincir ke papan bawah klasemen. Dapat disimpulkan bahwa kedua pihak saat ini sedang berada dalam masa sulit.

 
 
Kami tidak takut dengan Barcelona, kami memiliki tim yang sangat bagus juga dan kami akan pergi ke sana untuk menang.
 
 

Selain itu, laga kali ini juga akan mempertemukan kembali Xavi Hernandez dan Gennaro Gattuso yang merupakan gelandang pemenang Piala Dunia dengan gaya berbeda kala keduanya masih merumput. Xavi dan Gattuso bentrok tiga kali sebagai pemain saat di Barcelona dan AC Milan, dengan masing-masing sekali menang dan sekali imbang. Namun, kali ini keduanya akan bertemu sebagai pelatih dengan gaya kepelatihannya masing-masing.

Valencia menikmati kunjungan tim Katalan dan sikap berani Gattuso yang berusia 44 tahun menular kepada para pemainnya. "Kami tidak takut dengan Barcelona, kami memiliki tim yang sangat bagus juga dan kami akan pergi ke sana untuk menang," kata pemain sayap Valencia Samu Castillejo, dikutip dari Rfi, Jumat (28/10).

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by LaLiga (@laliga)

Selain bentrokan antara dua legenda di bangku cadangan, pertandingan tersebut juga menampilkan pencetak gol terbanyak La Liga, Robert Lewandowski, menghadapi Edinson Cavani yang sedang dalam performa terbaiknya. Keduanya adalah dua striker yang paling banyak mencetak gol selama satu dekade terakhir dan kini dalam performa domestik yang mengesankan.

Lewandowski dari Polandia mencetak 12 gol dalam 11 pertandingan di La Liga, sementara rivalnya dari Uruguay telah mencetak empat gol dalam tiga pertandingan terakhir dan kembali ke performa terbaiknya. Cavani juga berharap untuk dapat pergi ke Piala Dunia Qatar 2022 sebagai seorang veteran. Pengalamannya akan sangat penting bagi Uruguay untuk maju ke babak sistem gugur.

Shin Evaluasi Dua Kekurangan Timnas U-20

Shin Tae-yong mengungkapkan dua masalah yang perlu dibenahi pasukan Garuda Nusantara.

SELENGKAPNYA

Barca Terjatuh di Lubang Sama

Dua musim beruntun, Barcelona tersingkir dari fase grup Liga Champions.

SELENGKAPNYA

Anugerah Cinta Indonesia Bentuk Apresiasi untuk Kemandirian

Keberpihakan BUMN terhadap penggunaan produk dalam negeri tersebar dalam berbagai sektor industri.

SELENGKAPNYA