Supir menunjukkan aplikasi Mypertamina yang nantinya digunakan untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) subsidi Pertalite dan Solar di SPBU Pertamina Retail, Yogyakarta, Rabu (28/6/2022). | Wihdan Hidayat / Republika

Nusantara

08 Aug 2022, 03:45 WIB

Pemkab Biak Gandeng Polisi Awasi Penjualan BBM

Pemkab Biak Numfor menggandeng jajaran kepolisian untuk mengawasi penyaluran Pertalite.

BIAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Biak Numfor, Papua menggandeng jajaran kepolisian setempat untuk melakukan pengawasan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite.

"Hasil rapat koordinasi dengan Pertamina dan Polres pemerintah daerah akan meningkatkan pengawasan BBM bersubsidi dengan cara pemilik kendaraan angkutan umum harus mendaftar di aplikasi MyPertamina," kata Bupati Biak Herry Ario Naap dihubungi di Biak, Ahad (7/8).

Ia mengakui, untuk pelayanan pembelian BBM bersubsidi Pertalite di tiga SPBU Biak akan melayani pembelian bahan bakar minyak bersubsidi yang sudah mendaftar di aplikasi MyPertamina. Sedangkan bagi kendaraan angkutan umum yang tidak terdaftar, menurut Bupati Herry, tidak akan dilayani pembelian mulai pekan depan.

"Pada Senin 8 Agustus 2022 sistem pembelian BBM bersubsidi Pertalite melalui aplikasi MyPertamina akan disosialisasikan sebelum diberlakukan," kata Bupati Herry.

photo
Pengendara kendaraan roda empat menunjukkan aplikasi MyPertamina saat membeli BBM subsidi jenis pertalite di SPBU Pertamina Riau, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Jumat (1/7/2022). - (REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA)

Ia memberikan apresiasi layanan aplikasi pembelian dapat diberlakukan di Kabupaten Biak Numfor pekan depan. Pantauan  pada Ahad, tiga SPBU Biak tetap beroperasi hanya melayani pembelian BBM jenis Pertamax.

Cegah antrean

Sementara itu, PT Pertamina (Persero) Wilayah Kalimantan Barat minta kepada masyarakat atau pemilik kendaraan bermotor baik roda dua dan empat agar mendaftar ke SPBU dalam mendapatkan BBM subsidi serta untuk mencegah antrean di SPBU.

"Untuk mencegah kemacetan dan antrean di jalan serta agar subsidi BBM tepat sasaran, kami mempersilakan masyarakat untuk mendaftarkan diri ke SPBU dalam mendapatkan BBM subsidi, baik jenis pertalite dan solar," kata Sales Branch Manager II Kalimantan Barat (SBM II Kalbar) Avip Noor Yulian di Pontianak.

Selain itu, masyarakat juga bisa menggunakan aplikasi MyPertamina untuk menghindari antrean panjang dalam membeli BBM subsidi di SPBU. "Masyarakat yang ingin mendaftarkan di SPBU cukup membawa KTP (Kartu Tanda Penduduk), STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) dan foto pribadi, nanti akan dibantu oleh petugas dalam mendaftarkannya," ujarnya.

Dia menambahkan, dengan telah terdaftarnya masyarakat di SPBU maka pengisian BBM subsidi akan lebih mudah. Pertamina menyediakan tiga pilihan pendaftaran program subsidi tepat guna mempermudah masyarakat, yakni, website resmi subsiditepat.mypertamina.id, aplikasi MyPertamina, dan mendaftar secara offline dengan datang ke both pendaftaran yang ada di 23 SPBU seluruh Pontianak.

Sebelumnya, Sales Area Manager Pertamina Retail Kalbar, Achmad Rifqi mengatakan, telah menggandeng mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dalam melayani masyarakat yang akan mendaftar program subsidi tepat di Kota Pontianak, Provinsi Kalbar.

"Kehadiran program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi distribusi BBM subsidi Kalbar khususnya sehingga tepat sasaran," katanya. ';

Puluhan Ribu Majelis Taklim Tersebar di Seluruh Indonesia

Majelis taklim dapat memberikan sumbangsih pemikiran positif bagi pembinaan umat.

SELENGKAPNYA

Majelis Taklim Sumber Islamisasi di Nusantara

Majelis taklim itu khas Indonesia yang dibentuk berabad-abad silam dan terus berjalan hingga kini.

SELENGKAPNYA

Menafkahi Istri Berupa Skincare dan Make-up, Wajibkah?

Wajib hukumnya bagi suami untuk memberikan istri alat-alat untuk membersihkan badan dan pakaiannya.

SELENGKAPNYA
×