Pekerja melakukan aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Jumat (3/9/2021). | ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

Ekonomi

05 Jul 2022, 05:28 WIB

Pelindo Maksimalkan Hub and Spoke

Capaian positif Pelindo pada 2021 sejalan dengan program merger yang telah dijalankan pada Oktober 2021.

JAKARTA -- PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memastikan akan memaksimalkan hub and spoke untuk mendukung operasional tol laut. Kemudahan konektivitas antarpelabuhan diharapkan bisa dijalankan melalui hub and spoke

Saat ini, kegiatan tol laut banyak di Tanjung Perak ke daerah kecil. "Dengan adanya merger Pelindo, dukungan konektivitas akan menjadi lebih baik sehingga dukungan operasional tol laut bisa lebih dirasakan," kata Direktur Pengelola Pelindo Putut Sri Muljanto saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi V DPR, di Kompleks Parlemen, Senin (4/7). 

photo
Kapal Tunda (tug-boat) memandu Kapal Motor (KM) Dobonsolo yang akan bersandar di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Ahad (24/4/2022). Kapal dari Makasar tujuan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara itu menurunkan penumpang di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya sebanyak 1.300 orang.
 

Putut menjelaskan, Pelindo sudah menyiapkan pelabuhan besar, seperti di Belawan, Surabaya, Makassar, Tanjung Priok, Sorong, Bitung, dan Balikpapan. Ia mengatakan, pelabuhan besar tersebut dapat menjadi hub yang dimanfaatkan operasional tol laut. "Dari Surabaya ke tempat itu bisa membangunkan komersial dan tol laut bisa memanfaatkan mekanisme ini (hub and spoke)," ujar Putut. 

Putut mengatakan, Pelindo saat ini mengelola 110 pelabuhan sejak merger. Ia menyebutkan, dari total 110 pelabuhan yang dikelola Pelindo tersebut, sebanyak 20 pelabuhan dioperasikan untuk melayani tol laut. “Sebagian besar kegiatan tersebut bermuara dari Tanjung Perak, Surabaya. Di Tanjung Priok hanya ada dua trayek, sebagian besar di Surabaya,” kata Putut. 

Putut menyampaikan, Pelindo juga memberikan dukungan insentif untuk kelancaran tol laut, yakni prioritas sandar kapal. Setiap kapal tol laut yang datang di pelabuhan Pelindo, langsung dapat melakukan sandar kapal. 

Selanjutnya, Pelindo juga memberikan keringanan jasa dan penumpukan hingga diskon tarif bongkar muat. “Jadi, tol laut termasuk perpanjangan transhipment tol laut itu dari tujuh menjadi 14 hari di beberapa pelabuhan, seperti di Makassar," kata Putut. 

Pelindo juga mencatatkan kinerja positif setelah merger pada Oktober 2021 yang ditunjukkan dari peningkatan kinerja keuangan dan produktivitas di sejumlah pelabuhan. Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo Ali Mulyono mengatakan, perseroan berhasil mencatatkan laba sebesar Rp 3,2 triliun, naik dibandingkan perolehan pada 2020, yang mencapai Rp 3 triliun.

 

"Nilai laba bersih tersebut turut menyumbang peningkatan laba BUMN tahun 2021 yang mencapai total Rp 126 triliun, atau meningkat sebesar 869 persen dari laba 2020 sebagaimana telah disampaikan Menteri BUMN Erick Thohir dalam Rapat Dengar Pendapat dengan DPR (7/6)," ujar Ali.

Capaian positif Pelindo pada 2021 itu juga sejalan dengan program merger yang telah dijalankan pada Oktober 2021 lalu, di mana perseroan telah membukukan pendapatan usaha senilai Rp 28,8 triliun, naik dibandingkan pendapatan usaha 2020, yakni sebesar Rp 26,6 triliun. 

"Salah satu fokus utama Pelindo pascamerger adalah transformasi operasional pada kluster peti kemas melalui standardisasi dan sistemisasi pelabuhan," kata Ali menambahkan.

Hasilnya, selama hampir delapan bulan pascamerger, ada peningkatan kinerja dan produktivitas di sejumlah pelabuhan. Peningkatan produktivitas bongkar muat diukur dengan parameter boks per kapal per jam (BSH) dan pengurangan port stay atau waktu sandar kapal di pelabuhan yang diukur dengan jumlah hari. 

Sumber : Antara


Fokus Istirahat Sebelum Wukuf

Enam kloter terakhir pemberangkatan jamaah haji Indonesia telah tiba di Saudi.

SELENGKAPNYA

Muslim Terbaik

Mari berikhtiar menjadi Muslim terbaik.

SELENGKAPNYA

Protokol Idul Adha Saat Wabah PMK

Harus ada karantina ternak untuk lalu lintas ternak antarpulau dan zona merah.

SELENGKAPNYA
×