Ilustrasi Hikmah Hari ini | Republika

Hikmah

04 Jul 2022, 03:50 WIB

Muslim Terbaik

Mari berikhtiar menjadi Muslim terbaik.

 

OLEH IU RUSLIANA

Diriwayatkan dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash RA: Ada seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah SAW, “Orang Islam yang bagaimanakah yang paling baik?” Beliau menjawab, ”Orang Islam yang orang-orang Islam lainnya selamat dari kejahatan lisannya dan tangannya.” (HR Muslim).

Dalam interaksi sosial, banyak kata, sikap, dan perbuatan yang khilaf serta kadang terlupakan. Padahal, boleh jadi bagi saudara, teman, atau orang lain, hal itu menyakitkan. Dengan demikian, jagalah diri agar terhindar dari melukai. 

Setiap menjelang tidur, ingatlah kesalahan hari ini, bertobatlah dan segeralah temui saudara sekiranya apa yang dilakukan tadi siang merupakan kesalahan. Jangan biarkan menggantung karena itu akan menumpuk dosa, menyeret kita menjadi ahli neraka. 

 

 
Setiap menjelang tidur, ingatlah kesalahan hari ini, bertobatlah dan segeralah temui saudara sekiranya apa yang dilakukan tadi siang merupakan kesalahan.
 
 

Lisan itu tak bertulang. Mudah dikatakan, sulit dipertanggungjawabkan. Mulutmu harimaumu, menentukan nasib kehidupan senang atau sengsara. Menjaga lisan, mengatakan hanya yang baik dan menebar senyuman. Begitulah sebaiknya kita belajar dalam praktik kehidupan. Hindari sumpah serapah, amarah dan pergunjingan.

Tangan merupakan simbol tindakan. Perilaku nyata dalam keseharian. Menebar kebaikan dan manfaat atau kerusakan. Dirindukan orang-orang karena kebaikan atau dikutuk di belakang karena sering merugikan. Didoakan diam-diam atas semua kemaslahatan yang dialami sesama atau didoakan terburuk karena kezaliman. Jagalah tangan agar tak terseret terus di arus kesesatan.

Tangan juga bermakna kekuasaan. Dimulai dari yang paling tinggi hingga di tingkat diri. Ingatlah, semua kita pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban. Kekuasaan tak sekadar menjadi pemegang amanah, tapi bagaimana semua anugerah yang Allah SWT berikan kepada masing-masing kita menjadi berkah.

 

 
Pemimpin di semua tingkatan bertindak adil, mengambil kebijakan demi kemaslahatan umat dan masyarakat. 
 
 

 

Pemimpin di semua tingkatan bertindak adil, mengambil kebijakan demi kemaslahatan umat dan masyarakat. Sementara itu, bentuk amanah pada setiap potensi diri dipergunakan untuk mengabdi kepada-Nya. Menjadi pribadi menyenangkan, begitu banyak orang-orang yang melalui tangannya dibantu diringankan beban. 

Mari berikhtiar menjadi Muslim terbaik. Sungguh beruntungnya umat Islam, saat berbuat baik, baru berniat saja sudah dicatatkan pahalanya. Sementara itu, jika kita baru berniat jahat, tak dicatatkan hingga benar-benar diucapkan dan dilakukan.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah mengampuni suara hati jahat umatku selagi dia tidak mengucapkannya atau melaksanakannya” (HR Muslim).

Manfaatkan luasnya pengampunan dengan terus menjaga hati, ucapan, dan tindakan untuk senantiasa dalam jalan kebaikan. Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, beberapa orang sahabat Nabi SAW datang lalu bertanya kepada beliau, “Sesungguhnya kadang-kadang tersirat suara dalam hati kami suatu hal yang berat untuk dikatakan.”

Beliau bertanya, “Apakah hal yang demikian sudah terjadi padamu?” Mereka menjawab, “Ya.” Beliau bersabda, “Itulah pertanda iman yang sebenarnya.” (HR Muslim). Wallahualam


Fokus Istirahat Sebelum Wukuf

Enam kloter terakhir pemberangkatan jamaah haji Indonesia telah tiba di Saudi.

SELENGKAPNYA

Ikhtiar Menjemput Jamaah di Tengah Laju Kendaraan

Mashuri dan para petugas transportasi harus menahan diri untuk membantu penyeberangan.

SELENGKAPNYA

Layanan di Arafah dan Haji Akbar

Selain perbaikan AC, Arafah kali ini akan dilengkapi dengan fasilitas toilet yang jauh lebih banyak.

SELENGKAPNYA
×