Sejumlah pekerja memindahkan sak semen di gudang kawasan Jakarta Utara, Rabu (21/8). | Yogi Ardhi/Republika

Ekonomi

Semen Indonesia Setor Rp 522,34 Miliar ke Negara

SIG masih kelebihan pasokan sehingga tidak terserap maksimal di pasaran.

JAKARTA -- PT Semen Indonesia (Persero) Tbk menyetor Rp 522,34 miliar ke kas negara sepanjang 2021. Emiten berkode saham SMGR itu membukukan laba bersih sebesar Rp 2,02 triliun pada 2021.

Sekretaris Perusahaan Semen Indonesia Vita Mahreyni mengatakan, capaian positif ini menguatkan posisi perseroan sebagai pemimpin penyedia solusi bahan bangunan dan turunannya. “Semen Indonesia terus memperkuat posisi sebagai pemimpin penyedia solusi bahan bangunan dan turunannya,” kata Vita di Jakarta, Selasa (28/6).

Vita menyampaikan, saat ini, Semen Indonesia memiliki sejumlah fasilitas produksi guna melayani kebutuhan semen dan bahan bangunan di Indonesia. Semen Indonesia telah memiliki lima merek semen yang dipasarkan di Indonesia,  di antaranya, Semen Gresik, Semen Padang, Semen Tonasa, Dynamix, serta Semen Andalas.  “Selain itu, perseroan juga memiliki satu merek di Vietnam, yakni Thang Long Cement,” kata Vita.

 

Vita menyebutkan, seiring dengan pemulihan ekonomi nasional pascapandemi Covid-19 serta peningkatan aktivitas konstruksi dan infrastruktur, kinerja Semen Indonesia diperkirakan lebih moncer pada tahun ini. Berikut gambaran kinerja SMGR sepanjang 2021 hingga kuartal I 2022.

Semen Indonesia mencatatkan total pendapatan sebesar Rp 34,96 triliun pada tahun lalu. Beban pokok pendapatan meningkat 2,8 persen secara tahunan menjadi Rp 24,01 triliun.

Selain karena peningkatan volume penjualan, peningkatan beban pokok pendapatan juga disebabkan oleh kenaikan biaya bahan bakar, sejalan dengan kenaikan harga batu bara yang signifikan sepanjang 2021. Vita mengatakan, di tengah tantangan persaingan industri bahan bangunan yang makin ketat serta kenaikan harga batu bara yang signifikan, Semen Indonesia mampu melalui 2021 dengan pencapaian kinerja penjualan yang baik. 

“Total volume penjualan perseroan pada 2021 meningkat 1,6 persen menjadi 40,47 juta ton dari 2020 sebesar 39,85 juta ton, terutama dikontribusikan oleh peningkatan penjualan regional yang tumbuh seiring dengan meningkatnya kegiatan ekonomi berbagai negara tujuan ekspor,” kata Vita.

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2022 juga memutuskan membagikan dividen senilai Rp 1,02 triliun atau setara 50,66 persen dari total laba 2021. Sisanya, sebesar Rp 997,19 miliar atau 49,34 persen ditetapkan sebagai cadangan lainnya.

Dari jumlah dividen yang dibagikan itu, pemerintah mendapatkan Rp 522,34 miliar berkat kepemilikan saham sebesar 51,01 persen. Ada pun, sisanya senilai Rp 501,65 miliar dibagikan kepada pemilik saham publik atau setara 48,99 persen total saham. Artinya, dividend per share (DPS) pada tahun buku 2021 sebesar Rp 172,62 per lembar saham.

 

Kinerja positif perseroan pada akhir tahun lalu berlanjut pada awal 2022. Pada kuartal I 2022 perseroan telah membukukan laba bersih Rp 498,55 miliar, naik 10,72 persen dibandingkan periode yang sama 2021 senilai Rp 450,26 miliar.

Laba pada kuartal I 2022 ditopang oleh peningkatan penjualan berkat menguatnya permintaan di pasar domestik. Penjualan tercatat naik 1,6 persen menjadi 7,4 juta ton pada tahun ini. Hal ini membuat pendapatan ikut terkerek menjadi Rp 8,14 triliun, naik 0,7 persen dibandingkan kuartal I 2021 sebesar Rp 8,08 triliun. 

Semen Indonesia atau Semen Indonesia Group (SIG) optimistis dengan prospek pertumbuhan permintaan pasar semen dalam negeri. SIG masih mengalami kelebihan pasokan yang membuat tidak terserap dengan maksimal di pasaran.

"Per Desember 2021, kapasitas nasional 119,1 juta ton, permintaan semen nasional itu 65,2 juta ton, jadi kelebihan suplai sebesar 53,8 juta ton," kata Direktur Utama SIG Donny Arsal.

Donny menyampaikan, kapasitas produksi SIG pun diproyeksikan bertambah sembilan juta ton seiring dengan adanya satu fasilitas yang akan beroperasi. Donny meyakini, kelebihan kapasitas produksi akan terus mengecil setiap tahunnya.

"Prospek semen masih baik dengan pertumbuhan populasi satu persen per tahun, dari 273 penduduk, kita harap permintaan bertambah, lalu backlog pembangunan rumah yang sebesar 12,75 juta unit saat ini juga kita harapkan mendorong permintaan semen nasional," ujar Donny.

Tak hanya itu, Donny juga melihat prospek kebutuhan semen dalam pembangunan infrastruktur. Meski mengalami penurunan, lanjut Donny, alokasi anggaran infrastruktur pada 2022 masih cukup signifikan, yakni sebesar Rp 385 triliun.

Donny juga melirik peluang kebutuhan semen di ibu kota negara (IKN) baru. Menurut Donny, pengembangan infrastruktur di IKN akan berdampak cukup signifikan terhadap permintaan semen. "Ada peluang IKN yang diperkirakan akan memberikan potensi permintaan (semen) nasional dalam 20 tahun itu sebesar 21 juta ton," kata Donny.

Donny menargetkan kelebihan produksi yang tidak terserap akan terus mengecil menjadi 18,1 juta ton pada 2030. SIG sendiri merupakan pemain utama dalam industri semen dengan market share sebesar 49,3 persen dan kapasitas sebesar 42,2 persen dari kapasitas total nasional.

Donny menambahkan, SIG juga telah memiliki sejumlah rencana strategis, salah satunya dengan meningkatkan kinerja penjualan di tengah kelebihan pasokan.  Ia menyampaikan, SIG terus memperkuat rantai distribusi di setiap area kompetisi dengan melakukan penetrasi melalui produk semen murah agar bisa bersaing dengan kompetitor. 

SIG juga akan menerapkan harga dinamis dan brand mix di pasar ritel. "Tempat-tempat yang permintaannya tinggi, kita akan melakukan kenaikan harga sehingga kita dapat menyesuaikan dengan biaya bahan bakar yang meningkat," kata Donny.

Santi Menderita Tiap Melihat Anaknya Kejang

Santi merupakan salah satu penggugat UU Narkotika untuk memperjuangkan ganja medis ke MK sejak 2020.

SELENGKAPNYA

Penolakan Terhadap Timnas Israel Menguat

Gejolak di Tanah Air terjadi setelah tim nasional Israel memastikan lolos ke putaran final Piala Dunia U-20 2023.

SELENGKAPNYA

Optimasi Cash Waqf Linked Sukuk

Generasi milenial yang berdonasi melalui platform digital jumlahnya signifikan.

SELENGKAPNYA