Ilustrasi mobil Subaru | ANTARA FOTO

Otomotif

19 May 2022, 04:54 WIB

Kembalinya Subaru dan Ford di Indonesia

Ford dan Subaru menyatakan, bakal memperkuat jaringan dengan menghadirkan dealer-dealer baru.  

OLEH ERIC ISKANDARSJAH Z

Beragam dinamika membuat beberapa merek sempat pamit dari bursa otomotif Tanah Air. Beberapa jenama yang sempat absen itu adalah Subaru dan Ford. Kini, kedua legenda itu mulai memantapkan langkah untuk kembali menjadi bagian dalam industri otomotif Indonesia.

Chief Operating Officer Subaru Indonesia, Arie Christopher Setiadharma, mengatakan, langkah perusahaan untuk mulai kembali meramaikan pasar Indonesia sebenarnya telah dilakukan sejak tahun lalu. "Tahun ini langkah tersebut dipertegas lewat peluncuran produk andalan kami, yakni The All-New Forester," kata Arie Christopher dalam peluncuran The All-New Forester yang dilakukan di dealer Subaru yang terletak di kawasan Alam Sutera, Tangerang, pada Rabu (18/5).

Dengan peluncuran produk sport utility vehicle (SUV) itu, Subaru sekaligus memulai tahapan operasional dari dealer flagship tersebut. Dealer seluas 1.200 meter persegi itu merupakan layanan dengan 3S atau sales, service, dan sparepart.

"Ini menjadi hari yang sangat bersejarah bagi kami karena melalui peluncuran The All-New Forester secara resmi ini maka akhirnya Subaru kembali beroperasi secara penuh dengan memberikan layanan sales, service, dan sparepart di Indonesia. Kami yakin, produk terbaru ini bisa jadi produk yang paling tepat bagi pasar Indonesia karena menawarkan Subaru Core Technology," ujarnya.

Subaru Core Technology yang diusung pada produk ini antara lain global platform Subaru, boxer engine, symmetrical all-wheel drive (AWD) dengan X-mode terbaru, serta fitur Subaru eyesight.

photo
Ilustrasi mobil Ford. (AP Photo/Carlos Osorio, File) - (AP)

Untuk Indonesia, The All-New Forester diperkenalkan dengan dua varian. Pertama, Forester 2.0i-L yang ditawarkan dengan harga Rp 579,5 juta (on-the-road Jakarta). Kemudian, Forester 2.0i-S Eyesight yang ditawarkan dengan harga Rp 659,5 juta.

Lewat global platform Subaru, produk yang diimpor langsung dari Jepang ini menawarkan beberapa keunggulan. Mulai dari penyerapan benturan yang lebih baik hingga 40 persen, body roll yang berkurang hingga 50 persen, dan peningkatan rigiditas hingga 70 persen. Dengan begitu, bisa memberikan rasa aman, impresi berkendara dinamis, dan rasa nyaman bagi pengendara.

Sementara itu, teknologi andalan berupa boxer engine dipercaya mampu menyajikan mesin yang seimbang, halus, dan minim getaran. Ini karena mesin tersebut hadir dengan konfigurasi poros simetris 180 derajat. Dengan begitu, mesin juga bisa hadir dalam posisi mesin yang lebih rendah dan ultra-low center of gravity untuk pengendalian yang lebih stabil.

The All-New Forester yang dipasarkan di Indonesia hanya ditawarkan dalam satu pilihan mesin, yakni Subaru FB20 berkapasitas dua liter empat silinder naturally aspirated. Mesin dengan output 153 daya kuda itu kemudian dipadukan dengan transmisi lineartronic CVT 7-percepatan dan active torque split AWD.

Khusus untuk varian Forester 2.0i-S Eyesight, produk tersebut telah dibekali dengan sejumlah fitur keamanan. Seperti adaptive cruise control, pre-collision braking, pre-collision throttle management, lead vehicle start alert, lane departure warning, lane sway warning, lane keep assist, dan Subaru rear-vehicle detection.

"Kami yakin The All-New Forester akan menjadi benchmark baru di kelasnya yang hadir sebagai sebuah SUV harian yang aman dan nyaman. Serta memiliki kemampuan off-road yang dapat diandalkan," ucap dia.

Dia pun menekankan bahwa Subaru Indonesia telah mempersiapkan langkah dalam memperluas jaringan layanan. Hal ini untuk membuktikan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para loyalis Subaru.

Dalam lima tahun ke depan, kata dia, Subaru akan menghadirkan sekitar 10 dealer baru di berbagai pulau besar, seperti Sumatra, Jawa, dan Sulawesi. Subaru juga secara bertahap akan menambah line up produk yang dipasarkan sehingga jenama Jepang tersebut bisa menjaring pasar dengan lebih luas. "SUV memang produk yang kami prioritaskan, tapi tak menutup kemungkinan kami juga akan memasarkan produk dalam format lain, seperti sedan," ujarnya.

Ford juga telah menunjukkan komitmennya untuk come back ke pasar Tanah Air. Merek Amerika Serikat itu kini meramaikan bursa otomotif Indonesia lewat PT Mitra Bisnis yang merupakan bagian dari RMA Group.

Country Manager RMA Indonesia Pinaki Mukherjee mengatakan, kembalinya Ford di Indonesia ditandai dengan adanya sejumlah produk yang dipasarkan dan 32 dealer yang siap memberikan layanan bagi konsumen setia. "Kami juga akan melakukan sejumlah langkah ekspansi ke depannya," kata Pinaki Mukherjee.

Untuk memberikan penetrasi pasar secara optimal, Ford memutuskan untuk fokus ke pasar kendaraan pick up double cabin dan SUV. Ford pun melakukan gebrakan lewat kehadiran beragam produk andalan, mulai dari dua varian Everest dan empat varian Ranger.

Dua varian Everest yang dipasarkan, yaitu Everest Trend 2.2L bi-turbo diesel dan Everest Titanium 2.0L bi-turbo diesel. Dikutip dari laman resmi Ford Indonesia, dua produk itu dipasarkan dengan harga Rp 703 juta dan Rp 845 juta.

Sementara itu, line up Ranger yang dipasarkan adalah varian XL, XLT, Wildtrak, dan Raptor. Keempat varian itu dipasarkan dengan harga Rp 491 juta, Rp 572 juta, Rp 703 juta, dan sekitar Rp 1 miliar untuk Raptor.

"Melalui tanggapan yang positif dan dukungan penuh dari pelanggan setia Ford, kami memutuskan untuk memperluas kehadiran kami dengan menghadirkan produk kelas dunia dan pengalaman kepemilikan khas Ford," ujarnya. 


Periksa Mobil Setelah Digunakan Mudik

Oli mesin menjadi salah satu bagian terpenting yang harus diperhatikan setelah mudik.

SELENGKAPNYA

HSR Penuhi Velg Pesanan Khusus Desainer AS

HSR Forged Myth Wasile adalah velg yang sangat berkualitas dengan desain yang akurat.

SELENGKAPNYA
×