Sejumlah pedagang antre membeli minyak goreng curah murah di Pasar Karangampel, Indramayu, Jawa Barat, Rabu (23/2/2022). | ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/rwa.

Kabar Utama

Polisi Tangkap Penimbun Minyak Goreng

Penggerebekan dilakukan setelah mendapat informasi dari masyarakat. 

SERANG -- Kepolisian dan pemangku kepentingan terkait di daerah terus bergerak ke lapangan untuk memburu pelaku penimbunan minyak goreng (migor). Inspeksi mendadak tak hanya dilakukan ke gudang milik distributor, tapi juga menyasar kawasan perumahan yang diduga terdapat praktik penimbunan.

Di Kota Serang, Banten, polisi melakukan penggerebekan di sebuah rumah yang dijadikan lokasi penimbunan migor di Perumahan Bumi Serpong Damai (BSD), Kecamatan Walantaka. Dalam penggerebekan itu, terungkap ada 9.600 liter minyak goreng yang diduga ditimbun oleh pasangan suami istri. 

Kapolres Serang Kota AKBP Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, penggerebekan yang dilakukan pada Selasa (22/2) malam itu menindaklanjuti informasi dari masyarakat terkait adanya pelaku usaha yang melakukan penimbunan.

“Dari laporan warga tersebut kita lakukan penyelidikan dan kita berhasil amankan sebanyak 9.600 sachet atau botol minyak goreng dari berbagai merek dengan ukuran 1 liter di TKP (tempat kejadian perkara)," kata Maruli, Rabu (23/2).

 
Saya sudah bicara kepada Kapolri, Kabareskrim, ditangkap (spekulan) untuk segera diproses secara hukum.
MUHAMMAD LUTFI, Menteri Perdagangan
 

Berdasarkan penelusuran, kata Maruli,  lokasi tempat penimbunan migor tersebut milik dua orang terduga pelaku yang merupakan pasangan suami istri berinisial AH (44) dan RS (31). Dia menyebut, pekerjaan sehari-hari pasutri tersebut merupakan pedagang kecil.  Keduanya pun ditangkap oleh pihak kepolisian atas kasus itu. 

"Penangkapan berdasarkan pelaku menimbun dari batas yang diizinkan. Melihat jumlah yang sangat banyak, saya menduga terduga pelaku telah menimbun lebih dari satu pekan," kata dia. 

Maruli mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku diduga mendapatkan minyak goreng dengan membeli secara mencicil. Namun, pihaknya masih mendalami hal itu. 

Jika terbukti melakukan penimbunan, ujar Maruli, para pelaku dapat dijerat pasal 133 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan atau pasal 107 UU RI Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan atau UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. “Adapun ancaman hukumannya yakni maksimal 7 tahun penjara atau denda Rp 150 miliar," kata dia. 

photo
Suasana penggerebakan penimbunan minyak goreng di Serang, Banten, Selasa (22/2/2022). - (Dok Polres Serang)

Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu di Sumatera Selatan juga membongkar praktik penimbunan minyak goreng di sebuah rumah milik warga di Jalan Rajawali II, Kelurahan Sekar Jaya, Kecamatan Baturaja Timur.

"Di gudang ini kami menahan pelaku berinisial AA (36) yang diduga menimbun minyak goreng tersebut," kata Kepala Polres Ogan Komering Ulu, AKBP Danu Agus Purnomo, di Baturaja, Rabu.

Terungkapnya penemuan ini berkat informasi dari masyarakat sekitar yang melaporkan kecurigaan sebuah rumah yang dijadikan gudang penyimpaan minyak goreng. Berbekal informasi tersebut,  polisi bergerak cepat melakukan penggeledahan di rumah itu dan mendapati ratusan jeriken berisi minyak goreng dengan jumlah hampir mencapai 4 ton yang dipasok dari Palembang.

"Pelaku dan barang bukti sudah kami amankan di Mapolres OKU guna penyidikan lebih lanjut," ujarnya.

Polisi akan memanggil saksi-saksi dan memeriksa kelengkapan dokumen dari minyak goreng tersebut,termasuk memastikan distributor yang menyuplai dari Palembang.

"Kami ingin tahu, apakah ada pelanggaran atau penimbunan atau tidak," kata dia.

Di daerah lainnya, Satgas Pangan di Provinsi Lampung pada Selasa (22/2) menemukan 356 ribu liter migor kemasan yang telah tersimpan sejak Januari, saat sidak ke gudang CV SLL di Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disprindag) Provinsi Lampung menyatakan, migor hasil sidak tersebut langsung didistribusikan pada Rabu (23/2). 

Menurut Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Lampung M Zimmi Skil, pendistribusian migor dari gudang CV SLL tersebut menggunakan skema penyebaran ke berbagai gerai Rumah Pangan Kita (RPK) agar sampai langsung ke masyarakat. "Skema ini agar tepat sasaran," kata M Zimmi Skil di Bandar Lampung, Rabu (23/2).

Ia menjamin harga migor kemasan dijual dengan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Selain skema penyebaran melalui RPK, Disperindag juga akan menyalurkan ke daerah kabupaten di seluruh Lampung. Ia berharap kabupaten siap menggelar operasi pasar setelah migor tiba.

photo
Sejumlah pedagang antre untuk membeli minyak goreng curah murah di Pasar Karangampel, Indramayu, Jawa Barat, Rabu (23/2/2022). Operasi pasar minyak goreng curah itu digelar khusus untuk pedagang dengan harga Rp 11.700 per kilogram. - (ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/rwa.)

Zimmi mengatakan, stok migor kemasan hasil sidak dari CV SLL tidak akan didistribusikan ke toko ritel moderen, karena khawatir terjadi selisih harga jual yang sangat tinggi dan tidak tepat sasaran.  "Disperindag Lampung dan Polda Lampung akan mengawasinya," kata Zimmi.

Direktur CV SLL Andre Setiawan telah membantah perusahaannya menimbun stok migor di gudang dan menahannya sehingga tidak terdistribusi ke pasar. Menurut dia, stok tersebut sejak Januari 2022 dan keadaannya sudah dilaporkan kepada Kementerian Perdagangan. Pihaknya belum mendistribusikan stok tersebut karena menunggu kepastian selisih harga jual produsen yang sebesar Rp 18 ribu per liter dengan HET pemerintah Rp 14 ribu per liter.

Lina (53 tahun), ibu rumah tangga di Kota Bandar Lampung berharap migor dalam jumlah besar tersebut sampai di masyarakat yang memang membutuhkan, bukan kepada pihak ketiga atau keempat. Dengan demikian, kelangkaan migor dan antrean panjang warga tidak terjadi di Lampung.

"Selama ini karena harga murah stok berkurang, warga mengantre panjang. Coba minyak goreng yang menumpuk tersebut dibagi dan disebar rata ke masyarakat. Saya kira warga paling banyak membutuhkan dua sampai empat liter untuk memasak," kata ibu dua anak tersebut. 

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi memastikan bakal mengajukan tuntutan hukum apabila menemukan spekulan minyak goreng yang mengakibatkan kelangkaan dan melambungnya harga komoditas itu di pasaran. "Kalau ada spekulan yang melawan hukum saya akan tuntut. Saya sudah bicara kepada Kapolri, Kabareskrim, ditangkap untuk segera diproses secara hukum," kata Lutfi. 

Pemerintah, kata dia, terus berupaya menjamin kelancaran seluruh jalur distribusi minyak goreng di berbagai daerah. Terkait temuan polisi soal adanya migor dalam jumlah besar yang tersimpan di gudang distributor di Medan, Sumatra Utara, Mendag memastikan telah meminta minyak goreng yang ada di distributor segera dikeluarkan

"Jadi kasus Medan itu D1 (distributor pertama)-nya sudah berhubungan dengan kita juga dengan polisi, kita sudah meminta semuanya digelontorkan, sudah dimasukkan ke pasar-pasar," ujar Lutfi. 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Muhammad Lutfi (mendaglutfi)

Tindak Tegas Penimbun Migor

Aparat penegak hukum dan pemerintah diharapkan bia menindak secara tegas para pelaku penimbunan minyak goreng (migor). Sebab, minyak goreng merupakan salah satu komoditas yang dibutuhkan masyarakat luas. 

photo
Pekerja melakukan bongkar muat minyak goreng di pasar Gurah Kediri, Jawa Timur, Rabu (23/2/2022). Pemkab Kediri mendistribusikan sebanyak 7.200 liter minyak goreng kepada 251 pedagang di 12 pasar tradisional dengan harga eceran tertinggi Rp13.500 per liter guna mengatasi kelangkaan minyak goreng di pasaran. - (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/hp.)

Ketua Umum Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (Hippi), Suryani Motik mengatakan, anggota Hippi banyak yang memiliki kegiatan usaha di bidang kuliner dan tata boga. Oleh karena itu, kebutuhan minyak goreng menjadi sangat vital untuk diperjuangkan pasokannya.

Apalagi, dalam beberapa waktu ke depan, masyarakat Indonesia juga akan menghadapi perayaan Hari Raya Idul Fitri 2022. “Jika ada pengusaha besar yang menimbun minyak goreng, harus diberikan hukuman sebab tidak berpihak pada masyarakat luas,” kata Motik, Rabu (23/2). 

Motik juga berharap, produsen minyak goreng besar di Indonesia untuk terus membanjiri pasar atau melakukan operasi pasar guna memenuhi kebutuhan pasokan masyarakat Indonesia. “Kami sangat menggugah rasa kepedulian para produsen minyak goreng untuk bersama membangun Indonesia, melalui produksi minyak gorengnya," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi telah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng terbaru yang berlaku sejak 1 Februari 2022. Perinciannya adalah harga minyak goreng kemasan sederhana Rp 13.500 per liter, minyak goreng kemasan premium Rp 14.000 per liter, dan minyak goreng curah Rp 11.500 per liter.

Jika para produsen merasa HET itu belum mewakili permintaan mereka, menurut dia, sebaiknya didiskusikan dengan pemerintah. Artinya, pemerintah juga harus berani memberikan subsidi kepada produsen minyak goreng, sama seperti subsidi yang pemerintah berikan bagi pengembangan B20.

"Sehingga semua pihak dapat saling bekerja sama dengan optimal. Dengan demikian, tidak ada lagi upaya menimbun minyak goreng yang terjadi," ujarnya.

Seruan serupa disampaikan DPD KNPI Bandarlampung menyusul adanya temuan oleh satgas pangan terkait distributor yang menyimpang migor dalam jumlah besar. Ketua DPD KNPI Bandar Lampung, Iqbal Ardiansyah, berharap pemerintah menindak keras perusahaan yang menimbun minyak goreng di tengah situasi masyarakat yang sulit mendapatkan barang tersebut.

"Alasan CV SL terkait dugaan penimbunan minyak goreng tak rasional. Kami meminta pemerintah melakukan tindakan tegas atas temuan dugaan penimbunan minyak goreng oleh perusahaan itu," kata Iqbal di Bandarlampung, Rabu.

Menurut dia, bagaimana mungkin karena alasan teknis, administrasi menghalangi kepentingan masyarakat dengan tidak mendistribusikannya dan malah mengendap di gudang dengan jumlah yang fantastis. Ia menyayangkan hal tersebut karena perusahaan menyimpan ribuan bungkus minyak di gudang saat masyarakat Lampung kesulitan mendapatkan minyak goreng. 

photo
Warga mengantre untuk mendapatkan minyak goreng kemasan dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp14 ribu per liter saat Operasi Pasar Bulog di Mojosongo, Solo, Jawa Tengah, Rabu (23/2/2022). Operasi pasar tersebut dilakukan untuk menstabilkan harga minyak goreng dipasaran sekaligus upaya mengatasi kelangkaan. - (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/hp.)

Ia mempertanyakan alasan perusahaan itu baru mendistribusikan minyak goreng ke masyarakat setelah pihak kepolisian menemukan tumpukan minyak goreng dalam jumlah besar. 

Sebelumnya, Direktur Kriminal Khusus Polda Lampung menemukan ratusan ribu liter minyak goreng yang tersimpan di CV SL, yang berada di Kelurahan Gubak, Kecamatan Panjang, Bandarlampung. Stok tersebut diketahui sudah ada sejak Januari 2022. 

Untuk mengatasi terbatasnya stok minyak goreng, pemerintah daerah terus menggencarkan operasi pasar. 

Pemerintah Kota Bandung pada Rabu (23/2) kembali menggelontorkan minyak goreng kemasan premium dalam operasi pasar di Gerai Griya Antapani dan Prama Babakansari. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bandung, Elly Wasliah mengatakan, operasi pasar (OP) kali ini dilakukan bersama Kemendag, Disperindag Jabar, dan Disdagin Kota Bandung. 

"Hari ini, kita kembali gelontorkan minyak goreng kemasan premium sebanyak 5.400 liter di dua lokasi. Griya Antapani sebanyak 2.400 liter dan Prama Babakansari 3.000 liter," kata Elly Wasliah. 

Dia mengatakan, tujuan operasi pasar minyak goreng premium ini adalah sebagai upaya pemerintah kota dalam menstabilkan harga dan ketersediaan stok minyak goreng bagi masyarakat Kota Bandung. "Istilahnya bukan operasi pasar, melainkan penambahan alokasi untuk mencegah terjadinya kerumunan. Jadi, minyak-minyak kemasan ini berada di rak-rak susun masing-masing gerai. Sehingga tidak akan terjadi adanya antrean," katanya.

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat