Nasional
Tiga Calon Siap Ikuti Pemilihan Rektor UPNVJ
Pelayanan akademik tetap berjalan selama masa transisi.
JAKARTA -- Proses pemilihan rektor Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) periode 2026–2030 masih menunggu penetapan tahapan lanjutan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Senat UPNVJ berharap koordinasi antara pihak kampus dan kementerian dapat segera menghasilkan kepastian jadwal sehingga proses pergantian kepemimpinan dapat diselesaikan.
Ketua Senat UPNVJ Irsyaf Marsal mengatakan senat bersama panitia pemilihan rektor telah menyelesaikan tahapan penjaringan dan penyaringan calon sesuai ketentuan. Senat juga menyatakan siap melanjutkan proses pemilihan bersama kementerian setelah jadwal ditetapkan.
"Senat bersama Panitia PILREK UPNVJ sudah siap melaksanakan serta menjamin proses pemilihan calon rektor sesuai dengan ketentuan yang ada,” kata Irsyaf dalam keterangannya, Selasa (3/11/2026).
Berdasarkan publikasi resmi UPNVJ pada 6 Oktober 2026, tiga calon yang melanjutkan ke tahap pemilihan adalah Anter Venus dengan perolehan 30 suara, Memen Kustiawan sebanyak dua suara, dan Abdul Halim sebanyak dua suara. Ketiganya telah mengikuti pengundian nomor urut sebagai persiapan pemilihan bersama menteri.
Dalam publikasi tersebut, Irsyaf menyampaikan bahwa jadwal pemilihan masih menunggu penetapan kementerian. Senat, kata dia, terus berkoordinasi agar seluruh tahapan dapat berjalan sesuai prosedur.
Senat juga berharap komunikasi antara kementerian dan pihak kampus terus diperkuat, terutama mengenai tahapan yang masih perlu ditempuh dan perkiraan waktu penyelesaian proses pemilihan. Kejelasan informasi dinilai dapat membantu menjaga kepercayaan sivitas akademika sekaligus memastikan proses berjalan sesuai ketentuan.
Terkait pengaduan yang muncul selama proses pemilihan, Irsyaf menekankan pentingnya penanganan secara objektif dan adil. Setiap pihak yang terkait perlu memperoleh kesempatan untuk memberikan klarifikasi agar seluruh persoalan dapat diselesaikan secara proporsional.
UPNVJ sebelumnya mengumumkan penunjukan Nur Syarifah sebagai pelaksana tugas rektor mulai 27 Oktober 2026. Penunjukan tersebut dilakukan setelah masa jabatan Rektor UPNVJ Anter Venus berakhir pada 26 Oktober 2026.
Dalam keterangan resmi pada 28 Oktober 2026, UPNVJ menyebut penunjukan pelaksana tugas rektor bertujuan menjaga kesinambungan kepemimpinan dan pelayanan akademik hingga rektor definitif dilantik. Senat menyatakan menghormati kewenangan kementerian dan mendukung kelanjutan pemilihan secara transparan, akuntabel, adil, dan demokratis.
Anggota Senat UPNVJ yang terlibat dalam proses pemilihan rektor, Sri L. Wahyuningroem, mengatakan kepastian tahapan lanjutan diperlukan agar proses yang telah berjalan memperoleh tindak lanjut. Menurut dia, kejelasan tersebut juga penting untuk menjaga kepercayaan sivitas akademika.
"Kejelasan bahwa kita melangkah ke proses pemilihan rektor tahap berikutnya diperlukan untuk menjaga kepercayaan sivitas akademika terhadap proses pemilihan, serta memastikan tahapan yang telah dilaksanakan memperoleh tindak lanjut," kata Sri.
Sri menjelaskan panitia dan senat telah melaksanakan penjaringan serta penyaringan calon sejak April 2026 dengan mengacu pada ketentuan pemilihan rektor. Tahapan tersebut mencakup wawancara calon rektor dengan menteri, sedangkan pemilihan bersama kementerian masih menunggu penjadwalan.
Dalam mekanisme pemilihan rektor, kementerian memiliki hak suara sebesar 35 persen. Senat berharap proses yang telah berlangsung dapat dilanjutkan melalui koordinasi dengan kementerian sehingga penetapan rektor definitif dapat terlaksana sesuai ketentuan.
Dengan adanya pelaksana tugas rektor, kegiatan akademik dan pelayanan kampus tetap berjalan selama proses pemilihan berlangsung. Senat berharap kepastian jadwal dan komunikasi antarpihak dapat mendukung kelancaran transisi kepemimpinan UPNVJ.
Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.
