Keripik Khair Sumedang | Republika

Nasional

bjb KUR, Tumbuhkan Bisnis Keripik Khair Sumedang

Keripik Tempe Khair perluas pasar dari Sumedang hingga antardaerah.

 

photo
Keripik Khair Sumedang - (Republika)

Kecintaan terhadap makanan favorit dapat menjadi awal lahirnya sebuah peluang usaha. Hal inilah yang menginspirasi Yayi Atmiadwi Fartri (49 tahun), pemilik Keripik Tempe Khair, dalam membangun usaha camilan berbahan dasar tempe yang berlokasi di Dusun Pajaten, RT 01/RW 02, Desa Sukatali, Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Usaha yang dirintis sejak pertengahan 2024 ini berawal dari keinginan Yayi untuk mengembangkan bisnis yang memiliki prospek jangka panjang. Sebelum menekuni keripik tempe, ia sempat menjalankan usaha jualan cilok. Namun, melihat banyaknya saingan penjual cilok, Yayi kemudian memilih untuk fokus mengembangkan keripik tempe.

photo
Keripik Khair Sumedang - (Republika)

Ide tersebut muncul setelah ia mempelajari proses pembuatan keripik tempe melalui YouTube. Dari sana, Yayi melihat peluang untuk menghadirkan produk camilan yang disukai keluarga sekaligus berpotensi diterima oleh pasar yang lebih luas.

“Keripik tempe ini memang makanan favorit saya dan keluarga. Selain itu, bahan bakunya, seperti kedelai, mudah diperoleh di Sumedang. Saya melihat produk ini memiliki peluang untuk dipasarkan lebih luas,” ungkap Yayi.

photo
Keripik Khair Sumedang - (Republika)

Nama Keripik Tempe Khair ternyata memiliki makna tersendiri bagi Yayi Atmiyadwi Fartri. Nama Khair diambil dari nama anak kedua yang bernama Khairuddin Permana. Pemberian nama tersebut menjadi bentuk kedekatan emosional antara usaha yang dirintis Yayi dan keluarga.

Dukungan Keluarga Menjadi Kekuatan

Dalam perjalanan membangun usaha, dukungan keluarga menjadi salah satu sumber semangat terbesar bagi Yayi. Sang suami memberikan dukungan, baik secara materi maupun spiritual. Ketiga anaknyapun turut memberikan dukungan yang menjadi bagian berharga dalam perjalanan usaha tersebut.

photo
Keripik Khair Sumedang - (Republika)
photo
Keripik Khair Sumedang - (Republika)
photo
Keripik Khair Sumedang - (Republika)

Bagi Yayi, Keripik Tempe Khair bukan sekadar usaha untuk menghasilkan pendapatan, melainkan juga ikhtiar membangun masa depan keluarga. Ia ingin mengembangkan bisnis yang dapat terus tumbuh dan menjadi warisan berharga bagi anak cucunya kelak.

Harapan tersebut menjadi motivasi untuk menjaga kualitas produk, memperluas pemasaran, dan terus mencari peluang baru. Ia ingin Keripik Tempe Khair tidak hanya dikenal di daerah asalnya, tetapi juga mampu menjangkau konsumen di berbagai wilayah Indonesia hingga pasar internasional.

Hadir dalam Dua Varian, Original dan Pedas

Keripik Tempe Khair menawarkan dua pilihan rasa, yakni original dan pedas. Produk ini mengusung moto sederhana yang mencerminkan karakter camilan yang ditawarkan, yaitu ‘Enak, Lezat, Gurih, dan Bergizi’.

photo
Keripik Khair Sumedang - (Republika)

Dengan harga rata-rata sekitar Rp 15 ribu per bungkus, Keripik Tempe Khair menyasar konsumen yang mencari camilan untuk dinikmati sendiri maupun dibagikan bersama keluarga. Harga dapat bervariasi sesuai outlet dan skema kemitraan yang berlaku.

Selain penjualan langsung, Yayi juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin menjadi reseller. Skema ini diharapkan dapat memperluas jaringan distribusi sekaligus membuka peluang usaha bagi mitra yang ingin ikut memasarkan produk lokal Sumedang tersebut.

Pemasaran Merambah Berbagai Daerah

Perkembangan Keripik Tempe Khair mulai terlihat dari jangkauan pemasarannya. Produk ini telah dipasarkan melalui sejumlah gerai, termasuk Griya, pusat oleh-oleh Sumedang, serta lingkungan pusat pemerintahan Sumedang.

Pemasarannya juga telah menjangkau luar daerah, seperti Bogor dan Jakarta, bahkan hingga Jambi. Capaian tersebut menjadi penyemangat bagi Yayi untuk terus mengembangkan usahanya, dan memperkenalkan produk lokal kepada lebih banyak konsumen.

Dalam menjalankan produksi, Keripik Tempe Khair melakukan kegiatan produksi sekitar dua kali dalam seminggu, dengan menyesuaikan pesanan pelanggan. Permintaan biasanya meningkat pada momentum hari raya, ketika kebutuhan masyarakat terhadap camilan dan sajian untuk keluarga turut bertambah.

Pola produksi berdasarkan pesanan tersebut menjadi bagian dari upaya Yayi dalam menjalankan usaha secara bertahap, sekaligus mengikuti kebutuhan pasar yang terus berkembang.

photo
Keripik Khair Sumedang - (Republika)

Menatap Pasar yang Lebih Luas

Bagi Yayi, perjalanan Keripik Tempe Khair masih panjang. Ia berharap usahanya semakin besar, memiliki jaringan pemasaran yang lebih luas, dan suatu hari mampu menembus pasar internasional.

Lebih dari sekadar memperkenalkan camilan khas Sumedang, Yayi ingin membangun usaha yang memiliki nilai bagi keluarga dan membuka peluang ekonomi di sekitarnya. Dari Desa Sukatali, Sumedang, Keripik Tempe Khair menjadi gambaran semangat pelaku UMKM dalam mengolah potensi lokal menjadi produk bernilai jual.

Dengan ketekunan, inovasi, dukungan keluarga, serta akses pengembangan usaha yang tepat, harapan untuk membawa produk lokal melangkah lebih jauh terus dijaga. Bagi konsumen yang ingin membeli produk atau bergabung sebagai reseller, Keripik Tempe Khair dapat dihubungi melalui nomor WhatsApp 0877-2381-1969. 

Dukungan bjb KUR

Perjalanan bisnis Keripik Tempe Khair tidak terlepas dari dukungan bank bjb melalui fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) atau bjb KUR. Yayi mengajukan pinjaman KUR melalui bank bjb Kantor Cabang Pembantu (KCP) Situraja, Kabupaten Sumedang. Fasilitas tersebut dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan permodalan dan pengembangan bisnis Keripik Tempe Khair.

Skema pembiayaan tersebut selaras dengan kebutuhan pelaku usaha seperti Keripik Tempe Khair. bjb KUR merupakan fasilitas pinjaman yang diberikan kepada pelaku usaha, baik perorangan, badan usaha, maupun kelompok usaha dengan skala mikro, kecil, dan menengah.

Salah satu keunggulan bjb KUR adalah suku bunga yang kompetitif serta bebas biaya provisi. bank bjb berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Informasi lebih lanjut mengenai bjb KUR dapat diperoleh dengan mengunjungi kantor cabang bank bjb terdekat, menghubungi bjb Call 14049, atau mengunjungi website resmi bank bjb di infobjb.id/KUR.

“Kami ucapkan terima kasih banyak kepada bank bjb yang selalu support, hingga bisnis kami tumbuh dan berkembang serta semakin dikenal secara nasional,” tandasnya.

Keripik Khair Sumedang - (Republika)

  ​

 

Advertorial

 

 

 

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat