Tim darurat Israel bekerja di lokasi serangan rudal Iran di daerah perumahan di Tel Aviv, Israel, 24 Maret 2026. | EPA/ABIR SULTAN

Internasional

Iran: Tiada Negosiasi dengan AS

Iran bertekad membalas serangan AS-Iran dengan setimpal.

TEHERAN – Iran enggan untuk kesekian kalinya tertipu raguan negosiasi pihak Amerika Serikat. Mereka menyatakan siap berperang hingga kemenangan total tercapai.

 “Angkatan bersenjata Iran yang kuat bangga, menang dan teguh dalam membela integritas Iran, dan jalan ini akan berlanjut sampai kemenangan penuh,” Komentar Ali Abdollahi Aliabadi dari Markas Besar Khatam-al Anbiya, yang disiarkan oleh televisi pemerintah, kemarin

Jenderal tersebut tidak mengatakan seperti apa “kemenangan penuh” itu, namun sepertinya militer Iran sedang mencoba memperingatkan agar tidak menawarkan konsesi dalam kemungkinan negosiasi dengan AS.

Hal itu reaksi atas langkah Presiden AS Donald Trump yang menarik ancamannya terkait rencana penghancuran seluruh infrastruktur listrik dan energi di Iran jika Selat Hormuz tak dibuka dalam waktu 48 jam sejak Ahad (22/3/2026). Trump melalui media sosial (medsos) Truth miliknya memerintahkan Departemen Perang AS menunda rencana penyerangan tersebut selama lima hari, terhitung Senin (23/3/2026). 

Trump mengaku penundaan tersebut setelah adanya pembicaraan mendalam dengan Iran dalam dua hari belakangan.

photo
Tim darurat Israel bekerja di lokasi serangan rudal Iran di daerah perumahan di Tel Aviv, Israel, 24 Maret 2026. - (Truth Social)

“Dengan senang hati saya melaporkan bahwa Amerika Serikat dan Iran telah melakukan pembicaraan yang sangat baik dan produktif selama dua hari terakhir mengenai penyelesaian lengkap dan total permusuhan kita di Timur Tengah,” begitu kata Trump melalui Truth Social miliknya, Senin (23/3/2026). 

Trump pun mengungkapkan apa yang disebutnya sebagai arah maju penyelesaian peperangan antara AS dengan Iran. Ia mengungkapkan, berdialog dengan salah satu yang disebutnya sebagai 'orang penting' di Iran untuk menunda penyerangan. 

Pihak Iran menyangkal adanya negosiasi tersebut. Ketua Parlemen Republik Islam Iran Mohammad Bagher Ghalibaf juga membantah tudingan media-media di Israel yang menyebut dirinya sebagai ‘orang penting’ versi Donald Trump dalam pembicaraan negosiasi penghentian peperangan. 

Ghalibaf menegaskan, seluruh masyarakat Iran, termasuk dirinya tetap teguh pada komitmen pembalasan terhadap agresi Zionis-AS.

“Seluruh rakyat Iran, menginginkan hukuman yang setimpal yang menimbulkan penyesalan sangat serius dari agresor Israel dan Amerika Serikat,” kata Ghalibaf seperti dikutip dari channel Telegram Mehr News, Selasa (24/3/2026). 

photo
Seorang warga Iran memegang poster pemimpin tertinggi baru Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei di Teheran, Iran, 11 Maret 2026. - (EPA/ABEDIN TAHERKENAREH)

“Laporan tentang negosiasi dengan Washington adalah berita palsu dari Israel,” kata dia. Ghalibaf pun meyakini, pernyataan Donald Trump yang menarik ancaman serangan besar militer AS ke fasilitas-fasilitas pembangkit listrik Iran, hanyalah upaya untuk meredam gejolak pasar yang sedang dalam krisis akibat penutupan Selat Hormuz. 

“Berita-berita palsu tersebut bertujuan untuk memanipulasi pasar keuangan dan minyak, untuk membantu Amerika Serikat dan rezim Israel keluar dari tekanan yang sulit,” ujar Ghalibaf.

Tidak akan mudah bagi Iran untuk membuka diri terhadap AS karena adanya ketidakpercayaan ini. Iran telah terlibat dalam perundingan tidak hanya sekali tetapi dua kali selama setahun terakhir. Mereka menghadapi serangan udara di tengah perundingan. 

Hal ini membuat semakin sulit memikirkan keterlibatan diplomatik apa pun. Teheran telah mempertahankan prasyarat untuk keterlibatan diplomatik: Selama serangan udara terus berlanjut, tidak relevan membicarakan gencatan senjata apa pun.

 

Balasan Iran

Sementara, rudal-rudal Iran dilaporkan kembali menghujani wilayah Israel pada Selasa Pagi. Ini sebagai balasan serangan Israel ke Iran yang masih terus berlanjut meski Presiden AS Donald Trump mengumumkan penundaan serangan ke fasilitas listrik Iran selama lima hari.

Channel 12 Israel melaporkan bahwa sebuah rudal Iran menargetkan Tel Aviv pada Selasa pagi sebagai bagian dari “Gelombang 78.” Rudal itu berisi hulu ledak fragmentasi yang terbagi menjadi empat bom, masing-masing berbobot 100 kilogram, menyebabkan kerusakan luas dan puing-puing berjatuhan di delapan lokasi berbeda di kota tersebut. 

photo
Tim darurat Israel bekerja di lokasi serangan rudal Iran di daerah perumahan di Tel Aviv, Israel, 24 Maret 2026. - (EPA/ABIR SULTAN)

Dalam penilaian awal atas serangan ini, layanan ambulans Israel melaporkan enam orang cedera dan kerusakan pada gedung berlantai empat setelah serangan langsung, sementara tim penyelamat terus menyisir lokasi yang menjadi sasaran di tengah ledakan yang sedang berlangsung. 

Media Israel melaporkan pada Selasa pagi bahwa rentetan roket ketujuh telah diluncurkan sebagai bagian dari gelombang yang sama yang dimulai pada tengah malam. Tentara Israel mengkonfirmasi adanya korban baru di wilayah tengah sebagai akibat dari operasi intersepsi, dan Channel 12 melaporkan bahwa sebuah roket yang menargetkan wilayah Dimona di selatan telah dicegat. 

Garda Revolusi Iran pagi ini mengumumkan peluncuran operasi militer gelombang ke-78, yang dijuluki “Janji Sejati 4,” yang mencakup sasaran luas jauh di dalam wilayah pendudukan.

Garda Revolusi mengkonfirmasi penggunaan rudal balistik Emad dan Qadr dengan banyak hulu ledak, juga peluncuran drone. Serangan itu menargetkan Eilat, Dimona dan utara Tel Aviv, mengkonfirmasi adanya korban jiwa dan kerugian besar di fasilitas industri militer, hanggar jet tempur, dan konsentrasi pasukan. 

Sementara itu, tentara Israel mengkonfirmasi bahwa mereka telah mendeteksi serangan rudal Iran yang meluas yang menargetkan wilayah tengah dan selatan, dengan sirene berbunyi di wilayah Tel Aviv, Yerusalem, Beersheba, Kiryat Gat, dan Negev.

Radio Tentara Israel melaporkan kerusakan parah di lokasi dampak rudal di Tel Aviv, sementara Komando Front Dalam Negeri mengumumkan bahwa pasukan penyelamat dikirim ke beberapa lokasi di mana laporan korban cedera telah diterima.

photo
Tim darurat Israel bekerja di lokasi serangan rudal Iran di daerah perumahan di Tel Aviv, Israel, 24 Maret 2026. - (EPA/ABIR SULTAN)

Radio Israel melaporkan pecahan rudal Iran jatuh di sejumlah lokasi di Tel Aviv, salah satunya langsung di gedung 4 lantai, sementara layanan ambulans Israel mengumumkan 6 orang terluka di berbagai lokasi di Tel Aviv akibat serangan yang diluncurkan pagi ini sebagai bagian dari gelombang yang dimulai saat fajar. 

Walikota Tel Aviv mengatakan bahwa serangan Iran hari ini menyebabkan kehancuran yang luas dan kerusakan yang signifikan serupa dengan dampak serangan yang terjadi di pusat Tel Aviv pada awal perang. 

Ledakan hebat juga mengguncang Gush Dan, Yerusalem, Negev, dan Arad, sementara Otoritas Penyiaran Israel mengkonfirmasi bahwa sebuah bangunan terkena dampak langsung di kota Nesher, di selatan kota Haifa yang diduduki, mengakibatkan cedera dan kerusakan pada rumah-rumah, sementara pasukan pencarian dan penyelamatan bergegas ke beberapa lokasi di selatan menyusul laporan kerusakan material dan fisik.

Koresponden Aljazirah melaporkan bahwa perkembangan di lapangan terjadi dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dengan interval waktu antara beberapa serangan Iran di Tel Aviv tidak lebih dari setengah jam, mencerminkan intensitas yang tidak biasa dalam operasi militer meskipun ada pembicaraan tentang upaya untuk mengurangi eskalasi. 

Reporter tersebut menjelaskan bahwa serangan baru-baru ini mencakup wilayah yang membentang dari Galilea dan Haifa di utara hingga Dimona dan Eilat di selatan, di tengah tuduhan Iran bahwa Tel Aviv menyembunyikan jumlah sebenarnya kerugian yang ditimbulkan pada pangkalan udara dan fasilitas strategisnya. 

Front Dalam Negeri Israel mengumumkan keadaan siaga maksimum dan mengarahkan tim ambulans untuk menyisir lokasi jatuhnya pecahan peluru dan hulu ledak peledak di Tel Aviv, Haifa dan sekitarnya, Beersheba dan beberapa daerah lainnya. 

Gelombang baru ini terjadi hanya beberapa jam setelah “Gelombang 77,” yang juga menyaksikan serangan-serangan hebat, yang mengindikasikan berlanjutnya eskalasi di lapangan ke arah yang sepenuhnya bertentangan dengan upaya-upaya diplomatik yang dinyatakan.

Sejak semalam, sirene serangan udara berbunyi sepanjang malam di UEA, Bahrain dan Kuwait. Arab Saudi mengatakan pihaknya mencegat lebih dari 20 drone di bagian timur negara itu. 

Di Kuwait, beberapa infrastruktur energi mereka terkena dampak dan terjadi pemadaman listrik sebagian. Kerusakan akibat jatuhnya puing-puing sangat berbahaya di banyak kota di Teluk. 

Di UEA, kantor medianya harus mengeluarkan peringatan di media sosial bahwa karena kondisi cuaca saat ini, guntur mungkin terdengar, yang pada dasarnya mengingatkan masyarakat bahwa tidak semua yang mereka dengar adalah ledakan atau intersepsi.

Sementara, serangan AS-Israel menargetkan dua fasilitas gas dan satu saluran pipa, beberapa jam setelah Donald Trump menarik kembali ancamannya untuk menyerang infrastruktur listrik, media Iran melaporkan. “Sebagai bagian dari serangan yang sedang berlangsung yang dilakukan oleh musuh Zionis dan Amerika, gedung administrasi gas dan stasiun pengatur tekanan gas di Jalan Kaveh di Isfahan menjadi sasaran,” kata kantor berita Fars

Media itu menambahkan bahwa fasilitas di Iran tengah “rusak sebagian”. Dikatakan bahwa serangan juga menargetkan pipa gas pembangkit listrik Khorramshahr, di barat daya negara tersebut.

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat