epa08581699 Seorang wanita menggunakan ponselnya di Shanghai, Cina, 3 Agustus 2020. Menurut laporan media, Microsoft sedang dalam pembicaraan untuk membeli pengoperasian aplikasi video pendek milik milik perusahaan Cina, Bytedance, di AS. EPA-EFE/ALEX PL | EPA-EFE/ALEX PLAVEVSKI

Inovasi

Melacak Asal Kelahiran Tren NPC Streams

Tren ini tampaknya berasal dari Jepang, di mana perempuan muda berpura-pura menjadi boneka hidup.

Jangan kaget jika Anda melihat pembuat konten favorit Anda langsung di Tiktok mengulangi frasa seperti “Es krim enak sekali” dan “Gang gang”. Ini adalah bagian dari tren NPC streamers di Tiktok Live.

NPC atau non playable character adalah tren terbaru yang menghebohkan internet. Meskipun mungkin sulit untuk dipahami pada awalnya dan baru-baru ini menjadi populer, jenis konten ini bukanlah hal baru. 

Dilansir dari Win.gg, Jumat (29/9/2023), semuanya bermula ketika klip dari streaming yang dibawakan oleh PinkyDoll, yang bernama asli Fedha Sinon, menjadi viral di Twitter. Orang-orang sama terkejut dan penasarannya dengan pembuatnya, yang kontennya terdiri atas tindakan berulang-ulang yang dipicu oleh donasi.

@threeshester engga dongg, sebelum jadi NPC juga kita rutin live tiap hari. SEMANGAT!!  #siblings #comedy #meme ♬ Wassup Gwayy - FamousSally & YB

Setiap kali penonton mengirimkan hadiah, PinkyDoll akan bereaksi sesuai dengan itu. Setiap jenis donasi menimbulkan reaksi tertentu.

Pinky Doll pun menjadi viral pada Juli 2023 dengan NPC streams-nya di mana dia melakukan hal-hal seperti membuat popcorn dengan pelurus rambut. Ia mengungkapkan dalam sebuah wawancara dengan The New York Times bahwa dia menghasilkan 2.000 dolar Amerika Serikat (AS) (sekitar Rp 30,9 juta)  dan 3.000 dolar AS (sekitar Rp 46,3 juta) per streaming.

Meskipun PinkyDoll kini telah menjadi wajah dari NPC streamer, dia bukanlah yang pertama, bahkan anggota komunitas yang paling aneh. Dilansir Indy100, tahun lalu, streaming NPC mulai meningkat popularitasnya, menurut Know Your Meme yang semuanya dimulai dari Tiktoker Jepang @natuecoco.

Dia telah berkolaborasi dengan Tiktoker Satoyu0704, keduanya berpura-pura menjadi NPC sambil melihat siapa yang bisa mendapatkan hadiah terbanyak. NPC streams sendiri adalah konten khusus yang lazim di Tiktok Live.

@mr.kapista NPC trend yang rare kat Malaysia! Real programmed NPC. Jom masuk live saya! Alang2 tu, meh follow second account saya @kapista.2nd #npc #npctrend #Ai #kapista #maklemaklemak #oyen ♬ wtf?! - Sadfriendd & Kordhell

Dalam streams ini, orang-orang berpura-pura menjadi NPC atau karakter yang tidak dapat dimainkan. Pemirsa lalu mengirim hadiah yang harganya bisa mulai dari satu sen hingga ribuan dolar. Hadiah-hadiah ini pun akan memicu reaksi dari NPC.

Tidak mungkin melacak secara pasti asal-usul pembuatan konten NPC di platform. Namun, ada kemungkinan untuk mengidentifikasi beberapa pencipta terkemuka di bidang tersebut. Tren ini tampaknya berasal dari Jepang, di mana perempuan muda berpura-pura menjadi boneka hidup.

Salah satu pembuat konten paling populer bernama Shu di Tiktok. Wanita Jepang itu mengunggah video jenuh yang berpura-pura menjadi boneka hidup. Dia melakukan streaming di platform secara teratur dan mengumpulkan ribuan pemirsa kapan pun dia aktif.

Kemudian, ada banyak alasan orang menyukai NPC streams. Salah satu elemen menarik dari streamers adalah kemampuan untuk mengontrol tindakan mereka dengan satu atau lain cara.

Senang rasanya mendapat pengakuan dari kreator saat donasi dikirimkan atau langganan dikonfirmasi. NPC streams mengambil langkah lebih jauh dengan memungkinkan pemirsa mengontrol segala sesuatu yang terjadi di streams.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Fedha Fernande Nkoy Sinon (@pinkydollrealb)

Elemen lain dari stream jenis ini adalah bagaimana tidak masuk akalnya konten tersebut. Saat konten sangat mudah diakses, mengakses internet menjadi pengalaman yang luar biasa. Ketika Anda memiliki setiap konten yang tersedia di telapak tangan Anda, bagaimana Anda bisa memilih? NPC streams menawarkan konten yang tidak masuk akal dan tidak berguna yang mungkin menenangkan pemirsa.

Dalam sebuah wawancara dengan Vice, PinkyDoll mengatakan bahwa dia melakukan streaming selama enam jam sehari. “Saya suka melakukan siaran langsung dan bereaksi terhadap hadiah. Ada begitu banyak dan jumlah penayangan yang meningkat membuat saya bersemangat.”

Jangan Melulu Instan

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by A. Kasandra Putranto II (@a_kasandraputranto)

Di sisi lain, psikolog dari Universitas Indonesia (UI), A Kasandra Putranto, mengatakan, tren akan selalu muncul di tengah masyarakat yang memang mencari kesenangan dalam hidup. Mereka menonton NPC di Tiktok karena berbagai alasan.

“Sementara popularitas beberapa tokoh NPC datang dari video lucu yang berpura-pura menjadi karakter gim video di depan umum. Banyak streamer juga mengenakan kostum cosplay yang rumit, menambah estetika gim dan fantasi,” ujar Kasandra kepada Republika, Jumat (29/9/2023).

Dia kemudian menuturkan untuk alasan seksual, tren NPC bisa menjadi fetish karena lebih seringnya memanfaatkan figur wanita cantik yang melakukan tindakan dan suara sesuai perintah kepada penonton. “Namun, lebih banyak adalah alasan ekonomi, sehingga tren semakin meningkat,” katanya.

Selain itu, Kasandra  membagikan tip agar anak-anak tidak terjerumus ke dalam tren NPC live ini. “Tip pentingnya mengajar anak untuk menjalankan hidup dengan proses, tidak secara instan. Karena segala hal yang instan tentu akan segera bergeser bergantung tren,” ujarnya.

Dia juga tidak bisa menyebutkan NPC live sebagai mengemis versi elite. Sebab itu bergantung kontennya. “Saya tidak bisa menyebutkan sebagai mengemis elite, bergantung kontennya,” katanya.

 

 
PinkyDoll menghasilkan 2.000 hingga 3.000 dolar AS per streaming.
 
 

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat

TikTok dilarang jadi tempat jualan

Pasar grosir jadi ramai lagi nggak yaaa?

SELENGKAPNYA

Tiktok Shop Dilarang, Niaga Daring Diperketat

Pemerintah ingin mengatur perdagangan yang adil antara sistem offline dan online.

SELENGKAPNYA