Minimalisir risiko bagasi hilang di bandara (ilustrasi) | Unsplash/Ashim D Silva

Safari

Mengulik Sebab Bagasi Hilang di Bandara

Tiba terlambat di bandara dapat meningkatkan risiko bagasi Anda tidak sampai ke pesawat.

Ketika berbicara tentang gangguan perjalanan, seperti penundaan dan pembatalan penerbangan, kehilangan bagasi mungkin menjadi salah satu masalah terbesar yang dihindari oleh sebagian besar penumpang. Banyak dari kita pun kemudiaan mengandalkan koper jinjing untuk membawa barang-barang penting.

Namun, jika koper Anda harus diperiksa, ada beberapa langkah yang perlu Anda pertimbangkan untuk memastikan bagasi tidak hilang di bandara. Menurut para ahli perjalanan, berikut adalah beberapa kesalahan yang dapat membuat bagasi Anda hilang:

 

photo
Teknisi mencoba remote control untuk mengemudikan kendaraan listrik Gadjahmada Airport Transpoter Electric (GATe) saat peresmian produk kendaraan listrik GATe pada e-Katalog di Yogyakarta, Kamis (10/8/2023). GATe merupakan kendaraan angkut listrik yang berhasil dikembangkan oleh UGM untuk keperluan bandara. Kendaraan ini memiliki daya tampung 5 penumpang dengan kecepatan maksimal 25 km/ jam. Dengan motor penggerak berkekuatan 4 KW mampu menjelajah hingga 50 kilometer. Kini bertepatan dengan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional 2023, GATe secara resmi sudah masuk pada e-Katalog milik pemerintah. - (Republika/Wihdan Hidayat)

1. Tidak Menghapus Tag dan Stiker Lama


Bagasi terdaftar Anda akan dilengkapi dengan stiker baru setiap kali melakukan perjalanan. Namun, jika Anda tidak hati-hati, stiker dan tag lama yang masih menempel pada koper Anda dapat membingungkan petugas penanganan bagasi. Disarankan untuk melepas semua stiker lama untuk menghindari kesalahan dalam pemindaian kode batang.

“Awak penerbangan bergantung pada label tas dan stiker saat ini untuk memastikan setiap barang dibawa ke penerbangan yang benar," kata  CEO Luggage Forward, Audrey Kohout, dilansir Best Life Online, Senin (25/9/2023).

 

2. Tidak Membedakan Koper Anda

photo
Koper hitam sangat berisiko tertukar ketika bepergian (ilustrasi) - (Unsplash/Convertkit)


Koper yang terlihat sama dengan koper lainnya, seperti koper hitam polos, memiliki risiko lebih tinggi untuk diambil secara tidak sengaja oleh penumpang lain. Anda dapat membedakan koper dengan menambahkan stiker pribadi atau memilih koper yang lebih berwarna.

“Tempelkan stiker pribadi atau dapatkan koper yang lebih berwarna untuk mengurangi kemungkinan diambil oleh orang lain,” ujar pakar perjalanan dan CEO perusahaan perjalanan Ratepunk, Justin Albertynas.

 

3. Menciptakan Potensi Risiko Kusut


Beberapa tas dilengkapi dengan tali pengikat untuk mempermudah pemindahan. Namun, tas seperti ini dapat terjebak pada peralatan atau terlilit dengan bagasi penumpang lain, yang dapat membingungkan petugas penanganan bagasi. “Pada dasarnya, apa pun yang dapat memperlambat perjalanan bagasi Anda saat bepergian akan membuat bagasi berisiko hilang,” kata CEO situs web kompensasi penerbangan AirAdvisor, Anton Radchenko.

 

4. Tidak Memeriksa Label dengan Cermat


Pastikan label bagasi Anda berisi informasi yang benar, termasuk nama, bandara tujuan, dan nomor frequent flyer jika berlaku. Jika Anda memenuhi syarat untuk mendapatkan tag elite atau prioritas, pastikan tag tersebut ditambahkan pada bagasi Anda. “Saat tas Anda diperiksa, pastikan label yang dicetak berisi informasi yang benar,” ujar redaktur pelaksana di The Points Guy, Clint Page Henderson.

 

5. Tiba Terlambat atau Terlalu Dini di Bandara

photo
Agar koper tak hilang ketika bepergian (ilustrasi) - (Unsplash/Claudia Altamimi)


Tiba terlambat di bandara dapat meningkatkan risiko bagasi Anda tidak sampai ke pesawat, terutama jika pesawatnya kecil dan dapat memuat muatan dengan cepat. Di sisi lain, terlalu dini memeriksa tas juga bisa menjadi masalah, karena bagasi mungkin akan dimasukkan ke area penyimpanan alih-alih langsung menuju penerbangan Anda.

 

6. Tidak Memperlengkapi Diri untuk Menemukan Kembali Bagasi


Selain menampilkan informasi yang benar pada bagasi Anda, pertimbangkan untuk menaruh label tambahan di dalam tas Anda sebagai tindakan pencegahan. Selain itu, memasang alat pelacak di tas Anda, seperti Apple AirTags, dapat membantu Anda melacaknya selama perjalanan Anda. 

“Letakkan label tas di dalam tas Anda selain yang ditempel di luar,” kata Henderson. Dengan menghindari kesalahan-kesalahan di atas, Anda dapat meningkatkan peluang untuk menjaga bagasi Anda selalu bersama Anda di setiap perjalanan.  

 

 
Memasang alat pelacak di tas, seperti Apple AirTags, dapat membantu. 
 
 
 
 

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat

Berpakaian Tepat Agar Naik Pesawat Lebih Nyaman

Hindari gaun ketat atau baju terusan yang rumit.

SELENGKAPNYA

Kulik-Kulik Gaya Liburan Para Gen Z

Wisata alam, seperti gunung dan pantai masih jadi pilihan utama.

SELENGKAPNYA

Perum DAMRI Siapkan Bus Bandara Menuju Kertajati

Perum Damri menyiapkan bus bandara dari Kota Bandung, Cirebon dan Kuningan untuk melayani penerbanga penerbangan di Bandara Kertajati mulai Oktober 2023.

SELENGKAPNYA