Suasana langit tampak menguning di Kota New York Amerika Serikat, Rabu (7/6/2023) Kabut asap kebakaran hutan di Kanada tertiup ke wilayah selatan di pantai timur Amerika Serikat. | AP Photo/Andy Bao
Kabut asap tebal kekuningan mengganggu pernafasan warga setempat. | AP Photo/Seth Wenig
Pejalan kaki melintasi kawasan One World Trade Center yang tertutup tabir kabut asap kebakaran hutan dari Kanada.. | AP Photo/Julie Jacobson
Cakrawala New York yang terkenal di dunia tampak menghilang di bawah tabir asap. | AP Photo/Yuki Iwamura
Layanan Cuaca Nasional AS mengeluarkan peringatan kualitas udara untuk hampir seluruh pesisir Atlantik. | AP

Peristiwa

Asap Kebakaran Hutan Kanada Selimuti New York City

Langit di atas New York dan banyak kota di AS lainnya semakin berkabut.

NEW YORK - - Sekolah-sekolah di seluruh wilayah Pantai Timur Amerika Serikat (AS) membatalkan kegiatan di luar ruangan, penerbangan dihentikan, dan jutaan orang didesak untuk tetap tinggal di dalam rumah pada Rabu (7/6/2023). Asap dari kebakaran hutan di Kanada melayang ke selatan, menyelimuti kota-kota dalam kabut tebal kekuningan.

Layanan Cuaca Nasional AS mengeluarkan peringatan kualitas udara untuk hampir seluruh pesisir Atlantik. Pejabat kesehatan di negara bagian Vermont hingga South Carolina dan sejauh barat Ohio dan Kansas memperingatkan penduduk. Mereka yang menghabiskan waktu di luar rumah dapat menyebabkan masalah kesehatan karena jumlah partikel halus di atmosfer.

"Sangat penting bagi orang Amerika yang mengalami polusi udara berbahaya, terutama mereka yang memiliki kondisi kesehatan, mendengarkan otoritas setempat untuk melindungi diri mereka sendiri dan keluarga mereka," kata Presiden AS Joe Biden di Twitter.

Langit di atas New York dan banyak kota di AS lainnya semakin berkabut hingga Rabu. Semburat kekuningan yang menakutkan menembus kanopi berasap. Udara berbau seperti kayu terbakar.

Cakrawala New York yang terkenal di dunia tampak menghilang di bawah tabir asap. Menurut beberapa penduduk membuat mereka merasa tidak enak badan. ';