Pengunjung membeli makanan tradisional sate kere saat Festival Klangenan Bantul 2023 di Pasar Seni Gabusan, Bantul, Yogyakarta, Kamis (27/4/2023). Pada festival ini pengunjung dapat bernostalgia dengan barang-barang atau jajanan tempo dulu yang dijual o | Republika/Wihdan Hidayat

Gaya Hidup

Anomali Makan pada Larut Malam

Makan di larut malam justru malah membuat kita semakin lapar.

Salah satu nasihat kesehatan yang paling populer adalah kita disarankan makan malam lebih awal, agar tubuh mendapat cukup waktu untuk mencerna makanan. Namun, ada manfaat lebih dari makan setidaknya dua jam sebelum tidur.

Ternyata, ngemil larut malam tidak hanya dapat mengganggu pencernaan, tetapi juga mendisregulasi hormon lapar, yang membuat Anda merasa lebih lapar. Psikiater nutrisi, Uma Naidoo mengungkapkan, makan mendekati waktu tidur itu memiliki implikasi kesehatan yang negatif.

Dalam sebuah unggahan di Instagram, dia mengatakan, berdasarkan uji coba acak, terkontrol, crossover baru menemukan bahwa individu yang makanan terbesarnya dikonsumsi larut malam, maka memiliki kadar leptin serum yang lebih rendah dan ghrelin yang tinggi.

Leptin serum adalah hormon yang memberi tahu bahwa kita kenyang, sementara ghrelin adalah hormon yang membuat kita merasa lapar. Konsultan Senior Penyakit Dalam di Fortis Hospital, Bengaluru, Aditya S Chowti menjelaskan, saat orang makan larut malam, terutama makanan berkalori tinggi atau tidak sehat, hal itu mengganggu pengaturan hormon nafsu makan yang normal.

photo
Pedagang menjual makanan tradisional saat Festival Klangenan Bantul 2023 di Pasar Seni Gabusan, Bantul, Yogyakarta, Kamis (27/4/2023). Pada festival ini pengunjung dapat bernostalgia dengan barang-barang atau jajanan tempo dulu yang dijual oleh pedagang. Acara ini berlangsung hingga Ahad (30/4/2023) mendatang, dan biasanya rame mulai sore hingga malam hari. - (Republika/Wihdan Hidayat)


Makan terlambat juga dapat berdampak signifikan pada hormon lapar. Saat orang mengonsumsi makanan pada larut malam, terutama menjelang waktu tidur, maka itu mengganggu ritme sirkadian alami tubuh. Ritme tubuh yang terganggu, yaitu berbagai proses fisiologis, termasuk nafsu makan dan metabolisme.

“Gangguan ini dapat menyebabkan disregulasi hormon lapar,” kata Chowti dilansir Indian Express, Selasa (16/5/2023).

Berikut beberapa alasan mengapa Anda harus menghindari makan larut malam.

1. Pengaturan hormon yang terganggu
Makan terlambat mengganggu pengaturan hormon kelaparan, meningkatkan nafsu makan, mengidam, dan risiko makan berlebihan, yang berkontribusi pada penambahan berat badan dan obesitas.


2. Pencernaan terganggu

Makan larut malam mengganggu proses pencernaan alami tubuh. Metabolisme malam hari yang lebih lambat dan mengonsumsi makanan berat mendekati waktu tidur dapat menyebabkan gangguan pencernaan, refluks asam, dan gangguan tidur.


3. Kualitas tidur yang buruk

Serba Serbi Tidur Nyenyak - (Republika)

  ​

Makan larut malam dikaitkan dengan tidur yang buruk. Mencerna makanan dalam jumlah besar atau mengonsumsi zat perangsang mengganggu pola tidur, sehingga lebih sulit untuk tertidur.

4. Peningkatan risiko penyakit kronis

Makan larut malam secara teratur meningkatkan risiko kondisi kronis, seperti penyakit kardiovaskular, diabetes, dan sindrom metabolik, yang memengaruhi kesehatan dan kesejahteraan jangka panjang.

Sebaliknya, makan tepat waktu akan menawarkan beberapa manfaat bagi kesehatan dan gaya hidup secara keseluruhan, di antaranya: 

1. Pencernaan yang lebih baik
Waktu makan teratur mengatur sistem pencernaan, mengoptimalkan sekresi enzim dan penyerapan nutrisi, mengurangi masalah pencernaan, seperti kembung dan gangguan pencernaan.

2. Tingkat energi yang stabil
Makan tepat waktu menyediakan sumber energi yang stabil, mempertahankan kadar gula darah yang stabil, dan mencegah energi jatuh atau lesu.

3. Manajemen berat badan

photo
Diet untuk menurunkan berat badan - (Unsplash/Diana Polekhina )

Pola makan teratur mengurangi rasa lapar yang ekstrem, mencegah makan berlebihan dan pilihan makanan yang tidak sehat. Ini mendukung kontrol porsi dan keputusan diet yang hati-hati.

4. Peningkatan metabolisme
Waktu makan yang konsisten mengoptimalkan metabolisme, menjaga tingkat metabolisme stabil untuk pemanfaatan kalori dan pemrosesan nutrisi yang efisien.

 

 

 

Makan larut malam secara teratur meningkatkan risiko kondisi kronis, seperti penyakit kardiovaskular, diabetes, dan sindrom metabolik.

 
 

 

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat

Kecamasan Finansial dan Sindrom Pasca-Lebaran 

Buatlah perencanaan keuangan yang sederhana dengan mencatat penghasilan dan pengeluaran setiap harinya.

SELENGKAPNYA

Berhaji dengan Bunga Bank, Bolehkah?

Mazhab Hanbali berpendapat jika haji menggunakan dana dari harta haram tidak sah.

SELENGKAPNYA

Serba-serbi Memberikan Tip

Tidak semua layanan yang kita terima, perlu diberikan tip.

SELENGKAPNYA