Uang Rupiah (Ilustrasi) | Republika/Thoudy Badai

Khazanah

Aksi Sawer Qariah Dinilai Bentuk Pelecehan Seksual

Apalagi, sawer tersebut dilakukan dengan menyelipkan uang ke kerudung seorang qariah.

JAKARTA -- Dewan Pimpinan Pusat Advokat Persaudaraan Islam (DPP API) mengkritik pedas aksi sawer terhadap Qoriah Internasional Ustazah Hj Nadia Hawasyi. Tindakan itu disebut tergolong penistaan agama sekaligus pelecehan seksual. 

DPP API menegaskan, Alquran adalah Kalamullah (firman Allah) yang berarti ketika seseorang membacanya, Allah sedang berbicara kepada hamba tersebut, termasuk kepada yang mendengarkannya. Menurut Perwakilan DPP API Aziz Yanuar menjelaskan, sudah sepatutnya ketika dibacakan Alquran, jamaah mendengarkan dan diam agar bisa menyimak dengan baik apa yang sedang difirmankan oleh Allah SWT.

DPP API menyebut adab ketika Alquran dibacakan di antaranya adalah mendengarkannya dengan baik dan diam, tidak berisik atau berbuat sesuatu yang menyebabkan kegaduhan. “Tindakan bejat lagi biadab berupa sawer terhadap qariah yang sedang membacakan Kalamullah adalah merupakan perbuatan penistaan dan penodaan terhadap agama, karena merendahkan Kalamullah dengan uang recehan dan merupakan bentuk kerendahan duniawi," kata perwakilan DPP API Aziz Yanuar kepada Republika, Ahad (8/1). 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

DPP API juga merujuk Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 dan menyatakan tindakan menyawer qariah yang membacakan Alquran termasuk pelecehan seksual terhadap perempuan. Apalagi, sawer tersebut dilakukan dengan menyelipkan uang ke kerudung sang qariah.

"Ini sangat tidak pantas dan merendahkan serta melecehkan perempuan, apalagi perempuan tersebut bukan mahram dari lelaki bejat tersebut," ucap Aziz. 

DPP API juga memerinci tindakan tersebut merupakan kategori pelecehan seksual fisik sesuai Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022. Terlebih, qariah itu sudah menyatakan tindakan tersebut sangat mengganggu dan merendahkan harkat serta martabatnya.

"Ini termasuk dalam bentuk kekerasan seksual sebagaimana yang diatur dalam UU Nomor 12 Tahun 2022 Pasal 4 ayat (2), yaitu perbuatan melanggar kesusilaan yang bertentangan dengan kehendak korban," ujar Aziz.

 
Ini termasuk dalam bentuk kekerasan seksual sebagaimana yang diatur dalam UU No 12 Tahun 2022 Pasal 4 ayat (2).
AZIZ YANUAR 
 

UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual menyebutkan definisi tindak pidana kekerasan seksual yakni segala perbuatan yang memenuhi unsur tindak pidana sebagaimana diatur dalam undang-undang dan perbuatan kekerasan seksual lainnya. Pada pasal 4 disebutkan, tindak pidana tersebut terdiri atas berbagai jenis. Salah satunya yakni perbuatan melanggar kesusilaan yang bertentangan dengan kehendak korban. 

Atas dasar itu, DPP API mendesak dilakukan penegakan hukum terhadap para pelaku tindakan bejat itu. Para pelaku bisa diganjar penerapan pasal penodaan agama yang diatur dalam KUHP maupun pasal kekerasan seksual sebagaimana diatur dalam UU Nomor 12 Tahun 2022. Aziz menegaskan, API siap mendampingi korban dalam advokasi.

Sebelumnya, sebuah video viral menunjukkan seorang qariah yang sedang membaca Alquran di sebuah acara disawer layaknya biduan dangdut, di Tangerang, Banten. Diketahui, qariah yang disawer tersebut adalah qariah internasional Ustazah Hj Nadia Hawasyi.

Dalam video yang beredar, seorang pria naik ke atas panggung dan berdiri di depan Ustazah Nadia yang sedang duduk membaca Alquran di acara Maulid Nabi Muhammad SAW. Pria yang memakai kopiah hitam tersebut menyawer alias memberikan uang dengan cara disebar di depan Ustazah Nadia.

Tak hanya itu, ada juga seorang pria yang ikut naik ke panggung lalu menaruh uang dan menyelipkannya di kening Ustazah Nadia. Kemudian, menyusul seorang jamaah perempuan naik ke panggung juga memberikan uang. 

Ketua Umum Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) KH Ahmad Kusyairi Suhail menyebut aksi sawer kepada seorang qariah saat melantunkan Alquran sebagai bentuk tindakan yang tidak menghormati Alquran. "Hal ini kurang menghargai kemuliaan Alquran. Apalagi, kebiasaan saweran di Indonesia populer untuk penyanyi dangdut dan yang sejenisnya," katanya dalam rilis yang diterima Republika, Jumat (6/1).

 
Hal ini kurang menghargai kemuliaan Alquran.
KH AHMAD KUSYAIRI SUHAIL Ketua Umum Ikadi
 

Menurut dia, umat Islam dianjurkan untuk mendengarkan lantunan Alquran dengan khusyuk agar meraih rahmat-Nya sebagaimana yang disebutkan dalam surah al-A'raf ayat 204. Perintah mendengarkan dan diam terhadap bacaan Alquran tersebut adalah bentuk pengagungan terhadap Alquran yang diyakini sebagai pelita, petunjuk, dan rahmat bagi umat manusia.

Jika seseorang melakukan tindakan sebaliknya, atau tidak mendengarkan dan diam, itu serupa dengan perilaku para kafir Quraisy. Hal itu karena orang-orang musyrik saat itu selalu berbuat gaduh saat Alquran sedang dibacakan atau disampaikan.

"Kegiatan saweran di tengah bacaan Alquran, dikhawatirkan itu termasuk kategori menimbulkan kegaduhan yang membuat orang-orang tidak lagi konsentrasi mendengarkan dan menyimak lantunan ayat-ayat Allah tersebut,"jelas dia.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf turut menanggapi video seorang qari dan qariah yang disawer uang. Gus Yahya menegaskan, tindakan menyawerkan uang kepada qari dan qariah adalah tidak sopan.

"Sangat tidak sopanlah. Tolong dihentikan yang begitu-begitu, hormatilah Alquran," kata Gus Yahya kepada media massa di kantor PBNU, Jakarta, Jumat (6/1).

Gus Yahya meminta agar orang-orang untuk menghormati Alquran dan tidak menyawerkan uang kepada orang yang sedang mengaji. Dia pun menduga mungkin orang yang menyawerkan uang ke orang yang sedang mengaji itu sudah ditegur oleh ulama setempat karena tindakan itu tidak sopan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by ناديا حواش

Hak Istri Saat Berhubungan Badan

Allah memerintahkan para suami agar bergaul dengan istri mereka dalam batas wajar.

SELENGKAPNYA

Mengenal Mbah Son, Guru Spiritual Gus Dur

Mbah Son adalah salah satu dari para kiai yang dipatuhi Gus Dur.

SELENGKAPNYA

Berburu Ilmu Komunikasi di YouTube

Keterampilan komunikasi yang baik akan membantu kita berkembang di dunia kerja.

SELENGKAPNYA

Ikuti Berita Republika Lainnya