KH Manarul Hidayat kembali terpilih menjadi Ketua Umum Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (FK KBIHU) periode 2022-2027. Keterpilihan ini merupakan periode kedua bagi KH Manarul memimpin organisasi para pembimbing ibadah haji seluru | Rep-Ali Yusuf

Khazanah

Kiai Manarul Kembali Pimpin Forum Komunikasi KBIHU

FK KBIHU membina sekitar 85 persen jamaah haji reguler.

JAKARTA -- KH Manarul Hidayat kembali terpilih sebagai ketua umum Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (FK KBIHU) periode 2022-2027. Ini merupakan periode kedua bagi Kiai Manarul memimpin organisasi para pembimbing ibadah haji seluruh Indonesia ini.

Sekretaris DPP FK KBIHU, Desi Hasbiyah, bersyukur proses pemilihan ketua umum FK KBIHU masa bakti 2022-2027 berlangsung lancar. Hal itu bisa dilihat dari proses pemilihan yang hanya berlangsung satu putaran. Pemilihan berlangsung dalam forum Musyawarah Nasional (Munas) IV FK KBIHU, Rabu (7/12) malam hingga Kamis (8/12) dini hari.

Bertempat di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Munas IV FK KBIHU digelar pada 6-8 Desember 2022. "Alhamdulillah proses pemilihan ketua umum berjalan lancar dengan satu putaran," kata Desi kepada Republika, Kamis (8/12).

 
Alhamdulillah proses pemilihan ketua umum berjalan lancar dengan satu putaran.
DESI HASBIYAH Sekretaris DPP FK KBIHU
 

 

Desi menuturkan, ada lima calon ketua umum yang ditetapkan oleh panitia pemilihan, yakni KH Manarul Hidayat, KH E Sunidja, KH Qasim, Amor Lubis, dan Cepi Supriyatna.

Dalam penghitungan suara, Kiai Manarul Hidayat memiliki 77 suara, KH E Sunidja 32 suara, KH Qasim dua, Amora Lubis satu, dan Cepi Spriyatna satu. "Pemilihan selesai pukul 01.12 dini hari," katanya.

Dihubungi terpisah, Kiai Manarul menyampaikan terima kasih kepada peserta Munas IV FK KBIHU yang telah memberikan amanah kepadanya untuk menjadi ketua umum FK KBIHU masa bakti 2022-2027. "Saya diamanatkan kembali oleh munas menjabat sebagai ketua umum,’’ katanya.

photo
KH Manarul Hidayat kembali terpilih menjadi Ketua Umum Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (FK KBIHU) periode 2022-2027. Keterpilihan ini merupakan periode kedua bagi KH Manarul memimpin organisasi para pembimbing ibadah haji seluruh Indonesia ini. - (Rep-Ali Yusuf)

Pengasuh Pondok Pesantren Almanar Azahari ini mengatakan, pada periode kepemimpinan yang kedua ini, dia akan menyempurnakan program kerja pada masa jabatan tahun lalu. Ada empat dari 12 program utama yang perlu disempurnakan pada periode 2022-2027 ini."Pertama melaksanakan pembangunan sekretariat DPP FK KBIHU," katanya.

Semestinya, lanjut Kiai Manarul, pada tahun 2022  DPP FK KBIHU sudah memiliki gedung sendiri. Namun, pembangunan gedung tersebut belum terealisasi sebagai dampak dari pandemi Covid-19. Padahal, lahan untuk pembangunan gedung sudah tersedia yakni di kawasan Gunung Putri, Jawa Barat.

"Lahan sudah ada, belum dibangun karena dua tahun praktis tidak bisa bergerak maksimal karena ada Covid," katanya. 

Hal lain yang ingin disempurnakan pada periode ini, menurut Kiai Manarul, yakni sistem data informasi. Sistem informasi ini sudah ada namun belum digunakan secara maksimal karena gedung Sekretariat DPP KBIHU belum jadi."Barangnya belum digunakan maksimal dan masih disimpan di DPW Jawa Barat," katanya.

Dia menegaskan, setelah gedung DPP FK KBIHU selesai dibangun, sistem informasi itu akan digunakan untuk pelatihan manasik secara digital atau Metaverse."Alat ini sudah kita gunakan selama dua tahun ini. Manasik tanpa ketemu fisik tetapi melalui Zoom dan mungkin manasik haji terbesar itu dari FK KBIHU," katanya.

Adapun program ketiga yang ingin disempurnakan atau dimaksimalkan adalah Koperasi KBIHU Bangkit Mandiri yang mengelola semua kebutuhan jamaah haji. Koperasi ini dikelola oleh FK KBIHU."Insya Allah tahun ini mulai bekerja karena tahun kemarin pun haji sangat terbatas. Ini sudah jalan semua tapi belum maksimal," kata dia.

Sedangkan yang keempat, menyempurnakan konsolidasi organisasi dengan turun ke daerah-daerah untuk membentuk DPD FK KBIHU di kabupaten dan kota. Saat ini, FK KBIHU sudah memiliki DPW di 32 provinsi. "Hanya DPD-nya yang masih minim," katanya.

Saat ini, FK KBIHU sudah memiliki DPW di 32 provinsi dengan ratusan anggota."Anggota kami sekarang ini sekitar 770 ada di seluruh Indonesia," ujar dia.

Kiai Manarul juga mengungkapkan, saat ini FK KBIHU membina sekitar 85 persen jamaah haji reguler di seluruh Indonesia. Ke depan, jumlah jamaah haji yang mengikuti pembinaan manasik oleh KBIHU diprediksi terus bertambah.

"Maka program tahun pertama pada periode sekarang ini menyelesaikan kantor Sekretariat DPP dan memaksimalkan koperasi karena kebutuhan jamaah itu banyak," katanya.

Setelah empat program tersebut disempurnakan, FK KBIHU berencana mendirikan travel haji, meskipun sudah ada anggota FK KBIHU yang memiliki travel haji. "Jadi, tahun ini programnya organisasi memiliki travel haji plus," ujarnya.

Layanan KBIHU Diharapkan Meningkat

Sharing data KBIH penting untuk bisa memetakan KBIHU mana saja yang masih sangat aktif dan tidak.

SELENGKAPNYA

Diklat Semi Militer Bina Gangster Surabaya

Pendidikan tersebut rencananya mulai diterapkan pada 2023.

SELENGKAPNYA

Foz Siap Gelar IGF-Zakat Expo 2022

GF-Zakat Expo 2022 adalah suatu inisiasi dari Foz untuk mengekspose peran lembaga zakat

SELENGKAPNYA