Menteri BUMN Erick Thohir saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (56/12/2022). Rapat tersebut membahas evaluasi pelaksanaan kinerja Kementerian BUMN Tahun 2022, evaluasi pencapaian kinerja BUMN Tahun | Republika/Prayogi

Nasional

Survei: Kinerja Erick Tertinggi Kedua Setelah Prabowo

Erick dinilai tak hanya membuat BUMN bertahan, tapi menguntungkan.

JAKARTA — Hasil survei Poltracking Indonesia menempatkan kinerja Menteri BUMN Erick Thohir menempati posisi kedua dalam tingkat kepuasan masyarakat. Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yudha menuturkan, tingkat kepuasan responden terhadap kinerja Erick sebesar 59,4 persen.

Besarnya tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Erick ini hanya sedikit di bawah kinerja Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. "Kepuasan terhadap kinerja Menteri Pertahanan Prabowo Subianto 61,4 persen diikuti Menteri BUMN Erick Thohir yang sebesar 59,4 persen," tutur Hanta dalam jumpa pers hasil survei nasional Poltracking Indonesia di Jakarta, Kamis (8/12).

Hanta menyampaikan tingkat kepuasan tersebut lebih tinggi dibanding kinerja menteri lain yang berada di bawah 55 persen. Selain Prabowo dan Erick, Hanta menyebut nama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno dengan 57,7 persen, dan Panglima TNI Andika Perkasa 56,9 persen yang juga masuk dalam empat besar menteri dengan tingkat kepuasan tertinggi.

Pengamat komunikasi Universitas Indonesia Fatimah Ibtisam menilai survei ini sebagai instrumen yang dapat menggambarkan dampak kinerja pemerintah bagi kepentingan masyarakat. Menurutnya, salah satu kinerja Erick yang terasa bagi masyarakat adalah terkait program vaksinasi Covid-19.

"Dari berbagai pencapaian, salah satu kinerja yang patut diapresiasi dari Menteri BUMN ini adalah gerakan vaksinasi masif Covid-19," ujar Fatimah Ibtisam, Kamis (8/12).

Fatimah menjelaskan, sekitar 230 juta penduduk Indonesia merupakan target program vaksinasi Covid-19 yang berjalan sejak 2021. Saat ini capaian vaksin fase 1 mencapai 86,85 persen dari total penduduk Indonesia dan vaksin fase 2 sebesar 74,32 persen. Sedangkan, vaksin booster (dosis 3 dan 4) terus berjalan.

"Erick bersikap terbuka, transparan membuka data dan rencana program vaksin, serta mau menerima masukan. Salah satunya mengenai rencana vaksin berbayar yang akhirnya diubah menjadi sepenuhnya gratis," katanya.

Di sisi lain, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengakui langkah transformasi yang dilakukan Erick Thohir memberikan hasil yang positif terhadap kinerja BUMN. Arya mengatakan kontribusi BUMN terhadap negara berupa pajak, bagi hasil, PNBP, dan dividen mencapai Rp 1.198 triliun pada 2020 hingga kuartal 2022.

Capaian ini meningkat Rp 68 triliun dari periode 2017 hingga 2019 yang sebesar Rp 1.130 triliun. "Ini padahal kondisinya pandemi Covid-19 dan perang Rusia-Ukraina, tapi BUMN mampu naik Rp 68 triliun. Jadi BUMN tidak hanya bisa bertahan dan pulih, tapi malah lebih banyak keuntungan dan kontribusi untuk negara," ujar Arya.

photo
Menteri ESDM Arifin Tasrif (kiri) dan Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) saat mengikuti Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (29/11/2022). - (Republika/Prayogi)

Tiga periode

Menurut Direktur Eksekutif Poltracking Hanta Yudha, secara umum surveinya untuk mengukur kinerja pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Hanta menjelaskan, survei ini juga untuk memotret kehidupan ekonomi dan politik secara nasional.

Hasil survei juga memberikan gambaran terkait peningkatan kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintahan Joko Widodo- Ma’ruf Amin yang mencapai 73,2 persen. Sebanyak 20,4 persen responden menyatakan sangat puas dan 52,8 persen menjawab cukup puas.

"Tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin sempat mengalami fluktuasi, tetapi sepanjang tahun 2022 relatif terus mengalami peningkatan, seperti terlihat dalam tren temuan survei Poltracking, pada Mei 59,6 persen, Agustus 66,2 persen, dan November 73,2 persen," ujar Hanta.

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo memertanyakan apakah kepuasan publik terhadap Jokowi-Ma’ruf Amin berkorelasi terhadap keinginan masyarakat untuk terus dipimpin Jokowi, baik lewat perpanjangan masa jabatan presiden atau tiga periode masa kepemimpinan.

"Bagi saya itu adalah bukan soal puas tidak puasnya publik, tapi apakah ini berkorelasi dengan keinginan publik untuk terus Presiden Jokowi ini memimpin kita semua," ujar pria yang akrab disapa Bamsoet dalam rilis daring Poltracking Indonesia, Kamis (8/12).

photo
Evaluasi Kinerja Menteri Kabinet Indonesia Maju - (Poltracking)

Survei Poltracking Indonesia digelar pada 21-27 November 2022 dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling. Jumlah sampel dalam survei ini adalah 1.220 responden dengan margin of error +/- 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Bisnis Umrah, Akankah Berkilau Lagi?

Didorong motivasi ibadah yang kuat, minat berumrah diyakini akan terus meningkat.

SELENGKAPNYA

Berdamai dengan Pandemi Melalui Dana Bersama

Pandemic Fund diharapkan bisa menjangkau negara berkembang yang membutuhkan.

SELENGKAPNYA

Ekonomi, Tantangan Terbesar Indonesia 2023

Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam akan menjadi yang terbaik di kawasan pada tahun ini. 

SELENGKAPNYA