vp,,rm
Hikmah November Pekan ke-3 | Republika

Hikmah

Sabar dan Shalat Solusinya

Ayo perbaiki terus sabar dan shalat kita.

OLEH ABDUL MUID BADRUN

 

Harus diakui, persoalan demi persoalan yang dialami manusia di dunia ini silih berganti dan beraneka ragam. Ada yang siap ketika diberi masalah, ada pula yang tidak siap.

Banyak di antara mereka, ketika ada masalah lari kepada 'orang pintar' atau putus asa dan akhirnya bunuh diri. Padahal, Alquran sudah memberikan jawaban secara jelas atas setiap masalah kehidupan. Apa pun bentuknya, baik itu masalah besar maupun kecil sama saja.

Dalam dua ayat surah al-Baqarah, Allah memerintahkan pada hamba-hamba-Nya untuk meminta pertolongan ketika mendapat masalah dengan sabar dan shalat. Allah Ta’ala berfirman, yang artinya: "Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk.” (QS al-Baqarah: 45).

Allah Ta’ala juga berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.” (QS al-Baqarah: 153).

Saya ambil contoh konkret. Ketika HP kita rusak. Apa yang harus kita lakukan? Apakah kita utak-atik sendiri sampai HP itu kembali normal atau kita serahkan kepada ahlinya, tukang servis HP? Tentu, secara normal dan yakin kita akan memilih meminta tolong tukang servis HP. Agar, HP bisa berfungsi kembali. Lalu, tukang HP pasti akan meminta kita menyiapkan uang dengan nominal tertentu sebagai biaya servisnya.

Sama saja dengan masalah kehidupan. Jika kita yakin Allah adalah segalanya dan Tuhan kita yang sudah memberikan solusi dalam Alquran atas setiap masalah dalam hidup, serahkan semua masalah itu kepada-Nya. Sudah pasti janji Allah itu benar dan masalah akan selesai dengan baik.

Lalu, apa yang diminta Allah sebagai syarat agar masalah apa pun segera tuntas? Di atas, sudah dijelaskan, kita diminta sabar dan shalat. Jika, sudah sabar dan shalat tetap saja masalah belum selesai, bukan lantas kita menyalahkan Allah, tetapi kita cek apakah sudah benar sabar dan shalat kita selama ini.

Jangan-jangan syarat (biaya servis, seperti contoh di atas) yang diminta Allah belum kita jalankan secara baik dan benar. Maka, ayo perbaiki terus sabar dan shalat kita. Agar, pelan dan pasti semua masalah akan ada jalan keluarnya.

Bagaimana sabar dan shalat yang baik dan benar? Ayat berikutnya di surah al-Baqarah ayat 45 menjelaskan, bahwa tidak semua orang bisa sabar dan shalat dengan baik dan benar. Karena itu berat sekali, kecuali orang-orang yang khusyuk.

Apa makna khusyuk? Sederhananya, khusyuk adalah suatu keadaan hati seseorang berupa ketenangan, ketundukan, rasa takut berbuat dosa, kerendahan diri di hadapan Allah SWT yang nantinya akan memunculkan sikap dalam bentuk perilaku hidup, baik berupa ketundukan, kerendahan diri, dan menundukkan pandangan.

Dengan bahasa lain, sabar yang benar itu sabar yang penuh harap hanya kepada-Nya dengan hati bahagia, bukan sebaliknya. Dan shalat yang benar adalah yang menghadirkan mind body soul hanya kepada-Nya dan mampu menghadirkan perilaku salat dalam setiap aktivitas kehidupannya. Jadi, bukan hanya shalat sebagai ibadah ritual. Bukan sabar yang hanya di mulut saja.

Jika itu yang selama ini kita lakukan, tentu masalah akan jauh panggang dari api, sulit menemukan solusinya. Karena itulah, seberat apa pun kesulitan yang dialami, akan bisa selesai jika kita sabar karena-Nya dan menghadirkan shalat dalam perilaku hidup kita.

Wallahu a'lam.

Kripto, Alat Bayar atau Komoditas?

Kripto merupakan alat bayar atau komoditas bergantung pada putusan otoritas fatwa dan regulator.

SELENGKAPNYA

Asuransi Syariah 2023

Disarankan 42 UUS asuransi syariah memulai membangun fondasi persiapan spin off atau konversi tahun depan.

SELENGKAPNYA

Jujur Pengantar Kebaikan

Jujur adalah pengantar menuju kebaikan.

SELENGKAPNYA