Hassan Al Thawadi, Ketua Panitia Pelaksana Piala Dunia Qatar 2022. | Osama Faisal/AP

Piala Dunia

Penyelenggara Jelaskan Lagi Larangan Ban Kapten ‘One Love’

Al-Thawadi melihat ban kapten tersebut sebagai protes terhadap kepercayaan negara Teluk.

DOHA — Ketua panitia pelaksana Piala Dunia Qatar 2022 Hassan Al-Thawadi menyampaikan pelarangan mengenakan ban kapten ‘One Love’ selama Piala Dunia berlangsung bukan sekadar kepentingan Qatar saja, melainkan sikap itu berbicara lebih luas, yakni Islam dan negara Arab.

Ia mengatakan, ban kapten ‘One Love’ mengirimkan pesan yang sangat memecah belah selama Piala Dunia. Inggris, Wales, dan negara Eropa lainnya mengumumkan akan mengenakan ban kapten ‘One Love’ sebagai tanda solidaritas untuk komunitas LGBTQ+ di Qatar di mana negara tersebut melarang hubungan sesama jenis.

FIFA dengan cepat mengancam akan mengeluarkan kartu kuning untuk negara-negara yang mengenakan ban kapten tersebut. Ancaman tersebut membuat tim nasional mengurungkan niatnya mengenakan ban kapten tersebut karena tak ingin mendapatkan sanksi.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by FIFA (@fifa)


Al-Thawadi melihat ban kapten tersebut sebagai protes terhadap kepercayaan negara Teluk. Menurut the Guardian, jika mereka menggunakan ban kapten tersebut sepanjang musim di liga, menjadi sesuatu yang berbeda. Namun, mereka harus menyadari fakta lain bahwa Qatar adalah dunia lain dengan nilai-nilainya sendiri.

“Ini bukan Qatar yang saya bicarakan, ini dunia Arab. Untuk tim yang datang dan berkhotbah atau membuat pernyataan, tidak apa-apa. Tapi, apa yang Anda katakan pada dasarnya adalah Anda memprotes negara Islam yang mengadakan acara. Di mana itu berakhir? Apakah itu berarti tidak ada negara Islam yang tidak pernah bisa berpartisipasi dalam apa pun?” katanya dilansir dari Sportbible, Selasa (29/11).

Pihak tuan rumah mengatakan, penggemar LGBTQ+ tetap diterima di Piala Dunia meski dilarang menunjukkan kemesraan di depan umum. Qatar dengan tegas melarang siapa pun masuk ke negaranya yang mengumbar simbol-simbol LGBTQ+.

 
Di mana itu berakhir? Apakah itu berarti tidak ada negara Islam yang tidak pernah bisa berpartisipasi dalam apa pun?
HASSAN AL-THAWADI Ketua Panitia Pelaksana Piala Dunia Qatar 2022
 

 

Pesta Musik di Tengah Rintik

Hujan tak menghilangkan antusiasme penonton bersukaria di Soundrenaline 2022.

SELENGKAPNYA

Mengawal Konektivitas Sampai ke Pelosok Indonesia

Dalam 30 tahun terakhir, kapasitas jaringan nirkabel telah berkembang 10 ribu kali lipat.

SELENGKAPNYA

Kiai Dahlan Melawan Bodoh

Ahmad Dahlan sesungguhnya sedang mendobrak kejumudan beragama dan berkehidupan umat.

SELENGKAPNYA