Jamaah haji berswafoto saat turun dari pesawat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Kamis (/28/7/2022). Sebanyak 394 jamaah haji kloter pertama Debarkasi Makassar asal Makassar, Soppeng dan Pare-Pare tiba kembali | ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/YU

Khazanah

'Tuntaskan Persoalan Istithaah Haji'

Muzakarah Perhajian diharapkan menghasilkan konsep istithaah berkeadilan.

JAKARTA -- Kementerian Agama (Kemenag) tengah menggelar kegiatan Muzakarah Perhajian Indonesia Tahun 2022. Berlangsung di Situbondo, Jawa Timur, pada 28-30 November 2022, kegiatan ini diselenggarakan untuk merespons dinamika penyelenggaraan haji.

Ketua Umum Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Ismed Hasan Putro mengapresiasi Muzakarah Perhajian 2022 yang mengusung tema "Bipih dan Keberlangsungan Penyelenggaraan Ibadah Haji". Ia berharap kegiatan ini dapat menuntaskan persoalan istithaah haji, utamanya dari sisi biaya.

 
Secara rasional, biaya haji ini memang harus memenuhi syarat untuk disebut sebagai istithaah.
ISMED HASAN PUTRO Ketua Umum IPHI
 

"Secara rasional, biaya haji ini memang harus memenuhi syarat untuk disebut sebagai istithaah. Karena kalau tidak, akan menimbulkan tanda tanya khususnya pada jamaah, apakah haji mereka sesuai dengan prinsip-prinsip haji atau tidak," kata dia saat dihubungi Republika, Selasa (29/11).

Menurut dia, keistithaahan seorang jamaah menjadi diragukan atau dipertanyakan, jika ternyata besaran dana yang diberikan untuk biaya haji lebih besar dari biaya asli yang dibayarkan jamaah. Karena itu, ia sangat berharap pembahasan seputar istithaah dan biaya haji ini bisa dituntaskan dan hasil rumusannya bisa langsung terwujud.

photo
Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Ismed Hasan Putro - (Wihdan Hidayat/Republika)

Sebagai ketua umum IPHI, ia meminta pemerintah berani bersikap tegas agar biaya haji tidak lagi ada istilah sokongan atau subsidi dana. Pelaksanaan ibadah haji harus benar-benar berdasarkan kemampuan dari tiap jamaah.

Sementara itu, saat pembukaan Muzakarah Perhajian Tahun 2022 di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah, Situbondo, Senin (28/11), Direktur Bina Haji Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Arsad Hidayat mengatakan, forum ini digelar dalam upaya merespons dinamika penyelenggaraan haji. Apalagi, setelah Arab Saudi menaikkan biaya Masyair pada musim haji 2022 sebesar Rp 23 juta per jamaah.

Menurut Arsad, kebijakan Saudi tersebut perlu direspons dalam dua perspektif. Pertama, perspektif tata kelola keuangan untuk keberlangsungan pembiayaan penyelenggaraan ibadah haji. Kedua, perspektif agama berkenaan dengan konsep istithaah.

Muzakarah Perhajian 2022 ini dihadiri Pengasuh Pesantren Salafiyah Syafi'iyah KH R Ahmad Azaim Ibrahimy, KH Afifuddin Muhajir, serta Staf Khusus Menag Bidang Ukhuwah, Hubungan Ormas, dan Moderasi Beragama Ishfah Abidal Aziz.

Hadir pula sejumlah ulama yang tergabung dalam konsultan haji 2022, pejabat Ditjen PHU, Kanwil Kemenag provinsi, Kabid PHU dari seluruh Indonesia, serta perwakilan ormas Islam.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Kementerian Agama RI (@kemenag_ri)

Untuk menajamkan target muzakarah, Arsad menyebut, akan ada penyampaian materi dari pakar bidang keuangan haji serta materi terkait istithaah dan pendanaan haji dari perspektif ahli agama. Adapun sejumlah ulama yang hadir, antara lain KH Mustofa Aqiel dan KH Faiz Syukron Ma'mun."Hasil muzakarah ini akan digunakan untuk membuat kebijakan yang terkait dengan pembiayaan jamaah haji 2023," kata Arsad.

Dalam kesempatan yang sama, Staf Khusus Menag Bidang Ukhuwah, Hubungan Ormas, dan Moderasi Beragama, Ishfah Abidal Aziz menyampaikan harapan agar Muzakarah Perhajian 2022 menghasilkan rekomendasi yang bisa menjadi panduan bagi pemerintah untuk mengambil kebijakan dalam optimalisasi pelayanan jamaah.

"Istithaah yang berkeadilan menjadi concern. Mudah-mudahan muzakarah ini menghasilkan rekomendasi yang bisa jadi panduan kami," ujar Gus Alex, panggilan akrabnya.

 
Mudah-mudahan muzakarah ini menghasilkan rekomendasi yang bisa jadi panduan kami.
ISHFAH ABIDAL AZIZ Staf Khusus Menteri Agama
 

Menurut dia, Pemerintah Saudi telah menaikkan biaya layanan Masyair dalam jumlah yang sangat signifikan pada penyelenggaraan haji 2022. Hal itu mengakibatkan kenaikan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) hingga lebih dari Rp 97 juta dan penggunaan nilai manfaat hasil optimalisasi dana bipih (biaya perjalanan ibadah haji) jauh melampaui biaya yang dibayarkan jamaah haji.

Ia menyampaikan, bipih yang dibayar jamaah sebesar Rp 39,8 juta atau 40,7 persen. Sementara, penggunaan nilai manfaat dana optimalisasi mencapai Rp 57,9 juta untuk setiap jamaah."Jadi, penggunaan dana optimalisasi nilai manfaat sangat besar. Istithaah yang berkeadilan menjadi concern kita," ujar dia.

Kasman Singodimedjo, Perumus dan Pejuang NKRI

Kasman selalu menyampaikan arti penting pemuda Muslim untuk mencintai Tanah Air dan memiliki nasionalisme.

SELENGKAPNYA

Stok Sayuran di Pasar Kramat Jati Aman

Lancarnya distribusi membuat kebutuhan sayur wilayah Jabodetabek masih bisa terpenuhi.

SELENGKAPNYA

Kenaikan Tarif PDAM Diklasifikasi

Kenaikan tarif baru air PDAM harus diiringi peningkatan kualitas air dan pelayanan.

SELENGKAPNYA