Pedagang menunggu pembeli datang dikiosnya di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Kamis (17/5). Hari pertama bulan suci Ramadhan warga melakukan beraktivitas seperti hari-hari biasa. Namun aktivitas jual beli untuk memenuhi kebutuhan pokok di pasar tersebut masih | Republika/Mahmud Muhyidin

Jakarta

Stok Sayuran di Pasar Kramat Jati Aman

Lancarnya distribusi membuat kebutuhan sayur wilayah Jabodetabek masih bisa terpenuhi.

JAKARTA – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bidang pangan DKI Jakarta, Perusahaan Daerah (PD) Pasar Jaya, memastikan stok sayuran di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, aman menjelang perayaan Natal 2022 dan tahun baru 2023. Asisten Manajer Usaha Perumda Pasar Jaya, Harnoto, mengatakan, distribusi sayur dan buah-buahan di Pasar Induk Kramat Jati masih lancar.

Dia mengakui, memang beberapa daerah sentra pertanian mengalami musibah bencana alam. Namun, pasokan sayuran untuk Ibu Kota masih tetap terjamin. “Stabilitas distribusi sayur-mayur dan buah-buahan dari berbagai daerah di Sumatra dan Jawa, sampai hari ini masih terkendali dan cukup,” kata Harnoto di Jakarta, Senin (28/11).

 
Stabilitas distribusi sayur-mayur dan buah-buahan dari berbagai daerah di Sumatra dan Jawa, sampai hari ini masih terkendali dan cukup
HARNOTO Asisten Manajer Usaha Perumda Pasar Jaya
 

Harnoto menjelaskan, dengan lancarnya distribusi itu membuat kebutuhan sayur mayur dan buah-buahan untuk wilayah Jabodetabek juga masih bisa terpenuhi. Dengan terjamin stok sayur dan buah di Pasar Induk Kramat Jati, kata dia, juga mampu menekan kenaikan harga akibat kelangkaan stok.

"Sehingga, kenaikan harga pun mampu ditekan," ujar Harnoto. Dia mengatakan, banyak konsumen dari beragam kalangan yang berbelanja di Pasar Induk Kramat Jati.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Pasar Kramat Jati (@pasarkramatjati)

 

Harnoto menjelaskan, di Pasar Induk Kramat Jati, tercatat ada 4.500 pedagang resmi. Setiap harinya, 20 ribu pengunjung pasar yang melakukan transaksi. "Harga di Pasar Induk Kramat Jati masih terjangkau konsumen yang berlatar belakang pedagang eceran dari pasar tradisional dan modern se-Jabodetabek," ujar Harnoto.

Sementara itu, berdasarkan data info harga pangan DKI Jakarta per 28 November 2022, tercatat harga cabai merah keriting di Pasar Induk Kramat Jati Rp 24 ribu per kilogram (kg). Sedangkan harga cabai rawit merah Rp 27 ribu per kg, harga bawang merah Rp 19 ribu per kg, bawang putih Rp 14 ribu per kg, harga tomat Rp 13 ribu per kg, dan kentang Rp 11 ribu per kg.

photo
Warga membeli sayuran di area gelar pangan murah saat peringatan Hari Pangan Sedunia ke-42 di Kiara Artha Park, Kota Bandung, Selasa (8/11/2022).  (REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA)

 

Pasar murah

PD Pasar Jaya bekerja sama dengan Pemerintah Kota Jakarta Pusat (Pemkot Jakpus) menggelar pasar murah di Kecamatan Johar Baru guna meringankan beban warga akibat pandemi Covid-19.

"Masyarakat antusias untuk belanja di pasar murah. Mudah-mudahan dapat meringankan biaya kebutuhan sembako warga," kata Camat Johar Baru, Nurhelmi Savitri, di Jakpus, Senin.

 
Masyarakat antusias untuk belanja di pasar murah.
NURHELMI SAVITRI Camat Johar Baru
 

Nurhelmi optimistis pasar murah itu terbukti memberi manfaat dan meringankan beban warga akibat tekanan pandemi Covid-19. Dia mengatakan, pandemi terbukti mempengaruhi seluruh sendi perekonomian sehingga membuat daya beli masyarakat mengalami penurunan. "Kita ketahui bahwa kondisi pandemi Covid-19 ini dari segi ekonomi, sosial, dan budaya sehingga membutuhkan penanganan khusus," ujarnya.

Rika sebagai pembeli mengaku, sangat bersyukur dengan adanya pasar murah ini di tengah harga yang makin mahal. Bahan pangan yang dijual dalam pasar murah, di antaranya beras dibanderol Rp 55 ribu hingga Rp 65 ribu per lima kg, minyak goreng kemasan Rp 35 ribu per dua liter, minyak goreng curah Rp 25 ribu per dua liter, dan gula Rp 13.500 per kg.

"Harga yang ditawarkan di pasar murah ini jauh lebih rendah. Di sini harga minyak gorengnya murah banget, tadi saya beli beberapa liter," kata Rika.

Ki Bagoes Hadikoesoemo, Penggagas Tegaknya Syariat Islam

Ia telah merumuskan pokok-pokok pikiran KH Ahmad Dahlan hingga menjadi Mukaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah.

SELENGKAPNYA

Kisah Kesombongan Kafir Makkah

Orang-orang kafir Makkah sombong karena mengira bahwa kelak di akhirat mereka akan diutamakan daripada kaum Mukminin.

SELENGKAPNYA

Bagaimana Pandangan Syariah Menonton Piala Dunia?

Saat kopi disebut sebagai minuman sejuta umat, menonton sepak bola itu tontonan sejuta umat.

SELENGKAPNYA