Seorang pria membaca suratkabar yang memuat foto narapidana yang melarikan diri, di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Paledang, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (14/3). Dua dari tujuh narapidana yang melarikan diri dari Lapas Kelas II A Paledang, Kot | ANTARA FOTO

Bodetabek

Lahan Relokasi Lapas Kota Bogor Kembali Dikaji

Lahan yang disediakan Pemkot Bogor telah diteliti oleh Bappenas

BOGOR — Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Bogor dan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bogor mengkaji relokasi lapas, terutama soal penyediaan lahan. Relokasi tersebut dilakukan karena lapas tersebut telah kelebihan penghuni.

Kepala Lapas Bogor Sopian mengatakan, pihak Pemkot Bogor sempat menanyakan soal lahan yang disiapkan untuk relokasi Lapas Bogor, yakni di Kelurahan Pasir Jambu, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Namun, menurut Sopian, dalam membangun lapas tidak hanya sekadar membangun bangunan, tetapi banyak fasilitas lain yang juga harus diperhatikan.

 
Contoh jarak dekat antara lapas dan rumah sakit, lapas dekat dengan pengamanan terkait
SOPIAN Kepala Lapas Bogor
 

“Contoh jarak dekat antara lapas dan rumah sakit, lapas dekat dengan pengamanan terkait. Itu juga harus diperhatikan, bukan hanya sekadar mendirikan bangunannya,” kata Sopian, Selasa (29/11).

Dia mengatakan, yang menjadi pertanyaan selanjutnya ialah apakah lahan yang disediakan telah memenuhi standar. Saat ini, Lapas Bogor memiliki kapasitas sekitar 300 orang. Sedangkan, lapas telah diisi oleh 699 orang.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Lapas IIA Bogor (@lapas__bogor)

Berdasarkan informasi yang diterimanya dari kepala lapas sebelumnya, Yohanes Waskito, lahan yang disediakan Pemkot Bogor telah diteliti oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Namun, diperkirakan lahan yang ada hanya memiliki kapasitas sekitar 500 orang.

“Itu pendapat dari pada kalapas yang lama. Saya mendengarkan saja. Tapi, ini tentunya pengkajian-pengkajian ini kan tidak melibatkan hanya lapas sendiri, tentunya dengan pihak yang lain. Dalam hal ini, Badan Pertahanan juga harus juga terlibat, terus juga Bappenas,” kata Sopian.

Kajian tersebut juga mencakup penambahan sumber daya manusia (SDM). Jika area lapas semakin luas, Sopian mengatakan, SDM yang ada juga harus ditambah.Sebelumnya, Pemkot Bogor dan Lapas Paledang akan mengkaji ulang terkait hibah lahan di Kelurahan Pasir Jambu, Kecamatan Bogor Utara, untuk relokasi Lapas Kelas 2A.

 
Sekarang makanya kita akan mengkaji ulang kembali lahan di Pasir Jambu itu.
BIMA ARYA SUGIARTO Wali Kota Bogor
 

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, ada kemungkinan lahan yang ada tidak memadai. Hal itu karena kebutuhan melebihi kapasitas lahan yang disediakan. Sehingga, penyediaan lahan itu akan dikomunikasikan dan dikaji ulang. “Di Pasir Jambu berdasarkan koordinasi dengan Pak Kepala Lapas, kemungkinan juga tidak memadai. Karena ada kebutuhan dan kapasitas yang besar. Sekarang makanya kita akan mengkaji ulang kembali lahan di Pasir Jambu itu,” ujarnya.

Kendati demikian, Bima Arya menuturkan, Pemkot Bogor belum memiliki rencana di mana lokasi lain untuk pembangunan Lapas Kelas 2A. “Belum (ada lokasi yang memungkinkan). Kalau lokasi lain harus dicari kepastian lain seperti apa,” ujarnya. 

Penentuan di Laga Pemungkas

Belanda, Ekuador, dan Senegal sama-sama berpeluang ke babak 16 besar.

SELENGKAPNYA

Polisi Bisa Sita Kendaraan tak Pakai Pelat

Tindakan mencopot pelat nomor kebanyakan dilakukan oleh kendaraan roda dua.

SELENGKAPNYA

Masa Pencarian Korban Gempa Cianjur Diperpanjang

Tren kasus penyakit pada warga yang mengungsi mulai mengalami penurunan.

SELENGKAPNYA