Tersangka kasus pinjaman | ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Bodetabek

Susun Raperda Pinjol, DPRD Kota Bogor Serap Aspirasi

Raperda tentang pinjol tersebut akan diharmonisasikan dengan peraturan yang ada di tingkat pemerintah pusat.

BOGOR — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menyerap aspirasi masyarakat untuk menyusun draf rancangan peraturan daerah (raperda) tentang perlindungan dan pencegahan dampak pinjaman online (pinjol), renternir, dan bank keliling melalui rapat dengar pendapat. Raperda tersebut disusun karena maraknya pinjol dan bank keliling di tengah masyarakat Kota Bogor.

Pimpinan Tim Panitia Khusus (Pansus) Raperda Pinjol, Angga Alan Surawijaya, mengaku pihaknya telah mendapat banyak masukan terkait maraknya pinjol dan bank keliling di tengah masyarakat. Dia mengungkapkan, sebagian besar masyarakat meminta pinjol dan bank keliling ditertibkan.

 
Sebagian besar meminta menertibkan lembaga-lembaga ini.
ANGGA ALAN SURAWIJAYA Pimpinan Tim Pansus Raperda Pinjo
 

"Banyak masukan dari masyarakat terutama soal kondisi di lapangan tentang maraknya pinjol, bank keliling, dan sebagainya sehingga meresahkan masyarakat serta sebagian besar meminta menertibkan lembaga-lembaga ini," ujar Angga, Selasa (29/11).

Angga mengatakan, aduan dan masukan dari masyarakat itu akan ditindaklanjuti oleh tim pansus. Dengan demikian, raperda sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan tupoksi dinas yang menjadi penyelenggara perda. “Tentunya akan kita tindak lanjuti sesuai kewenangan yang dimiliki Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan mudah-mudahan masukan ini akan kita bahas di rapat selanjutnya bersama Pemkot Bogor,” ujar Angga.

Lebih lanjut, Angga juga memastikan, raperda tentang pinjol tersebut akan diharmonisasikan dengan peraturan yang ada di tingkat pemerintah pusat. Sehingga, nantinya terdapat batasan jelas antara wewenang pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam hal pencegahan dan penanggulangan dampak dari pinjol.

"Masalahnya sekarang ini belum ada payung hukum yang secara khusus mengatur permasalahan pinjol, bank keliling, dan sebagainya. Namun, kita berupaya untuk mencari celah hukum yang sekiranya secara aturan tidak bertentangan dengan pusat, tetapi secara efek bisa mengurangi dampak dari maraknya pinjol maupun bank keliling di lapangan," kata Angga.

Sosialisasi pinjol

Angga mengungkapkan, berdasarkan hasil survei sebelumnya, para pengguna pinjol di Indonesia didominasi oleh guru, ibu rumah tangga, dan mahasiswa. Sehingga, menurut Angga, akan ada penekanan di dalam raperda yang menuntut Pemkot Bogor untuk melakukan sosialisasi agar masyarakat bisa menahan diri agar tidak terlibat dengan pinjol.

 
Masalah serius ini perlu dicarikan solusi dan DPRD mengusulkan raperda usul prakarsa ini.
ATANG TRISNANTO Ketua DPRD Kota Bogor
 

"Nanti dalam pinjol ini kita akan menekankan pada upaya penguatan Pemkot Bogor untuk bisa menyosialisasikan kepada masyarakat. Pertama, berkaitan dengan menahan diri untuk meminjam. Lalu, selektif dalam memilih penyedia pinjaman dan mendorong agar lembaga pinjaman ilegal bisa ditertibkan," ujarnya.

Terpisah, Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto menuturkan, raperda itu diusulkan setelah banyaknya aduan masyarakat yang merasa resah terkait dampak negatif keberadaan pinjol dan rentenir. Atang menyebutkan, banyak warga yang mengeluh menjadi korban bank keliling, rentenir, dan pinjol. Bunga yang tinggi telah menjerat warga dan menimbulkan masalah sosial, ekonomi, hingga rumah tangga.

"Selain itu, banyak warga juga menyampaikan keluhannya saat reses pimpinan dan anggota DPRD Kota Bogor. Untuk itu, masalah serius ini perlu dicarikan solusi dan DPRD mengusulkan raperda usul prakarsa ini," kata Atang.

OJK Upayakan Restrukturisasi Pinjol Mahasiswa IPB

Polisi mendalami dugaan adanya tersangka lain dalam kasus penipuan yang menjerat mahasiswa IPB.

SELENGKAPNYA

Terduga Pelaku Dugaan Kasus Pinjol Ditangkap

Polres Bogor menangkap terduga pelaku kasus dugaan penipuan bermodus pinjol.

SELENGKAPNYA

Soal Pinjol, Rektor IPB Duga Ada Penipuan

Ada iming-iming timbal balik 10 persen dari dana yang dipinjamkan.

SELENGKAPNYA