Pelebaran Inspeksi KalimalangSejumlah pekerja mengerjakan proyek pelebaran Jalan Inspeksi Kalimalang, Jakarta Timur, Jumat (29/5). Pelebaran jalan yang ditargetkan rampung pada 2016 tersebut untuk mengurangi kemacetan lalulintas dikawasan tersebut.Rakhma | Republika/Rakhmawaty La

Bodetabek

Pemkab Bekasi Diminta Optimalkan Pembangunan Infrastruktur

Salah satu fokus program infrastruktur adalah pembangunan Jalan Inspeksi Kalimalang.

BEKASI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mengoptimalkan pembangunan infrastruktur dengan kualitas baik pada tahun anggaran 2023. Tujuannya agar hasil pembangunan bisa memudahkan pelayanan dan kepentingan masyarakat.

“Postur anggaran pembangunan fisik relatif besar dari total APBD kita tahun 2023 senilai Rp 6,6 triliun sebagaimana telah disampaikan Pemkab Bekasi kepada DPRD pada rapat paripurna,” kata anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Bekasi, Aria Dwi Nugraha di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (26/11).

photo
Beberapa anak bermain air di underpass tol JORR ketika banjir melanda Jalan Inspeksi Kalimalang, Jakarta, Selasa (25/2/2020). Hujan lebat sejak malam hari menyebabkan sejumlah wilayah di Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi tergenang air. ANTARA FOTO/Saptono/ama - (Saptono/ANTARA FOTO)

Dia menjelaskan, persoalan yang kerap terjadi di Kabupaten Bekasi dalam beberapa tahun terakhir adalah keterlambatan pelaksanaan kegiatan pembangunan, meski sudah disahkan tepat waktu. Oleh karena itu, pihaknya mendorong pemkab perlu melakukan pengawasan intensif supaya masyarakat bisa segera merasakan manfaat pembangunan, khususnya infrastruktur.

“Kebiasaan pembangunan baru berjalan di pertengahan tahun. Belum lagi kegiatan yang sudah habis masa kontrak, tapi pekerjaan belum selesai," katanya.

 
Kebiasaan pembangunan baru berjalan di pertengahan tahun. Belum lagi kegiatan yang sudah habis masa kontrak, tapi pekerjaan belum selesai.
ARIA DWI NUGRAHA Anggota Banggar DPRD Kabupaten Bekasi
 

Aria juga mengingatkan, anggota DPRD Kabupaten Bekasi agar serius memperhatikan penggunaan anggaran yang dilakukan pemkab untuk kepentingan masyarakat. Salah satunya saat pembahasan berbasis anggaran dengan mengedepankan kepentingan publik.

“Anggota dewan mempunyai fungsi budgeting jadi harus betul-betul mencermati setiap usulan pembangunan supaya tidak ada anggaran yang direncanakan tanpa mengedepankan kepentingan masyarakat umum,” kata ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bekasi tersebut.

Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi Henri Lincoln mengatakan, pihaknya telah mengajukan anggaran sebesar Rp 629 miliar untuk pembangunan sejumlah ruas jalan, drainase, serta jembatan pada tahun depan. Henri menyampaikan, salah satu fokus program infrastruktur adalah pembangunan Jalan Inspeksi Kalimalang yang menjadi wajah kota, meski belum bisa terealisasi secara optimal akibat pemerataan pembangunan.

photo
Sejumlah pekerja melakukan pengecatan jembatan Kali Cikarang Sisi Utara Kalimalang di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (28/12/2020). Pembangunan jembatan Kali Cikarang Sisi Utara Kalimalang tersebut merupakan bagian dari rangkaian penataan Jalan Inspeksi Kalimalang yang akan menjadi dua jalur pada tahun 2021 dalam rangka mengurai kepadatan lalu lintas di wilayah tersebut. - (ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah)

Dia menilai, pembangunan di wilayah selatan dan utara Kabupaten Bekasi memang belum merata. Kondisi itu terkait kebijakan anggaran yang mengedepankan penyetaraan pembangunan.

“Kami ingin setiap pembangunan berprioritas kepada kualitas yang mengacu spesifikasi pekerjaan agar hasil pembangunan bisa maksimal. Tentu didukung fungsi pengawasan yang semakin intensif,” kata Henri.

 
Kami ingin setiap pembangunan berprioritas kepada kualitas yang mengacu spesifikasi pekerjaan agar hasil pembangunan bisa maksimal.
BENNY SUGIARTO PRAWIRO Kepala Bidang Bangunan Negara Dinas Cipta Karya dan Penataan Ruang Kabupaten Bekasi
 

Kepala Bidang Bangunan Negara Dinas Cipta Karya dan Penataan Ruang Kabupaten Bekasi, Benny Sugiarto Prawiro mengaku, mengajukan anggaran Rp 300 miliar untuk pembangunan ratusan sekolah tingkat dasar dan menengah pertama. Alokasi dana itu pun bukan untuk membangun sekolah baru, melainkan untuk merehabilitasi total gedung sekolah yang kondisinya memprihatinkan.

“Anggaran tersebut sebenarnya belum mampu untuk memperbaiki seluruh sekolah yang rusak, namun bertahap kita selesaikan karena kita juga memperhitungkan porsi anggaran berdasarkan kemampuan keuangan daerah,” kata Benny. 

Menikmati Pesta Rakyat di Alun-Alun Tangerang

Festival tersebut juga menjadi ajang tujuan wisata wargA

SELENGKAPNYA

Bagaimana Pandangan Syariah Menonton Piala Dunia?

Saat kopi disebut sebagai minuman sejuta umat, menonton sepak bola itu tontonan sejuta umat.

SELENGKAPNYA