IKHWANUL KIRAM MASHURI | Daan Yahya | Republika

Resonansi

Manusia Kedelapan Miliar

Jumlah delapan miliar ujian bagi potensi bumi yang sudah menderita krisis iklim dan pangan.

OLEH IKHWANUL KIRAM MASHURI

Pertengahan November lalu, populasi bumi genap delapan miliar. Manusia kedelapan miliar itu, Vinice Mabansag. Bayi perempuan, lahir di RS Memorial Dr Jose Fabella di Tondo, Manila, Filipina, pukul 01:29 (waktu setempat), 15 November 2022.

Kelahirannya dirayakan Komisi Kependudukan dan Pembangunan Filipina. Mereka mengunggah foto bayi dan ibunya di Facebook. Kedua orang tua si bayi mengaku tak pernah bermimpi anaknya dijadikan simbol manusia kedelapan miliar oleh PBB.

Para ahli bidang demografi PBB menentukan, 15 November 2022 hari ketika populasi dunia delapan miliar jiwa. Kendati begitu, mereka memberi catatan, angka itu bisa saja tercapai dua tahun sebelumnya atau justru baru dua tahun kemudian.

Sejak 1987, ketika populasi dunia lima miliar, PBB selalu memilih seorang bayi sebagai penanda penambahan setiap satu miliar berikutnya. Saat itu yang terpilih sebagai manusia kelima miliar adalah Matej Gaspard. Lahir di klinik di pinggiran Kota Zagreb, Kroasia.

 
Sejak 1987, ketika populasi dunia lima miliar, PBB selalu memilih seorang bayi sebagai penanda penambahan setiap satu miliar berikutnya.
 
 

Beberapa detik setelah lahir, bayi itu berhadapan dengan kilatan kamera, sementara sekelompok politikus dan pejabat PBB mengelilingi ibunya yang tampak kelelahan. Gaspard kini 35 tahun. Ia sudah menikah dan hidup bahagia dengan istri dan anak-anaknya.

Ia bekerja sebagai insinyur kimia. Namun, ia selalu menolak diwawancarai media. Ia tidak ingin tampil. Ia tidak mau diingat sebagai manusia nomor lima miliar. ‘’Beban,’’ katanya.

Pada 1999, Adnan Mevic terpilih menjadi anak keenam miliar. Ia lahir di Bosnia (Bosnia dan Herzegovina), Eropa Timur. Adnan kini 23 tahun, bergelar master di bidang ekonomi. Ia mempertimbangkan pindah ke negara Uni Eropa jika tak menemukan pekerjaan di negaranya.

Adnan tinggal di luar Sarajevo bersama ibunya, Fatima. Ketika ia lahir, Sekjen PBB saat itu, Kofi Annan, hadir merayakan anak keenam miliar di dunia itu.

 
Keuntungan lahir sebagai manusia keenam miliar, Adnan mengatakan, bisa bertemu bintang sepak bola pujaannya, Cristiano Ronaldo. 
 
 

Keuntungan lahir sebagai manusia keenam miliar, Adnan mengatakan, bisa bertemu bintang sepak bola pujaannya, Cristiano Ronaldo. Waktu itu usianya baru 11 tahun, ia diajak bertemu jagoannya, kala itu bermain untuk Real Madrid. ‘’Selebihnya tidak ada,’’ katanya.

Di sebuah desa di luar Dhaka, ibu kota Bangladesh, Sadia Sultana Oshie, terpilih menjadi manusia ketujuh miliar pada 2011. Oshie bungsu dari tiga saudara, semuanya perempuan. Keluarga menganggapnya ikon keberuntungan.

Lahir pada 2011, dia dinobatkan sebagai bayi ketujuh miliar. Ibunya tak tahu apa yang akan terjadi, bahkan tak berharap melahirkan hari itu. Namun, setelah menemui dokter dia dikirim ke bangsal persalinan untuk operasi caesar darurat.

Oshie lahir satu menit lewat tengah malam, dikelilingi kru televisi dan pejabat lokal yang berebut melihatnya. Keluarganya tercengang, tetapi senang ketika tahu bayi perempuannya dipilih sebagai manusia ketujuh miliar.

 
Hal menarik, setiap penambahan satu miliar penduduk — dari 5 ke-6 ke-7, dan ke-8 miliar — jaraknya hampir sama. Yakni membutuhkan 11, 12, dan 11 tahun. Angka ini terhitung cepat.
 
 

Hal menarik, setiap penambahan satu miliar penduduk — dari 5 ke-6 ke-7, dan ke-8 miliar — jaraknya hampir sama. Yakni membutuhkan 11, 12, dan 11 tahun. Angka ini terhitung cepat.

Menurut PBB, populasi penduduk dunia di pertengahan abad ke-20 melonjak, tetapi kini lajunya melambat. Mungkin butuh 15 tahun  mencapai sembilan  miliar. PBB memperkirakan tak akan mencapai 10 miliar hingga 2080.

Pertumbuhan penduduk di suatu negara ditentukan pertambahan atau pengurangan jumlah penduduk. Antara lain, disebabkan kelahiran, kematian, dan perpindahan penduduk. Pertumbuhan penduduk tidak sama antara satu negara dan negara lain.

Misalnya, separuh lebih pertumbuhan dalam 30 tahun ke depan, menurut PBB hanya di delapan negara, yaitu India, Filipina, Kongo, Mesir, Etiopia, Nigeria, Pakistan, dan Tanzania. India negara terpadat di dunia tahun depan, menyusul Cina dengan populasi 1,4 miliar.

Cina mengumumkan populasinya mulai menurun tahun depan. Beberapa negara yang ekonominya lebih maju akan menurun populasinya, dengan tingkat kesuburan turun di bawah 2,1 anak per wanita.

 
Cina mengumumkan populasinya mulai menurun tahun depan. Beberapa negara yang ekonominya lebih maju akan menurun populasinya, dengan tingkat kesuburan turun di bawah 2,1 anak per wanita.
 
 

Laporan itu mengatakan, populasi 61 negara menurun setidaknya satu persen pada 2050. Korea Selatan memegang rekor tingkat kesuburan terendah. Angka itu turun jadi kurang dari satu anak per wanita pada 2018. Namun, data terkini menunjukkan angka itu turun menjadi 0,81.

Tingkat kelahiran rata-rata di negara maju secara ekonomi adalah 1,6 anak per wanita.  Setiap negara butuh setidaknya dua anak per pasangan menikah (rata-rata 2,1) untuk menjaga populasi konstan, tidak termasuk imigrasi.

Intinya, pertumbuhan populasi penduduk dunia harus dikendalikan. Jumlah delapan miliar, menurut PBB, ujian bagi potensi bumi yang sudah menderita krisis iklim dan pangan, berakibat persaingan memperebutkan sumber daya.

 
Intinya, pertumbuhan populasi penduduk dunia harus dikendalikan.
 
 

Pengendalian harus dilakukan masing-masing negara. Pertumbuhan penduduk yang tidak dikendalikan akan berdampak buruk, mulai dari kerusakan lingkungan, lahan berkurang, kesehatan buruk, angka kematian tinggi, hingga angka pengangguran meningkat.

Juga berkurangnya ketersediaan pangan dan air bersih. Pengendalian pertumbuhan penduduk, juga mesti dilakukan masyarakat. Harus ada kesadaran, setiap anak lahir berhak mendapatkan fasilitas kesehatan, makanan bergizi, lingkungan yang baik, pendidikan, pekerjaan.

Kualitas yang penting, bukan kuantitas. Mungkin bukan zamannya lagi ‘banyak anak, banyak rezeki’. 

KH Ibrahim, Penjaga Api Muhammadiyah

Kemahirannya dalam ilmu agama, terutama Alquran, tak terlepas dari didikan keluarga.

SELENGKAPNYA

Menjaga Tubuh Tetap Bugar

Setiap orang seharusnya tidak malas beraktivitas fisik selama pandemi demi menjaga kebugaran tubuhnya. 

SELENGKAPNYA

Optimal Menyehatkan Kulit

Stres dapat mempengaruhi kesehatan kulit, termasuk membuat kulit menjadi sensitif. 

SELENGKAPNYA