vp,,rm
PDIP Sanksi Ganjar dan Loyalis Puan/Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan klarifikasi di Fraksi PDIP DPRRI, Jakarta, Senin (24/10) | Antara

Politik

Survei: Ganjar Unggul di Jawa, Prabowo dan Anies di Sumatra

Ganjar Pranowo masih memimpin dengan raihan elektabilitas terbesar

JAKARTA -- Indekstat Research and Data Science merilis hasil survei terkait opini publik terhadap sosok-sosok yang berpotensial menjadi calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres). Nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo masih menjadi sosok dengan elektabilitas teratas.

Dalam simulasi tiga nama tertinggi, elektabilitas Ganjar sebesar 35,5 persen. Mengekor Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (28,2 persen) dan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (24,7 persen). "Undecided voters berada di angka 11,6 persen. Dapat disimpulkan jika pemilihan presiden dilakukan hari ini, pemilihan akan dilakukan dengan dua putaran," ujar Deputi Eksekutif Direktur Indekstat Research and Data Science, Rikola Fedri dalam di Hotel Morrisey, Jakarta, Ahad (6/11).

Dipaparkan juga raihan elektabilitas di enam wilayah, yakni Sumatera, Jawa, Bali-Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku-Papua. Di Sumatera, hasilnya Anies (32,2 persen), Prabowo (27,0 persen), dan Ganjar (20,9 persen).

Di Jawa, Ganjar (42,8 persen), Prabowo (25,4 persen), dan Anies (22,8 persen). Selanjutnya di Bali-Nusa Tenggara, urutannya adalah Ganjar (50,5 persen), Anies (23,3 persen), dan Prabowo (16,7 persen). "Di Pulau Jawa, Bali-Nusa, Ganjar unggul. Sumatera menjadi basis kompetisi Anies dan Prabowo," ujar Rikola.

Di Jawa Barat urutannya adalah Prabowo (37,1 persen), Anies (34,4 persen), dan Ganjar (22,9 persen). Kemudian untuk urutan elektabilitas di Jawa Tengah, Ganjar (78,8 persen), Prabowo (11,2 persen), dan Anies (7,1 persen). Terakhir di Jawa Timur, Ganjar (40,5 persen), dan Prabowo (24,7 perses) dan Anies (15,8 persen).

"DKI-Banten sebagian besar mendukung Anies Baswedan. Jawa Barat menjadi arena kompetisi Anies dan Prabowo. Jawa Tengah, Ganjar unggul dominan di angka 78,8 persen," ujar Rikola. "Di Jawa Timur sebagian besar memilih Ganjar dan setengahnya terbagi ke Prabowo dan Anies," sambungnya.

Kemudian di Kalimantan, Anies (37,1 persen), Prabowo (35,7 persen), Ganjar (24,3 persen). Lalu di Sulawesi, Prabowo (55,6 persen), Ganjar (14,4 persen), dan Anies (12,2 persen). Terakhir di Maluku-Papua, Ganjar (40,0 persen), Prabowo (26,7 persen), dan Anies (23,3 persen).

Indekstat Research and Data Science melakukan survei pada 10 hingga 19 Oktober 2022. Dengan jumlah responden sebanyak 1.200 orang yang ditentukan secara proporsional dan proporsi imbang antara responden laki-laki dan perempuan. Metode wawancara dilakukan secara tatap muka oleh enumerator terlatih. Adapun survei menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error sebesar kurang lebih 2,8 persen.

Keputusan Nasdem

Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Ahmad Ali, menegaskan keputusan Partai Nasdem mendukung Anies Baswedan sebagai capres bukan semata-mata karena Anies seorang Islam. Ahmad mengatakan Nasdem melihat Anies merupakan sosok yang mumpuni.

"Yang ingin saya sampaikan mencalonkan Anies menjadi capres bukan karena pertimbangan karena dia seorang Islam semata, tetapi karena dia punya integritas dan kredibilitas yang jelas," kata Ahmad Ali dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (5/11).

Ahmad juga menegaskan keputusan Nasdem mendukung Anies bukanlah  merupakan keputusan yang sembrono. Menurutnya, Nasdem melakukan pertimbangan yang sangat matang untuk mewakili keadilan masyarakat Indonesia. "Karena mengenalkan capres sebagai calon pemimpin adalah kewajiban rakyat Indonesia," ungkapnya. 

KPU: Nomor Urut Parpol pada Pemilu 2024 Tergantung Perppu

Jika ingin mengubah, tentu partai politik harus merevisi UU Pemilu di parlemen.

SELENGKAPNYA

KIB Masih Tunggu Partai Lain Gabung

KIB telah memiliki tiket premium untuk mengusung pasangan capres dan cawapres sendiri.

SELENGKAPNYA

KPK Temukan Bukti Baru Terkait Kasus Lukas Enembe

Tiga lokasi yang digeledah, yakni rumah kediaman pihak beperkara dan dua kantor perusahaan swasta.

SELENGKAPNYA