Stefano Pioli | AP/Florian Schroetter

Sepak Bola

Milan Menatap Akhir Penantian

Milan hanya butuh satu poin untuk bisa lolos ke babak 16 besar.

MILAN -- Nyaris satu dekade, tepatnya sembilan tahun, AC Milan tidak pernah lagi tampil pada fase gugur Liga Champions. Musim 2013/2014 menjadi musim terakhir pengoleksi tujuh gelar Liga Champions itu berhasil lolos dari penyisihan grup dan merumput di fase gugur kompetisi kasta tertinggi antarklub Eropa tersebut.

Pada musim lalu atau musim perdana kembali tampil di Liga Champions setelah absen selama tujuh musim, Milan tampil begitu mengecewakan. I Rossoneri hanya mampu finis di dasar klasemen Grup B setelah menelan empat kekalahan dari enam laga.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by AC Milan (@acmilan)

Namun, cerita berbeda ditorehkan Milan pada musim ini. Meski mengawali penyisihan Grup E dengan hasil imbang, kampiun Seri A musim lalu itu bangkit dengan meraih kemenangan pada laga berikutnya.

Kendati dipaksa mengakui keunggulan Chelsea dalam dua laga secara beruntun, Milan kembali ke trek kemenangan dengan keberhasilan mencukur Dinamo Zagreb, 4-0, tengah pekan lalu. Koleksi tujuh poin hasil dua kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan dalam lima laga membawa Milan bertengger di peringkat kedua klasemen sementara Grup E.

Rafael Leao cs unggul satu poin dari RB Salzburg yang berada di peringkat ketiga. Dengan kondisi ini, I Rossoneri hanya membutuhkan satu poin untuk bisa lolos ke babak 16 besar.

Situasi inilah yang akan dilakoni Milan pada laga pamungkas penyisihan Grup E saat menjamu RB Salzburg, Kamis (3/11) dini hari WIB. Hasil imbang di Stadion San Siro itu sudah cukup memastikan langkah Milan ke babak 16 besar Liga Champions sebagai runner-up Grup E sekaligus mengakhiri penantian tampil di fase gugur yang terentang selama sembilan tahun.

 
 
Karakteristik mereka bukanlah tim yang bertahan dan mengandalkan serangan balik. Mentalitas bertanding, sistem, dan taktik mereka akan sangat berbeda dibanding Torino.
 
 

"Tim ini mulai terbiasa tampil dalam laga-laga menentukan. Kami sadar dengan kualitas sambil waspada dengan kemampuan tim lawan. Mengincar hasil imbang bukanlah mentalitas tim ini. Kami harus menunjukkan peningkatan dibanding pada musim lalu," kata pelatih Milan, Stefano Pioli, dikutip Sky Italia.

Kendati begitu, hasil minor pada laga terakhir menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi I Rossoneri menatap laga ini. Milan menelan kekalahan mengejutkan, 1-2, dari Torino, akhir pekan lalu. Pioli dikabarkan bakal melakukan perombakan besar-besaran dalam starting line-up, termasuk dengan opsi menempakan Rade Krunic sebagai gelandang serang.

Pioli juga sudah mengantisipasi soal gaya permainan Salzburg. Berbeda dari Torino yang cenderung tampil bertahan, klub asal Austria itu dinilai tidak akan ragu tampil terbuka. Kondisi ini dapat menjadi tantangan tersendiri bagi lini belakang I Rossoneri.

 
 
Kami membutuhkan malam yang sempurna di Milan, dan mungkin berharap, mereka tidak tampil dalam kondisi terbaik
 
 

"Karakteristik mereka bukanlah tim yang bertahan dan mengandalkan serangan balik. Mentalitas bertanding, sistem, dan taktik mereka akan sangat berbeda dibanding Torino," kata Pioli seperti dilansir Football Italia.

Berbeda dari Milan yang kalah pada laga terakhir, Salzburg justru menatap laga ini dengan kepercayaan diri tinggi. Die Rotten Bullen sukses mengakhiri hasil tanpa kemenangan dalam dua laga dengan membungkam Hartberg, 1-0, pada laga Liga Austria, akhir pekan lalu.

"Kami percaya dengan gaya permainan. Kami bisa menakuti dan menyulitkan mereka, meski mereka adalah tim kelas dunia. Kami membutuhkan malam yang sempurna di Milan, dan mungkin berharap, mereka tidak tampil dalam kondisi terbaik," ujar pelatih Salzburg, Matthias Jaissle, dilansir Kicker, awal pekan ini.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by UEFA Champions League (@championsleague)

Salzburg, kata Jaissle, akan datang ke Stadion San Siro dengan kepala tegak dan berusaha tampil habis-habisan. Die Rotten Bullen bukan tanpa pengalaman dalam menyulitkan I Rossoneri.

Pada pertemuan pertama dalam penyisihan Grup E, juara bertahan Liga Austria itu mampu memaksa Milan bermain imbang, 1-1, awal September silam. Hasil itu sekaligus mengakhiri rentetan kekalahan Salzburg dalam dua bentrokan terakhir dengan Milan di semua ajang.

 

Prediksi Susunan Pemain:

AC Milan (4-2-3-1)

  • Pelatih: Stefano Pioli
  • Kiper: Tatarusanu
  • Belakang: Kalulu, Kjaer, Gabbia, Hernandez
  • Tengah: Tonali, Bennacer; Rebic, Ketelaere, Leao
  • Depan: Giroud RB

 

Salzburg (4-3-1-2)

  • Pelatih: Matthias Jaissle
  • Kiper: Kohn
  • Belakang: Wober, Pavlovic, Bernardo, Dedic
  • Tengah: Kjaergaard, Gourna-Douath, Seiwald; Sucic
  • Depan: Okafor, Adamu

 

Data dan Fakta:

  • 0 -- Milan tercatat tidak pernah menorehkan kemenangan beruntun di Liga Champions sejak Oktober 2011.
  • 1 -- RB Salzburg menahan imbang Milan, 1-1, pada pertemuan terakhir di Liga Champions. Hasil ini sekaligus mengakhiri rekor buruk Salzburg yang kalah dalam dua sebelumnya.
  • 8 -- Milan hanya menelan satu kekalahan dari 12 laga terakhir kontra tim asal Austria di kompetisi Eropa, termasuk dengan kemenangan dalam delapan laga terakhir.
  • 19 -- Milan tidak pernah kalah saat menjamu klub asal Austria di kompetisi Eropa (empat kemenangan dan satu hasil imbang). Dalam lima laga kandang terakhir kontra klub asal Austria, Milan mengemas 19 gol atau dengan rataan 3,8 gol per laga.
  • 6 -- Milan selalu kebobolan dalam enam laga kandang terakhir di Liga Champions.

 

Mengejar Satu Tiket Tersisa

Sementara itu, sebuah Laga hidup-mati terjadi pada matchday pamungkas Grup F Liga Champions musim 2022/23. FC Shakhtar Donetsk bertemu RB Leipzig di Municipal Stadium of Legia Warszawa, di Warsawa, Polandia, Kamis (3/11) dini hari WIB.

Shakhtar berstatus tuan rumah. Namun, duel ini berlangsung di tempat netral. Itu karena situasi di Ukraina belum aman untuk menggelar pertandingan olahraga internasional.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by FC Shakhtar Donetsk (@fcshakhtar)

Namun, skuad Shakhtar tetap berusaha memberikan yang terbaik untuk pendukung mereka. Tak ada pilihan lain bagi klub tersebut. Anak asuh Igor Jovicevic harus memenangkan partai ini jika ingin melaju ke putaran selanjutnya.

"Pertandingan yang sulit menanti kami, tetapi untuk penggemar kami yang memberi kami energi, kami akan mencoba menciptakan keajaiban," kata Jovicevic, dikutip dari laman resmi klubnya, Selasa (1/11).

Shakhtar berada di posisi ketiga klasemen sementara. Dengan mengantongi enam poin, pemilik Donbass Arena tertinggal tiga angka di belakang Leipzig. Andai berjaya dalam duel di Warsawa, Bohdan Mykhailichenko dan rekan-rekan sudah pasti lolos ke babak 16 besar.

 
 
Kami percaya diri menjelang pertandingan terakhir penyisihan grup Liga Champions.
 
 

Pasalnya, mereka bakal unggul head to head atas wakil Bundesliga Jerman itu. Pada pertemuan pertama di Red Bull Arena, raksasa Ukraina ini menang 4-1. Sebuah kekalahan telak dialami Die Roten Bullen.

Namun, berjalannya waktu, Leipzig menunjukkan peningkatan performa. Die Roten Bullen sukses menundukkan Real Madrid pada matchday kelima Grup F lalu. Itu membuat Timo Werner dan rekan-rekan naik ke posisi kedua tabel klasifika.

"Kami percaya diri menjelang pertandingan terakhir penyisihan grup Liga Champions," ujar Werner, dikutip dari laman resmi klubnya.

Eks juru gedor Chelsea ini membakar semangat rekan-rekannya. Menurut dia, mereka layak percaya diri setelah mampu membungkam El Real. Minimal mendapat hasil imbang di Warsawa, Leipzig melenggang mulus.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by RB Leipzig (@rbleipzig)

Secara keseluruhan, kubu tamu dalam tren positif. Skuad polesan Marco Rose tak terkalahkan dalam sembilan pertandingan terakhir di berbagai ajang. Sebanyak tujuh partai berhasil dimenangkan. Sisanya dua duel berkesudahan imbang.

Ini modal berharga bagi Leipzig menjelang lawatan ke Polandia. Kedua kubu mengejar satu tiket tersisa. Sebelumnya, dari Grup F, Real Madrid sudah dipastikan melaju ke fase knock out.

 

Jadwal Liga Champions Kamis, 3 November 2022

  • 00.45 WIB | Real Madrid vs Celtic (SCTV)
  • 00.45 WIB | Shakhtar Donetsk vs RB Leipzig
  • 03.00 WIB | AC Milan vs Salzburg
  • 03.00 WIB | Maccabi Haifa vs Benfica
  • 03.00 WIB | FC Copenhagen vs Borussia Dortmund
  • 03.00 WIB | Man City vs Sevilla
  • 03.00 WIB | Juventus vs PSG (SCTV)
  • 03.00 WIB | Chelsea vs Dinamo Zagreb

Ketum PSSI: Saya Ingin Kompetisi Berjalan

PSSI meminta persetujuan FIFA untuk melakukan Kongres Luar Biasa.

SELENGKAPNYA

Rekor Tandang Milan Terhenti di Turin

Pada laga lainnya, Salernitana sukses menumbangkan Lazio, 3-1, di Roma.

SELENGKAPNYA

Saling Sikut di Laga Pamungkas

Tiket babak 16 besar Liga Champions dari Grup D akan ditentukan di laga terakhir. 

SELENGKAPNYA