Mystery Box (Ilustrasi) | Ist

Fatwa

Hukum Membeli Mystery Box

Objek jual beli harus jelas atau tidak samar, dan harganya pun harus jelas

OLEH ANDRIAN SAPUTRA

Berburu kotak misteri (mystery box) menjadi populer di kalangan konsumen digital beberapa waktu terakhir. Para konsumen digital membeli kotak misteri di pasar daring tanpa mengetahui isi di dalamnya. Dengan harapan memperoleh kotak misteri berisi barang-barang menarik atau mewah seperti gadget dan sebagainya.

Namun, sering kali pembeli pun mendapatkan kotak misteri berisi barang-barang harganya jauh lebih murah dibandingkan nominal uang yang dikeluarkan. Atau, bahkan kotak misteri tak berisi apa-apa alias kosong. Lalu, bagaimana hukumnya membeli kotak misteri?

Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LBM PBNU) KH Mahbub Maafi mengatakan, dalam kegiatan jual beli terdapat syarat dan rukun yang harus dipenuhi. Dalam jual beli harus terdapat pembeli, penjual, barang yang diperjualbelikan atau objek jual beli, dan ijab kabul.

Selain itu, dalam jual beli juga harus memperhatikan sejumlah syarat seperti ridha antara dua belah pihak yakni penjual dan pembeli, pelaku jual beli adalah orang yang diperbolehkan untuk bertransaksi, objek jual beli adalah hal yang bermanfaat atau mubah atau bukan barang yang haram.

Selain syarat lainnya adalah barang atau objek jual beli dimiliki oleh penjual atau diizinkan oleh pemiliknya untuk diperjualbelikan, objek jual beli harus diserahkan atau pindah kepemilikan, objek jual beli harus jelas atau tidak samar, dan harganya pun harus jelas. 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Mystery Box Indonesia (@mysteryboxidn)

Terpenuhinya rukun dan syarat dalam jual beli tersebut bertujuan agar menghindari perilaku yang merugikan salah satu pihak yang terlibat dalam transaksi jual beli. Sebab, Islam melarang perbuatan yang merugikan orang lain. Maka, setiap komponen yang terlibat dalam jual beli harus bisa dijamin. Tidak boleh ada kecurangan dalam jual beli, tidak boleh juga ada ketidakpastian dalam jual beli, dan tidak boleh adanya unsur judi atau riba dalam jual beli. 

Dalam persoalan membeli kotak misteri menurut Kiai Mahbub terdapat unsur gharar atau ketidak jelasan dalam objek yang diperjual belikan. Sebab, pembeli tidak mengetahui apa isi kota misteri tersebut.

Ada kalanya pembeli mendapatkan barang yang lebih mahal harganya dibanding uang yang telah dikeluarkannya, ada kalanya pembeli mendapatkan barang yang lebih murah harganya dibandingkan uang yang telah dikeluarkannya, atau bahkan ada kalanya pembeli tidak mendapatkan barang apa pun alias kotak misteri tersebut kosong atau tak berisi. Maka, menurut Kiai Mahbub, hal tersebut terjadi penzaliman terhadap salah satu pihak. Sedangkan dalam jual beli tidak boleh adanya pihak yang terzalimi. 

 

 

 Mystery box itu kan kadang bisa bagus, kadang di bawah itu, kadang kosong. Terjadi penzaliman salah satu pihak di situ

 

KH MAHBUB MAAFI LBM PBNU
 

 

“Objek jual beli itu tidak bisa kemudian menjadi sesuatu yang gharar (ketidakjelasan). Mystery box itu kan kadang bisa bagus, kadang di bawah itu, kadang kosong. Terjadi penzaliman salah satu pihak di situ. Ini yang harus diperhatikan. Maka, dalam konteks mystery box ini tidak dibenarkan, tidak sah. Karena di situ terdapat unsur gharar, ketidakjelasan yang nyata. Nggak boleh, haram," kata Kiai Mahbub kepada Republika beberapa waktu lalu.

Kiai Mahbub mengatakan, dalam sebuah hadis Rasulullah SAW melarang jual beli hashah dan jual beli yang mengandung gharar. Karena itu, hendaknya umat Muslim menjauhi praktik jual beli yang terdapat unsur gharar di dalamnya. Sehingga, menjadi jelas juga harta benda yang digunakan dan menghindarkan diri dari rezeki yang haram.

"Jadi, sudah jelas di mystery box itu ghararnya. Sebab, bisa jadi juga kita beli, tapi isinya kosong. Itu tidak diperbolehkan," katanya.

Makna Kesederhanaan

Agama merupakan tuntunan ke arah kesederhanaan dan kewajaran

SELENGKAPNYA

Sederhana Bukan Berarti Miskin

Pejabat yang kerap menampilkan gaya hidup //hedon// disebabkan kurangnya pemahaman agama

SELENGKAPNYA

Teladan Kesederhanaan dari Pemimpin Islam

Tak sedikit pemimpin Islam yang sukses justru berlaku hidup sederhana.

SELENGKAPNYA