Pengunjung menujukkan koleksi kartu pos masa lalu milik Fadli Zon yang dipajang pada Pameran Filateli Tingkat Dunia (World Stamp Championship - Indonesia 2022) di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (4/8/2022). | ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Jakarta

07 Aug 2022, 00:28 WIB

Ratusan Filatelis Dunia Pameran di JIExpo Kemayoran

Sebanyak 800 filatelis kelas dunia dari 68 negara berkumpul di JIExpo Kemayoran.

 

JAKARTA – Sebanyak 800 filatelis kelas dunia dari 68 negara berkumpul di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, Kamis (4/8), untuk mengikuti World Stamps Championship and Exhibition (WSCE) Indonesia 2022.

Mereka memamerkan ribuan koleksi prangko bernilai fantastis milik mereka. Beberapa koleksi dari sejumlah negara yang dipamerkan bahkan memiliki nilai cukup mencengangkan, sampai ratusan miliar rupiah.

Perhelatan internasional ini dibuka Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan. Ini merupakan pameran dan perlombaan terbesar koleksi prangko selama masa pandemi Covid-19. Hal ini dibuktikan dengan partisipasi para peserta pameran yang cukup tinggi, baik para kolektor Tanah Air maupun mancanegara.

photo
Pengunjung melihat koleksi kartu pos masa lalu pada Pameran Filateli Tingkat Dunia (World Stamp Championship - Indonesia 2022) di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (4/8/2022). Pameran prangko yang diikuti 61 negara dan menghadirkan 506 koleksi dengan 2084 frame tersebut mengangkat tema Enjoy Philately, Make Recovery Together, Better and Stronger, dan berlangsung tangal 4-9 Agustus 2022. - (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

Ketua Umum Perhimpunan Filateli Indonesia (PFI) Fadli Zon mengatakan, 60 persen dari 800 peserta yang tampil pada pameran dan perlombaan koleksi benda filateli ini berasal dari luar negeri. "Ini sebuah kebanggan bagi bagi kami, dapat menyelenggarakan event besar meski berada dalam kondisi pandemi Covid-19," ujar Fadli.

Fadli mengaku agak miris, saat pameran kurang mendapat simpati. Namun, setelah memasuki akhir pendaftaran, para peserta cukup membeludak sehingga panitia pun harus memberikan pelayanan ekstra dan prima pada para peserta. Terutama yang berasal dari luar negeri dengan tetap menjalankan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

photo
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melihat koleksi kartu pos masa lalu pada Pameran Filateli Tingkat Dunia (World Stamp Championship - Indonesia 2022) di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (4/8/2022). - (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

Sekjen PFI Gita Noviandi menyampaikan, peserta yang datang dari Argentina, Australia, Bahrain, Bangladesh, Bolivia, Brasil, Brunei Darussalam, hingga Swedia akan berlomba di 13 kategori kompetisi. Kompetisi yang dimaksud, yakni World Stamp Championship, Traditional Philately, Postal History, Postal Stasionery, Aero Philately, Thematic Philately, Revenue, Modern Philately, Open Philately, Picture Postcard, One Frame Exhibit, Philatelic Literature, dan Youth Philately.

Filatelis Indonesia akan turun dengan kekuatan penuh. Ada 62 koleksi yang dikirimkan dengan total 223 frame, termasuk di dalamnya sembilan literatur dan 14 remaja.

"Jumlah pesertanya cukup signifikan. Ini pameran dunia kedua di Indonesia. Sebelumnya dilaksanakan di Bandung pada 2017. Kini, kami selenggarakan di Jakarta berkaitan dengan Hari Ulang Tahun PFI dan dalam rangkaian kegiatan HUT Kemerdekaan RI," ujar Gita.

photo
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) didampingi Ketua Umum Perkumpulan Filatelis Indonesia (PFI) Fadli Zon (kanan) melihat koleksi kartu pos masa lalu pada Pameran Filateli Tingkat Dunia (World Stamp Championship - Indonesia 2022) di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (4/8/2022). - (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

Chief Organizing Committee WSCE Indonesia 2022 Mahpudi disamping perlombaan koleksi, pameran ini juga menyelenggarakan perlombaan buku tentang prangko dan perfilatelian yang memperebutkan delapan medali.

Dia mengatakan para penggemar prangko dan benda-benda filateli juga bisa mendapatkan koleksi yang mereka inginkan di booth penjualan di depan hall. Berbagai jenis prangko, baik yang baru maupun yang lama, dari berbagai negara bisa diperoleh di sini dengan harga bervariasi, dari yang termurah hingga yang termahal.


Tempe Indonesia Berangkat ke Jepang dan Korea

Negara yang menerima tempe dari Rumah Tempe Azaki ialah Jepang dan Korea.

SELENGKAPNYA

Muhammad Natsir: Pahlawan dan Pendidik Teladan

Tidak banyak orang mengenal Muhammad Natsir sebagai guru dan pendidik sejati.

SELENGKAPNYA
×