Sejumlah warga dan prajurit TNI menanam jagung menggunakan mesin tanam jagung atau planter di Kampung Kwadewar, Distrik Waibu, Jayapura, Papua, Kamis (28/7/2022). Melalui program penanaman jagung nasional, pemerintah setempat membuka lahan seluas 83,62 he | ANTARA FOTO/Sakti Karuru/YU

Ekonomi

03 Aug 2022, 05:05 WIB

NFA Siapkan Harga Acuan Jagung

Upaya ekstensifikasi dapat dilakukan di provinsi utama penghasil jagung.

JAKARTA -- Badan Pangan Nasional (NFA) menyatakan tengah menyiapkan harga acuan baru untuk komoditas jagung, telur, dan ayam ras. Kebijakan itu sebagai langkah awal untuk penguatan produksi jagung nasional yang juga digunakan sebagai pakan ternak unggas.

Kepala NFA Arief Prasetyo Adi mengatakan, harga yang baik di tingkat produsen dapat memotivasi petani untuk terus meningkatkan produksi jagung. Saat ini, NFA tengah berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan jagung nasional, seperti kementerian dan lembaga terkait, gabungan kelompok petani (gapoktan), pemerintah daerah, BUMN, pelaku usaha swasta, dan koperasi.

Kerja sama itu guna membangun keseimbangan hulu dan hilir melalui penetapan harga acuan pembelian atau penjualan (HAP) jagung, telur, dan ayam. “Kita telah buatkan rancangan peraturan badannya terkait penetapan HAP jagung, telur, dan ayam," kata Arief di Jakarta, Selasa (2/8).

Besaran nilai harga yang ditetapkan untuk tingkat peternak dan masyarakat akan mengacu kepada harga pokok produksi. NFA akan mengumpulkan informasinya dari hasil diskusi dan rembuk bersama perwakilan para pihak terkait.

 

Arief mengatakan, upaya lain yang dilakukan untuk memperkuat tata kelola jagung nasional adalah penguatan peran BUMN dalam penyerapan hasil panen jagung. “Offtake hasil panen oleh BUMN akan dilakukan Perum Bulog dan ID Food sebagai holding BUMN pangan,” ujar Arief.

Selain itu, optimalisasi fasilitas logistik juga akan terus didorong, terutama fasilitas dryer dan silo yang dimiliki oleh BUMN, seperti corn drying center (CDC) Bulog. Langkah itu diharapkan dapat memperkuat cadangan jagung nasional.

Di samping penguatan di sektor hulu, kolaborasi untuk memperkuat sektor hilir juga perlu dilakukan. Itu dapat ditempuh melalui pemerataan pendistribusian dari sentra produksi ke wilayah-wilayah yang produktivitas jagungnya rendah.

“Penguatan konektivitas antarwilayah menjadi penting, maka perlu dilakukan revitalisasi pelabuhan di sentra produksi seperti NTB dan optimalisasi trayek tol laut,” ujarnya.

photo
Sejumlah petani mengamati jagung hibrida tahan hama dalam pameran gelar teknologi dan inovasi pertanian di Papar, Kediri, Jawa Timur, Kamis (9/6/2022). Kegiatan selama dua hari dengan target dihadiri oleh 1.000 petani tersebut sebagai wahana edukasi cara bertani melalui pendekatan ilmu pengetahuan seperti menentukan pola tanam, memilih bibit tanaman yang sesuai dengan kondisi tanah, hidroponik, efisiensi pupuk, dan pengunaan agens hayati sebagai pengendali organisme pengganggu tanaman. - (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani)

NFA juga memastikan bahwa stok jagung pakan nasional sampai akhir 2022 aman. Sampai September 2022, Indonesia diproyeksikan memiliki stok jagung sebanyak 2,7 juta ton. Hingga Desember 2022, diperkirakan stok jagung surplus 2,8 juta ton.

Produksi jagung nasional dalam tiga tahun terakhir juga menunjukkan tren pertumbuhan positif. Pada 2019, produksi jagung nasional mencapai 22,6 juta ton. Kemudian, pada 2020, angka produksi jagung mengalami kenaikan menjadi 22,9 juta ton dan pada 2021 mencapai 23 juta ton.

Dewan Jagung Nasional menilai peluang ekspor jagung Indonesia makin terbuka lebar. Produksi jagung pada tahun ini diproyeksikan mengalami kenaikan sekitar 1 juta ton. Namun, kemampuan manajemen pascapanen masih menjadi kendala untuk dapat melakukan ekspor.

Menurut Ketua Dewan Jagung Nasional Tony J Kristianto, momentum upaya ekspor harus dikejar setelah munculnya instruksi Presiden Joko Widodo untuk dapat menggenjot produksi jagung. Tony mengatakan, upaya ekstensifikasi lahan masih dapat dilakukan di provinsi utama penghasil jagung. Peningkatan produksi mesti dilakukan agar biaya produksi dapat ditekan sehingga harga jagung Indonesia makin kompetitif di pasar ekspor.

"Kalau kita bisa meningkatkan produktivitas jagung, harga pokok produksi menjadi lebih rendah dan kita punya peluang ekspor ke negeri tetangga," kata Tony.

 

Menurut Tony, harga jagung lokal saat ini cenderung sama dengan rata-rata harga dunia. Hingga Juni lalu, harga jagung dunia berada di kisaran 335 dolar AS per ton atau sekitar Rp 5.000 per kg. Jika harga jagung dapat diturunkan, peluang ekspor pun dapat ditangkap.

"Bagus kalau kita bisa ekspor karena (negara) yang dekat-dekat hampir semuanya importir jagung seperti Malaysia, Filipina, dan Jepang. Mereka tidak ada yang mengembangkan jagung," katanya.

Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) menilai instruksi Jokowi yang meminta adanya peningkatan produksi jagung demi swasembada berkelanjutan memberikan tanda kewaspadaan pemerintah terhadap ancaman krisis pangan global. Koordinator Nasional KRKP Said Abdullah mengatakan, situasi dunia yang memanas akibat perang Rusia-Ukraina masih membawa psikologi buruk terhadap ketersediaan pangan global.

"Tentu saja ini harus disikapi dengan sangat hati-hati. Instruksi presiden seharusnya ditangkap sebagai bentuk kehati-hatian dan harus dijadikan momentum untuk lebih serius," kata Said.


15 Game Online Fasilitasi Perjudian Telah Diblokir

Meski 15 game online telah diblokir, diyakini masih ada aplikasi lain yang digunakan sebagai sarana berjudi.

SELENGKAPNYA

Drone Akhiri Perjalanan Pak Dokter Alqaidah, Al-Zawahiri

CIA melakukan serangan drone di ibu kota Afghanistan yang menewaskan Al-Zawahiri.

SELENGKAPNYA

Pemerintah Ekstensifikasi Produksi Jagung

Setelah pasokan domestik terpenuhi, pemerintah akan membidik pasar ekspor jagung.

SELENGKAPNYA
×