Sejumlah petani mengamati jagung hibrida tahan hama dalam pameran gelar teknologi dan inovasi pertanian di Papar, Kediri, Jawa Timur, Kamis (9/6/2022). | ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani

Ekonomi

02 Aug 2022, 14:37 WIB

Pemerintah Ekstensifikasi Produksi Jagung

Setelah pasokan domestik terpenuhi, pemerintah akan membidik pasar ekspor jagung.

JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo untuk meningkatkan produksi jagung nasional. Jokowi menginstruksikan agar dilakukan perluasan lahan tanam jagung di daerah baru, seperti di Papua, Papua Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku, Maluku Utara, dan Kalimantan Utara.

“Mentan (Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo) nanti menjelaskan akan meningkatkan produksi jagung nasional di daerah yang dimintakan baru dengan total luas lahan 141 ribu hektare dan 86 ribu hektare merupakan lahan baru,” ujar Airlangga dalam konferensi pers seusai rapat terbatas peningkatan produksi dan ekspor jagung di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (1/8).

 

Airlangga mengatakan, upaya peningkatan produksi jagung ini perlu dilakukan mengingat harga jagung di tingkat global saat ini telah mencapai 335 dolar AS per ton atau setara dengan Rp 5.000 per kg. "Presiden berharap bahwa dengan adanya ekstensifikasi, kemudian adanya perluasan lahan baru, kita bisa meningkatkan produksi," ujar Airlangga.

Airlangga mengatakan, peningkatan produksi jagung juga akan disesuaikan dengan permintaan baik di dalam negeri maupun dari negara lain. Dia menyebut, beberapa negara lain seperti Cina memiliki produksi jagung yang relatif besar, tapi jumlah ekspornya masih terbatas. “Yang ekspor masih cukup besar adalah India. Namun, India ini bisa setop ekspor juga,” ujar Airlangga.

photo
Sejumlah warga dan prajurit TNI menanam jagung menggunakan mesin tanam jagung atau planter di Kampung Kwadewar, Distrik Waibu, Jayapura, Papua, Kamis (28/7/2022). Melalui program penanaman jagung nasional, pemerintah setempat membuka lahan seluas 83,62 hektar untuk ladang jagung dengan harapan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat adat. - (ANTARA FOTO/Sakti Karuru/YU)

Dengan adanya dinamika tersebut, pemerintah berupaya meningkatkan ketahanan pasokan jagung dari dalam negeri. Pemerintah juga berupaya meningkatkan rata-rata produksi per hektare dari lima ton menjadi 10 hingga 13 ton. Selain melakukan perluasan lahan, pemerintah juga mendorong peningkatan penggunaan bibit unggul hibrida jagung yang bisa memproduksi sekitar 10,6 juta ton hingga 13,7 juta ton per hektare. Beberapa bibit unggul tersebut, yakni Pertiwi 3, F1, PC, NK Perkasa, Singa, Bima, Dahsyat, dan P36.

Airlangga mengatakan, dukungan pembiayaan juga akan terus diberikan pemerintah. Salah satunya, ujar Airlangga, melalui program kredit usaha rakyat (KUR) untuk pertanian.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, Indonesia saat ini sudah tidak mengimpor jagung selain untuk kebutuhan bahan baku industri, seperti bahan pemanis dan lainnya. “Saya ingin sampaikan bahwa bukan hanya beras yang sebenarnya kita sudah tidak impor, melainkan juga jagung,” ujar Syahrul.

 

Syahrul akan merealisasikan upaya peningkatan produksi jagung, mulai dari hulu hingga proses pascapanen dan penjualan. Peningkatan produksi itu melalui intensifikasi dan ekstensifikasi lahan.

Sedangkan untuk produksi pascapanen, Syahrul mengatakan, akan melakukan beberapa upaya, seperti membangun sarana pendukung seperti silo dan pengering. “Sehingga kadar air bisa 14 persen dan sangat layak untuk di pasar, bahkan di industri,” katanya.

Produksi jagung di Indonesia saat ini menembus 18 juta ton, sementara kebutuhan nasional sebesar 14,7 juta ton per tahun. Syahrul mengatakan, produksi jagung akan terus ditingkatkan untuk mencukupi kebutuhan domestik, termasuk industri. Setelah itu, pemerintah juga akan melirik peluang ekspor jagung.

Syahrul mengatakan akan merancang strategi untuk 100 hari ke depan. Menurut dia, perlu ada penyiapan terhadap kelompok tani dan lahan baik intensifikasi maupun ekstensifikasi. "Saya berharap konsep ini insya Allah dalam satu atau dua pekan akan kami siapkan,” kata Syahrul.


Aplikasi Terindikasi Judi Online Terdaftar

Klaim melindungi ruang digital bertentangan dengan terdaftarnya PSE yang terindikasi melayani perjudian.

SELENGKAPNYA

Waspadai Dampak Inflasi Terhadap Kemiskinan 

Harga pangan yang kian tinggi akan memberikan dampak pada kenaikan garis kemiskinan.

SELENGKAPNYA

Dari Diajak Teman Hingga Kecanduan

Pengguna diiming-imingi permainan gim judi daring membuat lebih mudah mendapatkan uang.

SELENGKAPNYA
×