Seorang Therapis membersihkan alat bekam di Rumah Sehat Albani, ramawangun, Jakarta Timur. (ilustrasi) | Republika/Agung Supriyanto

Jurnal Haji

05 Jul 2022, 03:45 WIB

Memopulerkan Thibbun Nabawi, Terapi Pengobatan Rasulullah

Bekam bisa menjadi terapi kepada jamaah haji di KKHI.

OLEH ALI YUSUF, dari Makkah

Kepala Pusat Kesehatan Haji Budi Sylvana terlihat santai dan menikmati pena jarum dari alat bekam yang menusuk-nusuk punggungnya. Darah tampak keluar setelah jarum menusuk punggung Budi.

Petugas bekam pun langsung meletakan cup, lalu menariknya dengan pompa bekam untuk mengeluarkan darah lebih banyak lagi. “Ayo kita populerkan pengobatan ala Rasulullah,” kata Budi sambil tengkurap, beberapa waktu lalu.

Ada lima cup bekam menempel di punggung Budi. Beberapa di antaranya sudah terisi darah. 

 
Menurut dia, darah yang keluar itu merupakan darah kotor dengan berbagai macam jenis penyakit di dalamnya.
 
 

Menurut dia, darah yang keluar itu merupakan darah kotor dengan berbagai macam jenis penyakit di dalamnya. Darah-darah kotor tersebut jika dibiarkan akan menjadi penyakit yang membahayakan bagi manusia. 

Bekam menjadi upaya pencegahan penyakit bagi setiap orang yang melakukannya. “Ini darah kotor yang harus dikeluarkan,” ujarnya.

Budi mempraktikkan langsung pengobatan ala Rasulullah ini di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah. Budi dibekam langsung oleh dua dokter spesialis KKHI Makkah yakni spesialis bedah saraf konsultan Suzy Indhart dan dokter spesialis paru Andy Siregar. Keduanya merupakan dokter spesialis yang mendukung pencegahan penyakit seperti yang telah dilakukan Rasulullah SAW.

Setelah dibekam, Budi merasa badannya lebih terasa ringan. Sebelum dibekam, dia mengaku badannya sedikit berat dan kaku.

Menurut dia, pengobatan bekam ini sifatnya sebagai pelengkap. Utamanya ditujukan untuk pencegahan dari segala penyakit.

 
Setelah dibekam, Budi merasa badannya lebih terasa ringan. Sebelum dibekam, dia mengaku badannya sedikit berat dan kaku.
 
 

“Bekam ini sifatnya pencegahan dari segala penyakit dan memang Rasulullah contohkan. Bekam dianjurkan oleh Rasulullah SAW, sebagai bagian dari thibbun nabawi,” katanya.

Budi berharap, ke depannya metode pencegahan penyakit cara RasulullahSAW ini akan menjadikan pengobatan tambahan bagi jamaah haji. Dengan begitu, jamaah bisa merasakan kesehatan badan selama melaksanakan ibadah haji.

“Kami berharap ke depannya bisa digunakan sebagai pelengkap pengobatan saat haji,” kata dia.

Suzy yang juga merupakan dewan pakar International Islamic Medicine Foundation (IIMF), menjelaskan, IIMF telah mempraktikan pencegahan penyakit dengan cara thibbun nabawi. Mulai dari konsumsi obat herbal, cara makan Rasulullah SAW, bekam, dan juga rukiah. 

 
Sementara itu, Andy berpendapat bekam bisa menjadi terapi kepada jamaah haji di KKHI.
 
 

“Ini sifatnya complementary sebagai pencegahan penyakit bukan pengobatan. Jadi ini untuk menyehatkan umat manusia,”ujarnya. 

Sementara itu, Andy berpendapat bekam bisa menjadi terapi kepada jamaah haji di KKHI. “Insya Allah dalam hal ini bisa menjadi terapi promotif, bisa lebih disyiarkan lebih luas lagi  kepada masyarakat Indonesia khususnya jamaah haji Indonesia yang akan berhaji mendatang,” kata Andy.

Apabila bekam resmi menjadi pengobatan tambahan bagi jamaah, maka Suzy akan memberikan bekam bagi wanita dan Andy untuk jamaah laki-laki. Pada tahun ini, praktik bekam belum dilaksanakan di KKHI. Rencananya baru akan dilakukan di KKHI pada operasional haji tahun depan. 


Ikhtiar Menjemput Jamaah di Tengah Laju Kendaraan

Mashuri dan para petugas transportasi harus menahan diri untuk membantu penyeberangan.

SELENGKAPNYA

Protokol Idul Adha Saat Wabah PMK

Harus ada karantina ternak untuk lalu lintas ternak antarpulau dan zona merah.

SELENGKAPNYA

Layanan di Arafah dan Haji Akbar

Selain perbaikan AC, Arafah kali ini akan dilengkapi dengan fasilitas toilet yang jauh lebih banyak.

SELENGKAPNYA
×