Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. | ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

Ekonomi

24 Jun 2022, 05:40 WIB

BI Masih Bertahan

Bank Indonesia (BI) tetap menahan suku bunga acuannya di level 3,5 persen.

JAKARTA -- Bank Indonesia (BI) tetap menahan suku bunga acuannya di level 3,5 persen. Selain mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR), BI juga mempertahankan suku bunga deposit facility sebesar 2,75 persen dan suku bunga lending facility sebesar 4,25 persen.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, seluruh indikator pertumbuhan perekonomian Indonesia masih baik sehingga tidak perlu ada respons moneter melalui kebijakan suku bunga. Kondisi yang terjadi di lingkup global pun tidak tertransmisi signifikan pada ekonomi dalam negeri karena sejumlah kebijakan.

"BI tidak menaikkan suku bunga ketika yang lain menaikkan dan itu bukan berarti akan mengganggu stabilitas," kata Perry dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Juni 2022, Kamis (23/6). 

 

Menurutnya, ekonomi Indonesia masih akan terus tumbuh, stabilitas nilai tukar terjaga, dan kondisi makro sistem keuangan juga tetap terjaga. Inflasi akan terus dikendalikan dan dipantau secara menyeluruh melalui tim pengendali inflasi hingga ke level daerah.

Perry mengatakan, BI lebih mewaspadai stabilitas nilai tukar rupiah yang mengalami depresiasi akibat kenaikan Fed Fund Rate (FFR). Kenaikan tersebut membuat yield US Treasury juga meningkat dan menyebabkan perbedaan yield dengan SBN semakin besar.

"Rupiah mengalami depresiasi meski masih lebih baik dibandingkan negara lain," katanya.

Stabilitas nilai tukar akan dipengaruhi oleh tiga faktor, yakni neraca perdagangan RI, kecukupan cadangan devisa, dan kebijakan bank sentral. Perry meyakini, ketiga faktor tersebut masih positif untuk menopang stabilitas nilai tukar rupiah.

Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengungkapkan, stabilitas nilai tukar rupiah dijaga dengan triple intervention, yakni di pasar spot, DNDF, dan SBN. Sejauh ini, BI menjalankan intervensi secara hati-hati.

"Sejauh ini kita sangat manageable dan stabil dibandingkan negara lain. Depresiasi masih lebih baik dari negara berkembang lainnya," ujar dia.

Nilai tukar pada 22 Juni 2022 terdepresiasi 1,93 persen (ptp) dibandingkan akhir Mei 2022. Depresiasi tersebut sejalan dengan meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global akibat pengetatan kebijakan moneter yang lebih agresif di berbagai negara untuk merespons peningkatan tekanan inflasi dan kekhawatiran perlambatan ekonomi global.

Inflasi tahun ke tahun pada Juni 2022 diproyeksi akan menembus level empat persen. Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo mengatakan, survei inflasi pada pekan kedua Juni 2022 telah berada di level 4,05 persen (yoy) hingga 4,1 persen (yoy).

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Bank Indonesia (bank_indonesia)

Dody mengatakan, inflasi inti masih tergolong rendah meski ada potensi kenaikan pada bulan ini. Inflasi inti yang jadi gambaran sisi demand, pada Mei 2022 tercatat 2,58 persen (yoy). Ia mengatakan, inflasi inti Juni diproyeksi akan berada di bawah nilai tengah kisaran target inflasi 2-4 persen.

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan, APBN akan terus menjadi peredam guncangan perekonomian pada tahun ini. Ia mengatakan, pemerintah telah menyalurkan subsidi untuk masyarakat hingga Rp 75,3 triliun sampai akhir Mei 2022 atau meningkat dari penyaluran subsidi sepanjang Januari-Mei 2021 yang sebesar Rp 56,5 triliun.

Pemerintah menyubsidi penggunaan bahan bakar minyak berupa solar dan minyak tanah hingga 5,6 juta kiloliter atau meningkat dari jumlah sebelumnya yang mencapai 5,0 juta kiloliter. LPG 3 kilogram yang disubsidi hingga 31 Mei 2022 mencapai 2,5 juta metrik ton atau naik dari tahun sebelumnya yang sebesar 2,4 juta metrik ton.

“Ini yang menggambarkan APBN sebagai shock absorber. Jumlah kebutuhan masyarakat meningkat, harga tinggi, tetapi tidak dilakukan perubahan harga,” ungkap Sri. 

 


BSI Targetkan Pembiayaan Rumah Tumbuh 10 Persen

KPR merupakan kontributor signifikan pada pembiayaan konsumer BSI.

SELENGKAPNYA

Kemendag Siapkan Distribusi Minyak Goreng Curah Kemasan

GIMNI meminta pengemasan minyak goreng curah ditangani oleh BUMN.

SELENGKAPNYA

Wapres: Awasi Ternak Terjangkit PMK

Jabar dan Jateng mempercepat vaksinasi PMK menjelang Idul Adha untuk ternak sehat.

SELENGKAPNYA
×