Lionel Messi | EPA-EFE/Villar Lopez

Sepak Bola

10 Jun 2022, 15:42 WIB

Rivalitas Abadi Ronaldo dan Messi

Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi menyajikan bukti bahwa usia tak membatasi untuk tetap bersaing.

 

OLEH ANGGORO PRAMUDYA

Dua pesepak bola beken Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi menyajikan bukti bahwa usia tak membatasi untuk tetap bersaing di level tertinggi lapangan hijau. Dalam satu hingga dua dekade terakhir, Ronaldo dan Messi saling silang untuk menegaskan legasinya sebagai seorang megabintang.

Messi baru saja membuktikan, di usianya yang menginjak 34 tahun, pengaruhnya masih sama penting untuk timnas Argentina. Ia membukukan lima gol ke gawang Estonia, satu via penalti dan empat melalui skema open play.

Torehan lima gol tersebut sebelumnya pernah ia pamerkan ketika masih memperkuat Barcelona pada laga melawan Bayer Leverkusen di ajang Liga Champions 2012 silam. Menukil Marca, Rabu (8/6), La Pulga, julukan Messi, menjadi pemain pertama yang mencetak lima gol dalam satu laga di kompetisi Eropa dan laga internasional dengan timnas Argentina.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Leo Messi (leomessi)

Mantan pelatih Messi di timnas Argentina U-20, Hugo Tocalli, menilai saat ini adalah yang terbaik bagi Messi selama bermain di pentas internasional. Hal itu mengingatkan dirinya dengan pemilik tujuh gelar pemain terbaik dunia (Ballon d'Or) itu ketika merumput di level junior.

"Messi yang saya lihat kini adalah Messi yang saya kenal sebagai pemain yang dulu saya tonton sehari-hari. Ia menunjukkan dengan kualitasnya," kata Tocalli, dilansir dari Mundo Deportivo, Rabu.

Kejutan juga dihadirkan rival abadi Messi, Cristiano Ronaldo. Sang bintang baru saja mencetak dua gol dalam kemenangan timnas Portugal, 4-0, atas Swiss di ajang Grup A2 UEFA Nations League.

Praktis dengan tambahan dua gol tersebut, Ronaldo kini total mengemas 117 gol untuk timnas Portugal di semua ajang. Laman resmi UEFA mencatat tautan 117 gol Ronaldo berada di atas para pesaing daftar pencetak gol terbanyak internasional. Messi pun membuntuti dan sejajar dengan Ferenc Puskas, eks pemain timnas Hungaria, yang mengoleksi 84 gol.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Cristiano Ronaldo (cristiano)

Akan tetapi, tontonan yang mengejutkan justru terjadi pada saat kedua bintang bermain di level klub. Messi mengakhiri musim dengan memenangkan titel Ligue 1 Prancis pertama bersama Paris Saint-Germain (PSG).

Namun, La Pulga gagal mempertahankan tajinya sebagai mesin gol paling ganas. Pesepak bola kelahiran Rosario, Argentina, itu cuma mampu mengoleksi 11 gol untuk PSG. Itu lantas menjadi hasil terburuk Messi sejak musim 2005/2006 ketika ia mencetak delapan gol bersama Barcelona. Berbanding terbalik dengan 14 golnya bersama La Albiceleste, julukan timnas Argentina, tahun ini.

Adapun Ronaldo memiliki musim sulit bersama Manchester United (MU). Meski torehan golnya di atas Messi dengan koleksi 24 gol, capaian itu menjadi angka terendahnya sejak 2006/2007 silam. Apalagi, ia gagal membawa MU lolos ke Liga Champions dan tak memenangkan satu pun gelar mayor.

Banyak orang yang menilai usia berpengaruh pada menurunnya produktivitas gol Messi pun Ronaldo di level domestik. Terlebih, keduanya sama-sama memulai awal baru di klub yang berbeda.

Namun, lagi-lagi, Messi dan Ronaldo menggambarkan sebuah rivalitas dan pergelutan yang hakiki. Keduanya seakan mengingatkan tentang stabilitas untuk memasuki buku sejarah seni kulit bundar.

Messi memiliki rekor gol yang tak jauh berbeda dengan Ronaldo. Pemain jebolan akademi Barca itu mencatat 682 gol dalam dua tim berbeda. Begitu juga Ronaldo dengan raupan 699 gol bersama Sporting CP, Manchester United, Real Madrid, serta Juventus.

Perbedaan dalam hal penghargaan mayor pun individu layaknya dualitas yang tak bisa terpisah. Messi dalam hal trofi memegang keunggulan 40 berbanding 34 milik Ronaldo.

Bagi para pencinta sepak bola, menyukai Messi sekaligus Ronaldo merupakan diplomasi jalan tengah terbaik. Messi dan Ronaldo akan berusaha menambah lemari trofi bergengsi saat kedua negaranya bersaing di Piala Dunia 2022 Qatar pada November mendatang.


Awal Persentuhan Islam dan Amerika

Kalangan peneliti AS memperkirakan sekitar 4.000 budak yang Muslim menyeberang ke AS.

SELENGKAPNYA

Spirit NFT di Bayang-Bayang Bear Market

Pameran NFT Jukiverse hadir di Sarinah dan juga Decentraland. 

SELENGKAPNYA

Jamaah Ramaikan Situs Ziarah

Jamaah diminta patuhi aturan yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi.

SELENGKAPNYA
×