Pemain Real Madrid Karem Benzema. | AP/Manu Fernandez

Olahraga

03 Jun 2022, 08:21 WIB

Penyebab Kericuhan Laga Final Liga Champions Terungkap

Insiden itu sempat membuat duel Liverpool kontra Real Madrid tertunda sekitar 30 menit.

PARIS -- Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) mengungkapkan, sekitar 35 ribu penonton menggunakan tiket palsu untuk bisa masuk ke Stade de France, Paris, dalam laga final Liga Champions, Ahad (29/5) dini hari WIB. Kehadiran mereka mengganggu antrean suporter yang memiliki tiket resmi saat masuk ke dalam stadion. 

Insiden itu sempat membuat duel Liverpool kontra Real Madrid tertunda sekitar 30 menit. Prancis selaku tuan rumah penyelenggara laga final pun mendapatkan sorotan tajam. Prancis dinilai gagal memberikan keamanan dan kenyamanan kepada para fan, terutama kepada pendukung Liverpool yang sempat tidak diperbolehkan masuk ke dalam stadion.

Lewat pernyataan resmi, FFF mengungkapkan, sekitar 35 ribu penonton dengan tiket palsu dan tanpa menggunakan tiket berusaha masuk ke dalam stadion. "Mereka kemudian mengganggu ketertiban dengan menutup gerbang masuk dan menghalangi pemilik tiket resmi untuk masuk ke dalam stadion," tulis pernyataan resmi FFF, seperti dilansir Daily Mail, Rabu (1/6). 

FFF pun mengaku sudah bekerja sama dengan pihak kepolisian dan pihak penyelenggara untuk mengantisipasi adanya tiket palsu. Setidaknya 1.650 personel keamanan dan petugas ticketing dikerahkan untuk mencegah fan yang menggunakan tiket palsu masuk ke dalam stadion. Sebanyak 75 ribu tiket resmi, ujar FFF, sudah disiapkan untuk gelaran final Liga Champions tersebut. 

Kedua kontestan laga itu telah mendapatkan alokasi tiket resmi sebanyak 20 ribu. Namun, berdasarkan keterangan dari sejumlah pihak, FFF menyebut sebanyak 110 ribu orang diketahui menuju Stade de France yang terletak di utara Paris tersebut. 

"Sekitar 79.200 orang menggunakan transportasi publik, 21 ribu orang menggunakan bis yang disewa secara khusus, 6.000 orang menggunakan taksi dan layanan sejenis, dan 4.100 orang menggunakan kendaran pribadi," lanjut pernyataan resmi FFF tersebut. 

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin menilai kericuhan yang terjadi menjelang laga final Liga Champions tidak terlepas dari kehadiran 30 ribu hingga 40 ribu penonton yang menggunakan tiket palsu dan tidak memiliki tiket mencoba masuk ke dalam stadion. 

Klaim serupa juga diungkapkan oleh Menteri Olahraga Prancis Amelie Oudea-Castera. Meski sempat meminta maaf soal kericuhan menjelang laga final Liga Champions tersebut, Amelie mengungkapkan, setidaknya 30 ribu hingga 40 ribu penonton asal Inggris tidak memiliki tiket dan berusaha masuk ke dalam stadion.


AC Monza Siap Guncang Seri A

Tangan dingin mantan pemilik AC Milan Silvio Berlusconi akan jadi kekuatan utama Monza.

SELENGKAPNYA

Taspen Perluas Akses Pembayaran Dana Pensiun

Erick Thohir menjunjuk IFG untuk mengelola dan memperbaiki tata kelola dana pensiun.

SELENGKAPNYA

Transaksi QRIS Memperluas Ekosistem Digital

Volume Transaksi QRIS Bank BUMN Naik

SELENGKAPNYA
×