Sejumlah penumpang menaiki kereta rel listrik (KRL) dengan protokol yang telah dilonggarkan di Stasiun Manggarai, Jakarta, Kamis (19/5/2022). | Republika/Thoudy Badai

Tajuk

Menunggu Pencabutan PPKM

Kondisi menurunnya kasus terus terjadi sehingga pencabutan PPKM bisa diwujudkan.

Kondisi penurunan laju kasus Covid-19 menunjukkan hasil yang kian membaik. Tidak terjadi kenaikan kasus yang signifikan dalam beberapa minggu setelah Lebaran.

Pemerintah pun sudah melakukan langkah pelonggaran protokol kesehatan. Di antaranya, membolehkan masyarakat untuk tidak menggunakan masker jika beraktivitas di ruang terbuka.

Kondisi yang makin membaik juga menimbulkan wacana pencabutan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Pemerintah  memang masih memperpanjang PPKM di seluruh wilayah Indonesia untuk periode 24 Mei hingga 6 Juni 2022 atau dua pekan ke depan.

Perpanjangan PPKM Jawa-Bali diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 26 Tahun 2022. Sementara perpanjangan PPKM di luar wilayah Jawa-Bali diatur dalam Inmendagri Nomor 27 Tahun 2022.

 
Muhadjir meminta masyarakat bersabar dan membantu berbagai upaya pencegahan penularan. 
 
 

Namun, dalam inmendagri terbaru itu, jumlah daerah pada setiap level PPKM di Jawa-Bali dan di luar Jawa-Bali menunjukkan kondisi yang semakin membaik. Daerah yang masuk kategori PPKM Level 1 jumlahnya meningkat, termasuk wilayah aglomerasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy mengatakan, keputusan ditiadakannya PPKM hanya terkait persoalan waktu. Pencabutan PPKM hanya tinggal menunggu perintah dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Muhadjir meminta masyarakat bersabar dan membantu berbagai upaya pencegahan penularan agar jumlah kasus Covid-19 dapat semakin menurun. Dengan begitu, peniadaan aturan PPKM dapat benar-benar terlaksana dalam waktu yang relatif tidak terlalu lama lagi.

 
Kita berharap, kondisi menurunnya kasus terus terjadi sehingga pencabutan PPKM, benar-benar bisa diwujudkan. 
 
 

Epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (Unair), Laura Navika Yamani menilai, berbagai kebijakan pelonggaran sudah proporsional. Menurut dia, berbagai indikasi menunjukkan perkembangan Covid-19 di Indonesia sudah sangat terkendali.

Kita berharap, kondisi menurunnya kasus terus terjadi sehingga pencabutan PPKM, benar-benar bisa diwujudkan. Pencabutan PPKM akan berdampak besar bagi berputarnya roda perekonomian.

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat

Tiga Besar Tercapai

Peringkat tiga besar SEA Games dicapai dengan kontingen yang lebih ramping.

SELENGKAPNYA

Saudi Larang Warganya ke Indonesia

Larangan itu diklaim berkaitan dengan peningkatan jumlah penularan Covid-19.

SELENGKAPNYA

Isyarat Pencabutan PPKM Menguat

Pencabutan PPKM bisa dilakukan jika indikator penanganan pandemi terus membaik.

SELENGKAPNYA