ILUSTRASI Kelak di akhirat setiap insan akan diadili perihal waktu yang dijalaninya selama di dunia. | DOK WIKIPEDIA

Khazanah

22 May 2022, 03:23 WIB

Pentingnya Hargai Waktu

Nabi Muhammad SAW mengajarkan umatnya untuk tidak menyia-nyiakan waktu.

OLEH HASANUL RIZQA

 

 

Salah satu karunia Allah SWT yang mungkin sering terlupa adalah waktu. Seorang sufi, Hasan al-Bashri, pernah memberikan nasihat, “Wahai manusia, sesungguhnya kalian hanyalah kumpulan hari. Setiap kali satu hari hilang, maka hilang pula sebagian dirimu.”

Pada hakikatnya, waktu berarti durasi hidup. Titik mula masing-masing insan di dunia ini, yakni tanggal kelahiran, bukan hanya diketahui. Tidak sedikit malahan yang menandakannya melalui peringatan “ulang tahun". Kalau direnungkan, mengapa berkurangnya jatah usia justru dirayakan?

Nabi Muhammad SAW mengajarkan umatnya untuk tidak menyia-nyiakan waktu. Jangan lalai sehingga hari demi hari berlalu begitu saja, tanpa adanya peningkatan kualitas diri.

photo
ILUSTRASI Merugilah orang yang menyia-nyiakan waktunya sehingga lalai dari ibadah kepada Allah. - (DOK WIKIPEDIA)

Hindari Kerugian

Rasulullah SAW bersabda, “Dua nikmat yang banyak manusia tertipu di dalam keduanya, yaitu kesehatan dan waktu luang” (HR Bukhari). Kata “tertipu” itu bermakna merugi.

Dalam surah al-‘Asr, Allah menegaskan bahwa manusia mengalami kerugian kecuali mereka yang beriman dan beramal saleh. “Serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.”

Maka setiap jam, hari, pekan, bulan, dan tahun yang kita lalui semestinya menjadi kesempatan untuk memperbanyak bekal demi kehidupan di akhirat kelak. Hal itu tidak berarti mengabaikan dunia sama sekali. Islam melarang kerahiban.

photo
ILUSTRASI Dalam sebuah hadis, Nabi SAW bersabda mengenai salah satu tanda kiamat - (DOK WIKIPEDIA)

Tanggung Jawab

Dalam hadis lain, Nabi SAW bersabda, “Tidak akan bergeser kedua kaki anak Adam pada Hari kiamat dari sisi Rabb-Nya, hingga ia ditanya tentang lima perkara, (yakni) tentang umurnya—untuk apa dihabiskan; tentang masa mudanya—untuk apa digunakan; tentang hartanya—dari mana (harta itu) ia dapatkan dan untuk apa ia belanjakan; serta apa saja yang telah ia amalkan dari ilmu yang dimilikinya” (HR Tirmidzi).

Di sinilah pentingnya menghargai waktu. Sebab, apa-apa yang dilakukan dalam durasi kehidupan ini akan dimintai pertanggungjawaban kelak di akhirat. Allah, Tuhan Yang Maha Esa dan Maha Adil akan mengadili setiap insan.

Tanda Kiamat

Rasul SAW mengungkapkan sejumlah tanda akan terjadinya kiamat besar. Beliau bersabda, “Hari Kiamat tidak akan datang kecuali insiden berikut ini terjadi. Waktu akan semakin singkat, di mana jarak akan semakin pendek dengan digunakannya kendaraan.”

Kini, pernyataan Nabi SAW itu menjadi realitas. Bagi manusia saat ini, masa terasa semakin cepat berlalu. Beberapa dekade lalu, misalnya, rekaman peristiwa yang terjadi di luar negeri perlu waktu untuk sampai ke sini. Sekarang, dalam durasi satu detik saja orang Indonesia dengan teknologi internet dapat mengetahui apa-apa yang berlangsung di negara atau bahkan benua berbeda.


Keajaiban Syukur

Tanpa hidup bersyukur, sejatinya kita akan gagal dan jauh dari kesuksesan hidup.

SELENGKAPNYA

Meneguhkan Kebebasan Selepas Ramadhan

Bulan suci Ramadhan adalah bulan ta’dib, yaitu bulan dididiknya kaum Muslimin.

SELENGKAPNYA

Kesucian Jiwa

Setelah jiwa kita bersih dari kotoran, kita harus mengisinya dengan kebaikan.

SELENGKAPNYA
×