Pengunjung bermain game virtual reality menggunakan jaringan 5G di booth Telkomsel 5G di Sirkuit Mandalika, KEK Mandalika Praya, Lombok Tengah, NTB, Sabtu (19/3/2022). Telkomsel menghadirkan pengalaman akses konektivitas digital berteknologi terdepan Hype | ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/nz

Ekonomi

12 May 2022, 11:27 WIB

Telkom Bukukan Pendapatan Rp 35,2 Triliun 

Kinerja anak usaha Telkom juga mengalami pertumbuhan positif pada kuartal I 2022.

JAKARTA — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan kinerja positif pada kuartal I 2022. Emiten pelat merah berkode saham TLKM itu membukukan pendapatan sebesar Rp 35,2 triliun atau tumbuh 3,7 persen secara tahunan dengan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) sebesar Rp 19,4 triliun dan laba bersih sebesar Rp 6,1 triliun.

"EBITDA dan laba bersih pada kuartal I 2022 tumbuh 3,1 persen dan 1,7 persen dari periode yang sama tahun lalu. Kinerja IndiHome dan Digital Business Telkomsel yang kian kuat masih menjadi mesin pertumbuhan pendapatan perseroan,” kata Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah di Jakarta, Selasa (10/5).

Ririek mengatakan, Telkom fokus mengakselerasi langkah transformasi perseroan menjadi digital telco pada tahun ini. Ia menyebutkan, lima strategi utama yang ingin direalisasikan untuk memperkuat competitive advantages perusahaan, meningkatkan value creation bagi pemangku kepentingan, serta mendukung terwujudnya sustainable competitive growth.

"Langkah ini mulai memperlihatkan hasil yang baik dan kami yakini akan berdampak positif bagi perusahaan dalam dua tahun hingga tiga tahun ke depan," kata Ririek.

Pada segmen fixed broadband, lanjut Ririek, IndiHome membukukan pendapatan sebesar Rp 6,9 triliun atau tumbuh 7,9 persen secara tahunan dengan total kontribusi terhadap pendapatan perseroan mencapai 19,5 persen. Sementara, pelanggan IndiHome hingga akhir Maret 2022 mencapai 8,7 juta atau tumbuh 7,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Selain itu, average revenue per user (ARPU) IndiHome yang kian stabil pada kisaran Rp 270 ribu, didorong oleh pendapatan dari add-ons yang tumbuh 15,6 persen secara tahunan dan berkontribusi sebesar 15,9 persen dari total pendapatan IndiHome.

"Untuk meningkatkan pengalaman digital pelanggan, IndiHome terus menjalin kerja sama dengan content provider (Disney+ Hotstar dan lainnya) yang menghadirkan tayangan terbaik dan berkualitas," kata Ririek.

Ririek mengatakan, IndiHome dan Telkomsel telah menyepakati kerja sama dengan Netflix sebagai upaya untuk menawarkan konten terdepan bagi pelanggan TelkomGroup pada bulan lalu. Dengan layanan yang menjangkau hingga 498 dari total 514 IKK di Indonesia, Ririek mengatakan, IndiHome memegang peran penting dalam mendorong pengembangan masyarakat digital.

Pada segmen mobile, lanjut Ririek, Telkomsel berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 21,3 triliun dengan jumlah pelanggan mencapai 175 juta pelanggan dan pengguna mobile data sebanyak 119,8 juta pelanggan atau tumbuh 4,3 persen secara tahunan pada akhir Maret 2022. 

Ririek mengatakan, lalu lintas data juga tumbuh 19,2 persen dari periode yang sama tahun lalu dan total BTS yang dimiliki Telkomsel hingga akhir triwulan pertama 2022 mencapai 247.930 unit atau tumbuh 5,9 persen secara tahunan dengan 197.721 di antaranya adalah BTS 3G/4G/5G.

"Sektor digital business menjadi mesin pertumbuhan baru bagi Telkomsel yang didorong oleh pertumbuhan yang sehat dari data dan digital services yang berpotensi untuk terus tumbuh ke depannya," kata Ririek.

 
Sektor digital business menjadi mesin pertumbuhan baru bagi Telkomsel yang didorong oleh pertumbuhan yang sehat dari data dan digital services.
 
 

Ririek menambahkan, Telkomsel juga telah memperkenalkan PT Telkomsel Ekosistem Digital dengan identitas brand perusahaan Indico yang menjadi digital powerhouse dengan fokus utama meningkatkan inovasi digital customer-centric yang menawarkan produk dan layanan di sektor bisnis digital, melengkapi kapabilitas Telkomsel di bisnis konektivitas seluler.

Ririek mengatakan, Indico diposisikan sebagai holding company yang berdiri sebagai company's digital initiative enabler & orchestrator. Pada tahap awal pengembangan, Indico akan mengawal tiga anak perusahaan dari portofolio bisnis vertikal Telkomsel yang sedang berkembang di sektor digital, yakni kesehatan (health-tech) melalui layanan aplikasi Fita, pendidikan (edu-tech) melalui layanan aplikasi Kuncie, dan sektor mobile gaming melalui anak usaha Majamojo yang akan memiliki potensi besar dalam mendorong perekonomian digital nasional.

"Hingga Maret 2022, segmen enterprise mencatat pendapatan Rp 4,2 triliun atau tumbuh 1,9 persen secara tahunan yang mana layanan B2B IT services dan layanan digital untuk korporasi menjadi kontributor terbesar," kata Ririek.

Sejalan dengan strategi utama tahun ini, Ririek mengatakan, Telkom telah mengambil alih Telkomsigma menjadi anak usaha langsung pada April lalu. Langkah ini merupakan bagian dari transformasi TelkomGroup dalam penataan portofolio bisnis yang bertujuan memperkuat sekaligus mengakselerasi Telkomsigma untuk menjadi B2B IT service leader company.

Sementara itu, segmen wholesale dan international mencatat pendapatan Rp 3,9 triliun atau tumbuh 16 persen secara tahunan, terutama yang berasal dari pertumbuhan bisnis menara telekomunikasi dan layanan wholesale voice internasional.

Pada bisnis menara telekomunikasi, lanjut Ririek, Mitratel membukukan pendapatan Rp 1,87 triliun atau tumbuh 21,5 persen secara tahunan dengan EBITDA dan laba bersih tumbuh 28,8 persen dan 33,9 persen. Menurut Ririek, margin EBITDA dan margin laba bersih Mitratel pun mengalami peningkatan mencapai 77,1 persen dan 24,6 persen. Hal ini sejalan dengan komitmen perseroan dalam mengoptimalkan value untuk shareholder dengan terus melakukan pengembangan portofolio bisnis fiber optic guna memperkuat bisnis menara yang dikelolanya.

 
Data center dan cloud masih menjadi fokus bisnis yang dikembangkan Telkom seiring permintaan yang tumbuh signifikan.
 
 

Selanjutnya, ungkap Ririek, data center dan cloud masih menjadi fokus bisnis yang dikembangkan Telkom seiring permintaan yang tumbuh signifikan dari aktivitas bisnis digital perseroan. Saat ini, TelkomGroup tengah melakukan konsolidasi bisnis data center

Adapun Hyperscale Data Center diperkirakan akan beroperasi mulai kuartal II 2022, seiring dengan potensi bisnis data center yang terus meningkat. "Untuk memperkuat portofolio perusahaan, mempercepat proses transformasi, dan meningkatkan kapabilitas digital, belum lama ini Telkom menjalin kerja sama, strategis salah satunya dengan Microsoft," kata Ririek.

Ririek berharap, inisiatif ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan bisnis Telkom, khususnya di ranah platform digital dan layanan digital. Ririek mengatakan, kolaborasi ini mencakup pemanfaatan aset infrastruktur Hyperscale Data Center Telkom untuk mendukung perjalanan transformasi digital Indonesia.

Pada tiga bulan pertama tahun ini, Ririek mengatakan, perseroan telah menggunakan belanja modal sebesar Rp 5,7 triliun atau 16,3 persen dari total pendapatan. "Belanja modal terutama digunakan untuk memperkuat infrastruktur jaringan dan pendukung untuk meningkatkan kapasitas, baik pada bisnis fixed line maupun mobile demi pengalaman digital terbaik pelanggan," kata Ririek menambahkan.

photo
Pekerja membongkar menara BTS (Base Transceiver Station) di Kelurahan Kedungsari, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (10/3/2022). - (ANTARA FOTO/Anis Efizudin/YU)

Sebelumnya, Telkom melalui anak usahanya, PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), mengumumkan pembukaan kantor representatif baru di Dubai, Uni Emirat Arab, pada Kamis (31/3). Kantor baru ini merupakan kantor kesebelas Telin yang didirikan di luar negeri. 

Direktur Utama Telin Budi Satria Dharma Purba mengatakan, kantor di Dubai merupakan wujud komitmen Telin dalam mengembangkan bisnisnya di Timur Tengah. Termasuk, memperluas jangkauan operasional di kancah global untuk memperkuat posisi Telin sebagai operator pilihan utama bagi mitra global dalam menyediakan layanan serta akses ke kawasan Asia Tenggara.

"Mengusung semangat BUMN Go Global serta sebagai upaya memberikan layanan tidak hanya untuk segmen yang berada di Indonesia, namun juga di luar negeri," kata Budi.

Budi menyampaikan, Dubai merupakan lokasi yang strategis di wilayah Timur Tengah serta merupakan salah pusat kota bisnis yang berkembang sangat pesat. Bahkan, kota ini berpotensi untuk menjadi salah satu pusat kegiatan bisnis terbesar di dunia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Telkom Indonesia (telkomindonesia)

';

Jaga Thomas, Rebut Uber

Ginting menjadi satu-satunya pemain yang belum pernah menyumbangkan poin dalam dua pertandingan yang sudah dia mainkan.

SELENGKAPNYA

Di Ambang 'Paceklik' Global

Hampir 200 juta orang menghadapi kerawanan pangan akut pada 2021, hampir dua kali lipat angka tahun 2016.

SELENGKAPNYA
×