Pengendara motor mengantre untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite secara mandiri di SPBU Coco di Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (11/3/2026). | ANTARA FOTO/Jessica Wuysang

Internasional

Harga Minyak Dunia Meroket!

Ancaman Trump soal perpanjangan blokade Hormuz picu gonjang-ganjing.

WASHINGTON – Harga  minyak dunia melonjak tajam dalam waktu singkat pada Kamis. Hal ini dipicu Presiden Donald Trump mengatakan Amerika Serikat akan melanjutkan blokade laut terhadap Iran sampai kesepakatan nuklir tercapai dengan Teheran. 

Kebuntuan perundingan ini telah membuat harga minyak melonjak, sehingga memicu inflasi energi di AS, di mana harga satu galon bensin telah melampaui 4,22 dolar AS atau 1,11 dolar AS per liter. Angka ini naik dari kurang dari 3 dolar AS alias 0,79 dolar AS per liter sebelum agresi AS.

Patokan internasional, minyak mentah berjangka Brent melonjak di atas 126 dolar AS per barel pada hari Rabu, level tertinggi sejak 2022. Melonjak lebih dari 13 persen dalam 24 jam, minyak mentah Brent mencapai rekor harga sejak perang dimulai pada 28 Februari. Sejak invasi Rusia ke Ukraina pada tahun 2022, Brent belum pernah mencapai 120 dolar AS, dan harganya kemudian mencapai puncaknya pada 139 dolar AS. 

Perang ini akan memasuki minggu ke-10, meskipun Trump sebelumnya sesumbar konflik akan berlangsung selama 4-6 minggu sebelum Teheran menyerah. Pasokan minyak global turun hampir 20 juta barel setiap hari ketika selat Hormuz tersumbat.

Oxford Economics memperingatkan dalam sebuah posting blog bahwa kebuntuan selama enam bulan di selat tersebut dapat menyebabkan harga minyak mencapai 190 dolar AS pada bulan Agustus.

photo
Kapal tanker MT Tifani yang dicegat marinir AS terlihat berlabuh di terminal Pulau Kharg Iran pada 6 April 2026. - (Airbus)

Jim Reid, ahli strategi pasar di Deutsche Bank, mengatakan lonjakan harga minyak menambah “kekhawatiran yang semakin besar mengenai guncangan stagflasi yang berkepanjangan”, dan mendorong kenaikan suku bunga – atau imbal hasil – obligasi pemerintah.

“Semalam kita telah melihat imbal hasil obligasi 10-tahun Jepang naik menjadi 2,51 persen, yang merupakan level penutupan tertinggi sejak tahun 1997. Hal serupa juga terjadi di Eropa, dengan imbal hasil obligasi 10-tahun [Jerman] berada pada level tertinggi pasca-2011 sebesar 3,11 persen, sementara imbal hasil obligasi 10-tahun [Inggris] mencapai level tertinggi pasca-2008 sebesar 5,07 persen,” tambah Reid.

Ekonom Paul Krugman, mantan kolumnis New York Times, mengatakan dia yakin sebagian besar analis “terlalu optimis” mengenai dampak krisis Hormuz yang berkepanjangan.

Presiden AS mengatakan kepada Axios pada Rabu bahwa ia tidak ingin mengakhiri blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, dan tampaknya menolak pembukaan kembali Selat Hormuz sehingga pembicaraan AS-Iran dapat dilanjutkan.

"Blokade ini lebih efektif dibandingkan pengeboman. Mereka tercekik seperti boneka babi," kata Trump tentang Iran. "Dan ini akan menjadi lebih buruk bagi mereka. Mereka tidak boleh memiliki senjata nuklir."

IRGC merilis rekaman intersepsi dua kapal, MSC-FRANCESCA dan EPAMINODES, setelah pelanggaran maritim di Selat Hormuz pada Rabu (23/4/2026). - (Dok IRGC)  ​

Iran telah menetapkan pencabutan blokade Hormuz oleh AS sebagai prasyarat untuk kembali ke perundingan. Menurut beberapa laporan media, Iran menawarkan kesepakatan terbatas pada minggu ini yang akan mengakhiri blokadenya terhadap Hormuz dengan imbalan diakhirinya pengepungan terhadap pelabuhan-pelabuhannya.

Komentar Trump pada hari Rabu menunjukkan bahwa dia menolak usulan Iran. Presiden AS telah menekankan bahwa ia merasa nyaman dengan status quo dengan Iran, dan menunjukkan bahwa ia tidak terburu-buru untuk mendorong perjanjian komprehensif atau kembali berperang.

Melanjutkan pidatonya di Ruang Oval, Donald Trump mengatakan Iran telah mencapai “perjalanan panjang” dalam negosiasi. “Pertanyaannya adalah apakah mereka akan melangkah cukup jauh atau tidak,” tambahnya. “Tidak akan pernah ada kesepakatan kecuali mereka setuju tidak akan ada senjata nuklir.”

Trump selanjutnya menyebut blokade AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran sebagai tindakan yang “jenius” dan “sangat mudah”. Iran "harus menangis menyerah, hanya itu yang harus mereka lakukan. Katakan saja, 'Kami menyerah'," tambah Trump.

Setidaknya dua kapal komersial yang terkait dengan Iran telah dibajak oleh AS sebagai bagian dari pengepungan tersebut. Militer AS mengatakan pada hari Senin bahwa mereka juga telah mengarahkan 39 kapal di perairan regional selama beberapa minggu terakhir.

photo
Lokasi Pembajakan Kapal Iran Tifani oleh Angkatan Laut AS di Laut Hindia pada 21 April 2026, - (War Study)

Iran menanggapinya dengan menyita kapal-kapal yang dituduh melanggar peraturan maritim.

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan pada Rabu bahwa AS sedang mencoba untuk “mengaktifkan tekanan ekonomi dan perpecahan internal” di negara tersebut “untuk melemahkan atau bahkan menghancurkan kita dari dalam”.

Dia berjanji bahwa Iran “akan mengalahkan rencana musuh yang menipu ini” dan “meraih kemenangan gemilang” dalam perang tersebut.

Secara terpisah, sumber keamanan senior yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada Press TV milik negara Iran bahwa blokade tersebut akan segera ditanggapi dengan “tindakan praktis dan belum pernah terjadi sebelumnya”.

Pada Rabu, Trump menegaskan kembali klaimnya bahwa AS telah sangat menurunkan kemampuan militer Iran. "Mereka hanya punya sedikit rudal yang tersisa. Mereka punya beberapa rudal, persentasenya kecil," katanya.

Di luar duel blokade di Teluk, AS dan Iran tampaknya menemui jalan buntu dalam masalah nuklir. Teheran membantah berupaya membuat senjata nuklir, namun bersikeras pada haknya untuk memperkaya uranium di dalam negeri. Namun, Trump ingin program nuklir negaranya dibongkar sepenuhnya.

Iran juga mengesampingkan pembatasan produksi rudal dan drone atau mengakhiri dukungan untuk sekutu regional seperti Hizbullah dan Hamas – dua tuntutan utama Israel dan AS.

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat