Koffie Tandjoeng | Republika

Nasional

Bisnis Koffie Tandjoeng Kian Tumbuh Bersama DIGI bank bjb

Konsumen puas karena rasa kopinya dan sistem pembayarannya
photo
Koffie Tandjoeng - (Republika)

Berawal dari kecintaan terhadap kopi dan latar belakang pendidikan di bidang pertanian, Lilis Ciyarsih (49 tahun), warga Dusun Cijolang, Desa Margaluyu, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, sukses mengembangkan usaha kopi.

Brand yang diusungnya, yakni Koffie Tandjoeng.  Lilis yang juga Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Arum ini, menjadikan usaha kopinya sebagai salah satu penggerak ekonomi lokal berbasis kelompok. Usahanya ini dirintis sejak 2012, saat harga buah kopi (cherry) di tingkat petani masih rendah.

photo
Bahan Kopi Pilihan, Koffie Tandjoeng - (Republika)

Lilis kemudian berinisiatif mengolahnya menjadi green bean untuk meningkatkan nilai jual. Berbekal ilmu sosial ekonomi pertanian dari Universitas Winaya Mukti, Lilis melihat peluang besar dalam pengolahan hasil perkebunan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

photo
Koffie Tandjoeng - (Republika)

"Harapannya, melalui pengolahan ini ada nilai tambah yang bisa meningkatkan ekonomi kelompok dan menjadi sarana pembelajaran di lingkungan kami," ujar Lilis.

Bahan baku kopi diperoleh dari anggota KWT Mekar Arum serta petani di kawasan pegunungan Manglayang Timur, Kabupaten Sumedang. Dalam setahun, produksi green bean mampu mencapai 10–15 ton.

photo
Bahan Koffie Tandjoeng - (Republika)

Menariknya, sebagian besar proses produksi dikerjakan oleh perempuan. Mulai dari penjemuran, sortasi, hingga penentuan kualitas grade 1, grade 2, hingga specialty coffee. Saat musim panen Mei - Agustus, jumlah tenaga kerja meningkat 15 hingga 20 perempuan dan sekitar delapan pria. Sementara anggota aktif sepanjang tahun berkisar 10 orang.

Koffie Tandjoeng menghadirkan beragam metode pengolahan, di antaranya olah basah (full wash), olah kering (natural klasik, natural anaerob, natural wine), semi kering (honey process).

photo
Produk Koffie Tandjoeng - (Republika)

Adapun varian yang paling diminati oleh masyarakat adalah natural wine, dengan cita rasa khas manis menyerupai gula aren, dan juga menjadi ciri khas kopi dari lereng Manglayang Timur.

Untuk produk roasted bean, harga yang ditawarkan antara lain full wash Rp 315.000/Kg, Honey dan natural Rp 350.000/Kg, Natural wine dan anaerob Rp 400.000/Kg, kopi lanang Rp 500.000/Kg.

photo
Koffie Tandjoeng - (Republika)

Koffie Tandjoeng memiliki filosofi kuat dalam identitasnya. Logo bunga tanjung berwarna putih melambangkan keindahan, kekuatan, dan kesejukan, seperti pohon tanjung yang kokoh dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya. Harapannya, Koffie Tandjoeng dapat terus ‘mekar dan harum’ di tengah masyarakat.

photo
Memasukkan ke kemasan Koffie Tandjoeng - (Republika)

Sejak berkolaborasi pada 2015 dengan KWT Mekar Arum, usaha ini terus berkembang. Tak hanya sebagai produsen, Koffie Tandjoeng juga memiliki kedai sebagai sarana promosi dan penguatan produk lokal.  Selain kopi, KWT Mekar Arum juga memproduksi jahe dan kunyit dalam bentuk murni dan instan. Kapasitas produksinya mencapai 15–20 Kg untuk jahe dan 20–25 Kg untuk kunyit.

Dengan tagline ‘Koffie Tandjoeng, Kopi untuk Semua’, Lilis ingin menghadirkan kopi berkualitas yang dapat dinikmati oleh berbagai kalangan, sekaligus mendorong peningkatan ekonomi keluarga melalui usaha yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

photo
Kemasan Koffie Tandjoeng - (Republika)

"Bukan sekadar kopi mahal, tapi kopi  harus berkualitas, sehat, dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga," pungkasnya. Bagi customer yang ingin memesan bisa datang langsung ke tempat produksi, atau menghubungi WhattsApp di 0813 2429 3679. Ada pula saluran Instagram dan Tiktok dengan nama akun @koffietandjoeng.

Layanan transaksi di Koffie Tandjoeng dilengkapi dengan fasilitas teknologi yang disediakan oleh bank bjb. Dalam bertransaksi dengan konsumennya, KoffieTandjoeng menggunakan DIGI bank bjb.  

DIGI bank bjb adalah layanan digital banking yang memungkinkan nasabah bank bjb melakukan berbagai transaksi secara real time melalui berbagai perangkat. Dengan berbagai fitur unggulan terbaru, DIGI bank bjb hadir sebagai solusi perbankan yang lebih cepat, mudah dan efisien.

Inisiatif ini memperkuat posisi bank bjb sebagai bank daerah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan gaya hidup masyarakat modern yang serba digital.

photo
Koffie Tandjoeng - (Republika)

DIGI bank bjb kini lebih mudah membuat #BankingJadiEasy, termasuk pembukaan rekening yang bisa dilakukan secara online. Buka rekening melalui fitur DIGI bank bjb dengan mudah dan nyaman. Nikmati berbagai fitur terkini yang memudahkan aktivitas finansial Anda, seperti bjb Cardless untuk tarik tunai di ATM bank bjb, gerai, dan ATM bank lain yang telah bekerja sama dengan bank bjb.

DIGI bank bjb memiliki fleksibilitas lebih untuk segala kebutuhan finansial Anda. Nikmati fitur mobile banking yang memudahkan aktivitas finansial Anda, seperti manajemen keuangan mutasi rekening dan financial info, transfer sesama bank bjb dan antarbank, pembelian, pembayaran, serta Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Semua fitur layanan pada DIGI bank bjb tersebut sangat bermanfaat bagi bisnis Koffie Tanjoeng. Diakui Lilis, layanan DIGI bank bjb sangat memudahkan transaksi dengan konsumennya, baik konsumen nasabah maupun non nasabah bank bjb.

"Sudah eranya menggunakan sistem pembayaran yang cashless. Cara itu lebih mudah, aman dan nyaman,’’ kata Lilis. Kebanyakan konsumennya menggunakan fitur QRIS DIGI bank bjb.

Cukup scan stiker barcode melalui ponselnya. Pihaknya merasa beruntung dengan adanya DIGI bank bjb. "Saya ucapkan terima kasih kepada bank bjb yang telah menyediakan layanan DIGI bank bjb, sehingga bisnis kami dimudahkan dan menjadi tumbuh,’’ tandas Lilis.

Koffie Tandjoeng - (Republika)

  ​

Advertorial

 

 

 

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat