Kepala Kesehatan Kodam Iskandar Muda, Kolonel, CKM, Ismi Purnawan (kiri) memeriksa kelengkapan peralatan medis di ruangan tenda isolasi COVID-19 di Banda Aceh, Aceh, Selasa (17/3/2020). | ANTARA FOTO

Nasional

RS TNI-Polri Siap Tangani Covid-19

 

JAKARTA -- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, 109 rumah sakit (RS) milik TNI yang tersebar di seluruh Indonesia siap menangani pasien virus korona. Ke-109 RS TNI di seluruh Indonesia tersebut juga sedang menyiapkan ruang isolasi yang mampu menampung 10-30 pasien per rumah sakit.

"Untuk TNI sendiri, dari 109 RS mulai dari tingkat satu, tingkat dua, tingkat tiga, tingkat empat yang ada di seluruh Indonesia sudah dan sedang disiapkan sebagai ruang isolasi yang mampu menampung minimal 10-30 tempat tidur setiap RS," kata Tjahjanto di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Ahad, kemarin.

Kesiapan itu terkait pernyataan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB sekaligus Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo yang mendesak RS BUMN, TNI, dan Polri di daerah segera dioptimalisasi. RS milik instansi pemerintah tersebut diminta siap menangani pasien yang terinfeksi Covid-19.

"Rumah sakit-rumah sakit pusat yang ada di daerah, yakni milik TNI, Polri, dan BUMN untuk sesegera mungkin dioptimalisasi dan disiapkan dengan baik," ujar Doni di tempat yang sama, kemarin.

Doni mengatakan, terkait situasi terakhir ini di mana adanya peningkatan jumlah masyarakat yang positif korona, pemerintah mengambil langkah prioritas dengan mengoptimalkan semua sumber daya nasional baik yang ada di pusat maupun di daerah. Dengan demikian, seluruh kepala gugus tugas, gubernur, bupati, dan wali kota dan wakil gugus tugas dari TNI-Polri harus bisa melakukan perencanaan dengan baik.

Hingga Ahad, jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 514 kasus. Sebanyak 48 orang di antaranya meninggal dunia dan 29 orang dinyatakan sembuh.

Hadi mengatakan, masyarakat di seluruh wilayah Indonesia bisa langsung masuk ke RS TNI apabila dinyatakan memiliki gejala penyakit mengarah ke Covid-19. Hadi mengatakan, tidak hanya RS TNI, tapi pemerintah juga menyiapkan rumah sakit milik kepolisian Indonesia, BUMN, serta rumah sakit darurat seperti di Pulau Galang (Batam, Kepulauan Riau) dan Wisma Atlet Kemayoran untuk dapat memfasilitasi pasien Covid-19 di seluruh Indonesia.

"Jadi, kami persilakan apabila ada yang merasa sakit dan memang terpapar (Covid-19) menggunakan rumah sakit milik TNI-Polri, rumah sakit milik BUMN, termasuk rumah sakit milik pemerintah daerah yang sudah menyiapkan," kata dia.

Kesiapan yang sama diungkapkan Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komisaris Jenderal Agus Andrianto. Menurut dia, 52 RS Polri di seluruh Indonesia siap menangani pasien Covid-9. Puluhan RS kelas I, II, dan III itu akan melayani masyarakat. "Sekitar 2.000 kamar yang disiapkan mendukung warga masyarakat terhindar dari bahaya Covid-19," kata Agus, kemarin.

Ia mencontohkan seperti di DKI Jakarta, Polri menyiapkan RS Brimob yang memiliki 200 kamar dan RS Polri Kramat Jati yang menyiapkan 50 kamar khusus untuk menangani pasien penyakit infeksi saluran pernapasan menular tersebut.

RS tersebut juga disiapkan dengan fasilitas alat bantu pernapasan dan alat kesehatan lain yang dibutuhkan oleh tenaga medis yang menangani Covid-19. "(Polri) sudah siap dengan fasilitas respirator dan sebagainya," ujar Agus.

Dia menambahkan, jajaran kepolisian juga melakukan Operasi Aman Nusa untuk penanganan virus Covid-19 di seluruh wilayah yang terpapar virus mematikan tersebut. Polri melakukan operasi berkoordinasi dengan gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 yang ada di sana serta dibantu TNI. n 

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat