Perdana Menteri interim Malaysia Mahathir Mohamad bereaksi selama pengumuman paket stimulus ekonomi untuk mengurangi dampak Covid-19 di Putrajaya, Malaysia, 27 Februari 2020. | EPA-EFE/AHMAD YUSNI

Internasional

Mahathir: PM Baru Dipilih Parlemen 

Tidak ada kandidat yang meraih suara mayoritas dalam konsultasi dengan raja.

 

 

PUTRA JAYA -- Perdana Menteri sementara Malaysia Mahathir Mohamad pada Kamis (27/2) mengatakan, tak ada kandidat kuat untuk kursi perdana menteri Malaysia kedelapan. Menurut dia, tak ada kandidat yang memperoleh dukungan mayoritas dari 222 anggota parlemen. Dengan demikian, masalah tersebut akan dirujuk ke Dewan Rakyat.

"Raja (Malaysia Yang di-Pertuan Agong Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah) telah meminta semua anggota parlemen untuk membuat pernyataan di depannya. Hasilnya adalah dia tidak dapat menemukan siapa pun dengan mayoritas nyata. Karena tidak ada mayoritas berbeda, dia mengatakan forum yang tepat adalah Dewan Rakyat," kata Mahathir pada Kamis malam setelah beraudiensi dengan Raja Malaysia, dikutip laman the Straits Times

Untuk memenangkan kekuasaan, sebuah koalisi perlu meyakinkan raja bahwa koalisi tersebut mendapat dukungan minimal 112 dari 222 anggota parlemen. Mahathir mengatakan, jika mosi kepercayaan tidak memberikan hasil yang pasti, raja harus melakukan pemilu cepat. 

Pada Kamis malam, koalisi Pakatan Harapan melakukan pertemuan. Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) Anwar Ibrahim turut hadir di sana. Menurut Anwar, dalam pembicaraan tak disinggung tentang mendekati kembali Mahathir sebagai ketua Partai Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM). 

"Tidak, itu tidak muncul," ujarnya, seperti dikutip Malaysiakini. 

Sebelumnya, Anwar telah mengatakan bahwa koalisi Pakatan Harapan, yang memenangkan Mahathir pada pemilu Malaysia dua tahun lalu, telah mencalonkan dirinya sebagai perdana menteri. PKR pun memberikan dukungan padanya. 

Anwar mengatakan, dia menentang segala upaya pembentukan pemerintahan lewat "pintu belakang". Pernyataannya menyinggung Mahathir yang hendak membentuk pemerintahan bersatu tanpa afiliasi atau ikatan pada partai politik masing-masing. 

Saat terpilih sebagai perdana menteri dua tahun lalu, Mahathir berjanji tak akan merampungkan masa jabatannya. Kursi perdana menteri nantinya diserahkan kepada Anwar Ibrahim. 

Mahathir dilaporkan mendapat tekanan dari para pendukung Anwar untuk menetapkan jadwal yang jelas terkait pemindahan kekuasaan kepada Anwar. Namun, Mahathir menolak. 

Partai Mahathir, yaitu PPBM, ingin keluar dari koalisi Pakatan Harapan. Partai tersebut juga ingin membentuk pemerintahan dengan partai-partai yang mereka kalahkan dalam pemilu terakhir, termasuk dengan United Malays National Organisation (UMNO) yang pernah menjadi partai berkuasa. 

Saat pemilu terakhir, UMNO tergabung dalam koalisi Barisan Nasional yang mengusung mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak. Misi Mahathir kembali ke dunia perpolitikan memang untuk menghalangi Najib yang terlibat megakorupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB). 

Mahathir akhirnya mundur dari jabatannya pada Selasa (25/2). Langkah itu dilakukan setelah adanya pembicaraan mengejutkan antara anggota koalisi dan oposisi tentang pembentukan pemerintahan baru pada akhir pekan lalu. Mahathir mengungkapkan, dia berjanji mengundurkan diri untuk memberi kesempatan kepada Dewan Rakyat memutuskan siapa yang akan menggantikannya. Jika memang masih didukung, dia siap melanjutkan masa jabatannya. Namun, bila sebaliknya, dia siap menerima siapa pun yang dipilih.

Mahathir mengaku dia bersedia menerima anggota UMNO yang meninggalkan partainya dan bergabung dengan pihak lain. "Tapi, jika UMNO bergabung dengan pemerintahan persatuan ini sebagai sebuah partai, ini saya tidak dapat terima. Karena itu, saya terpaksa mengundurkan diri," katanya. 

Dia berpendapat para politisi dan semua partai politik terlalu memprioritaskan kepentingan politik. "Mereka lupa bahwa negara ini menghadapi masalah ekonomi dan kesehatan yang mengancam negara," ucapnya. n

 

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat