Warga Palestina mengeluarkan jenazah dari reruntuhan bangunan pasca serangan udara Israel di kamp pengungsi Jebaliya, Jalur Gaza, Senin,(9/10/2023). | AP Photo/Ramez Mahmoud

Kabar Utama

Presiden Mesir Tolak Warga Palestina Dipindah Paksa 

Sikap menolak perpindahan penduduk Gaza juga diutarakan Yordania.

Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi mengatakan pada Rabu (18/10/2023) bahwa jutaan warga Mesir akan menolak pemindahan paksa warga Palestina ke Sinai. Dia menegaskan, tindakan apa pun akan mengubah semenanjung Mesir menjadi basis serangan terhadap Israel. “Apa yang terjadi sekarang di Gaza adalah upaya memaksa warga sipil untuk mengungsi dan bermigrasi ke Mesir, yang tidak boleh diterima,” kata Sisi.


Sisi mengatakan, Jalur Gaza secara efektif berada di bawah kendali Israel dan warga Palestina bisa dipindahkan ke Gurun Negev Israel sampai para pejuang ditangani. Saran ini agar menghindari pemindahan warga Palestina ke Mesir.


Perbatasan antara Semenanjung Sinai Mesir dan Jalur Gaza merupakan satu-satunya lokasi penyeberangan dari wilayah Palestina yang tidak dikuasai Israel. Pengeboman dan pengepungan Israel yang belum pernah terjadi sebelumnya di Gaza, menimbulkan kekhawatiran bahwa 2,3 juta penduduknya akan terpaksa pindah ke selatan menuju Sinai.

photo
Daerah dengan bangunan yang hancur menjadi kosong setelah penduduk Kota Gaza mulai mengungsi menyusul peringatan Israel akan peningkatan operasi militer di Jalur Gaza, 18 Oktober 2023. (EPA-EFE/MOHAMMED SABER)


“Mesir menolak segala upaya untuk menyelesaikan masalah Palestina dengan cara militer atau melalui pengusiran paksa warga Palestina dari tanah mereka, yang akan merugikan negara-negara di kawasan,” kata Sisi.


Sisi mengatakan, rakyat Mesir akan turun ke jalanan dan melakukan protes dalam jumlah jutaan jika diminta agar menolak perpindahan pengungsian warga Gaza ke Sinai. Dia menegaskan, setiap pemindahan warga Palestina ke Sinai berarti upaya memindahkan gagasan perlawanan dan pertempuran dari Jalur Gaza ke Sinai. "Sinai akan menjadi basis untuk melancarkan operasi melawan Israel”, kata Sisi.


Mengacu pada posisi Mesir, pejabat Hamas Osama Hamdan menyerukan untuk mendukung posisi tersebut. "Mendukung di tingkat rakyat dan pejabat Arab karena ini mewakili perlindungan nyata bagi rakyat Palestina," ujarnya.

photo
Warga Palestina dengan kewarganegaraan ganda menunggu untuk melintasi perbatasan Rafah dengan Mesir, Jalur Gaza selatan, Senin (16/10/2023). - (EPA-EFE/HAITHAM IMAD)


Sikap menolak perpindahan penduduk Gaza juga diutarakan Yordania. Negara yang yang berbatasan dengan wilayah pendudukan Tepi Barat ini juga telah memperingatkan agar warga Palestina tidak dipaksa meninggalkan tanah mereka.

Yordania telah menampung sebagian besar warga Palestina yang melarikan diri atau diusir dari rumah mereka setelah pembentukan negara Israel. Kini, Mesir dan Yordania lebih fokus terhadap upaya menyalurkan bantuan ke wilayah Gaza.

Mesir telah berusaha menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Gaza melalui Rafah, tetapi bantuan telah menumpuk di wilayahnya. Mesir mengatakan, pengeboman Israel di wilayah Gaza telah membuat jalur penyeberangan tersebut tidak dapat dioperasikan.

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyatakan jalur tersebut akan dibuka seusai berkunjung ke Israel pada Rabu (18/10/2023). Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, Israel akan mengizinkan bantuan masuk ke Gaza selama bantuan itu tidak berakhir di tangan Hamas.

photo
Presiden Joe Biden disambut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu setelah tiba di Bandara Internasional Ben Gurion, Rabu, 18 Oktober 2023, di Tel Aviv. (AP Photo/Evan Vucci)

Dua sumber keamanan Mesir mengatakan, meski Israel keras kepala, sejak malam hari, mereka telah menyebutkan lokasi di Gaza yang bisa dituju bantuan. Hanya saja, belum menentukan waktu penyeberangan perbatasan bisa mulai beroperasi dengan aman. AS mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Israel dalam rencana bantuan.

Juru bicara Gedung Putih John Kirby mengatakan, mereka semakin dekat dengan kerangka kerja tersebut. Kemungkinan besar hal ini akan melibatkan evakuasi beberapa pemegang paspor asing dari Gaza. Namun, para pejabat Mesir mengatakan hal itu harus dibarengi dengan pengiriman bantuan. 

 
Mesir menolak segala upaya untuk menyelesaikan masalah Palestina dengan pengusiran paksa warga Palestina dari tanah mereka. 
 
ABDEL FATTAH AL-SISI, Presiden Mesir. 
 
 

 

Erdogan Umumkan Masa Berkabung 

photo
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berpidato di Sidang ke-78 Majelis Umum PBB, Selasa, 19 September 2023. (AP Photo/Richard Drew)

Turki mengumumkan tiga hari berkabung nasional untuk menghormati mereka yang gugur dalam serangan baru-baru ini di Gaza. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan pada Rabu (18/10/2023), masa berkabung nasional dinyatakan sebagai bentuk penghormatan.


"Persyaratan penghormatan kita terhadap ribuan martir, yang sebagian besar adalah anak-anak dan warga sipil yang tidak bersalah,” kata Erdogan pada media sosial X dikutip dari Anadolu Agency. Ia menegaskan, sebagai orang Turki, kami merasakan penderitaan besar para saudara-saudari. 


Sebelum Turki, Mesir juga telah mengumumkan tiga hari berkabung nasional bagi para korban serangan udara Israel terhadap sebuah rumah sakit di Gaza. Kekejaman itu lanjutan dari krisis kemanusiaan yang parah di wilayah kantong tersebut seusai tidak adanya listrik, sementara air, makanan, bahan bakar, dan pasokan medis hampir habis.

photo
Seorang wanita Palestina berjalan di samping toko roti yang hancur di kamp pengungsi Al Nusairat di Jalur Gaza tengah, 18 Oktober 2023. - (EPA-EFE/MOHAMMED SABER)


Kementerian Kesehatan Gaza pada Rabu, sekitar 471 orang tewas dan 342 lainnya terluka dalam serangan udara Israel di Rumah Sakit Al-Ahli Baptist di Gaza pada Selasa (17/10/2023) malam. Namun, Israel membantah bertanggung jawab atas serangan udara tersebut.


Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyerukan gencatan senjata kemanusiaan untuk segera meringankan penderitaan besar umat manusia. Setidaknya 3.478 warga Palestina sejauh ini telah terbunuh, sementara angkanya mencapai lebih dari 1.400 orang di Israel.


Saat ini telah disepakati aliran kemanusia dapat melintasi perbatasan. Mesir setuju untuk membuka kembali perbatasannya dengan Jalur Gaza untuk memungkinkan bantuan menjangkau warga Palestina.

photo
epa10926025 Pengunjuk rasa pro Palestina mengadakan aksi di luar Downing Street di London, Inggris, 18 Oktober 2023. Warga Palestina berkumpul di Whitehall setelah ledakan di sebuah rumah sakit di Gaza pada 17 Oktober 2023, menewaskan ratusan orang. (EPA/Andy Rain).
 


Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyatakan, Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi setuju untuk membuka penyeberangan Rafah dari Mesir ke Gaza. Pembukaan penyebaran ini memungkinkan sekitar 20 truk yang membawa bantuan kemanusiaan masuk ke wilayah kantong tersebut.


Namun, Mesir sebelumnya menyatakan, penyeberangan Rafah tidak ditutup secara teknis, tetapi tidak dapat dioperasikan karena serangan Israel. Kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyatakan dalam pernyataan pada Rabu, akan mengizinkan bantuan kemanusiaan dari Mesir untuk disalurkan ke warga sipil di Jalur Gaza selatan.


Meskipun perjanjian tersebut merupakan sebuah terobosan, aliran bantuan masih belum memenuhi kebutuhan. Kepala bantuan PBB Martin Griffiths mengatakan kepada Dewan Keamanan pada Rabu bahwa organisasi tersebut berupaya untuk mengembalikan pengiriman bantuan ke Gaza menjadi 100 truk sehari, jumlah yang sama sebelum perang Israel-Hamas. 

 

 

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat

AS Veto Resolusi PBB untuk Gencatan Senjata, Dukung Genosida?

Pihak AS mengatakan bahwa teks tersebut tidak cukup untuk menggarisbawahi hak Israel untuk membela diri

SELENGKAPNYA

Serangkaian Bukti Israel Serang RS Al-Ahli

Perang Israel di Gaza membuat banyak disinformasi berseliweran

SELENGKAPNYA

Tak Ada Tempat Aman di Gaza

Situasinya sangat sulit dengan penembakan artileri dan pemboman udara.

SELENGKAPNYA