Depresi dan kecenderungan bunuh diri (ilustrasi) | PixabaySaydung89

Gaya Hidup

Perempuan, Mulai Sekarang Jangan Dikit-Dikit Minta Maaf

Banyak perempuan merasa bertanggung jawab untuk membuat laki-laki merasa aman.

Jika terjadi perselisihan dengan pasangan, teman, orang tua, anak, atau rekan kerja, cara terbaik untuk menebus kesalahan sering kali adalah meminta maaf. Namun, penelitian menunjukkan, perempuan lebih cenderung menganggap perilaku mereka menyinggung perasaan daripada laki-laki. Akibatnya, mereka lebih cenderung mengungkapkan penyesalan dan permintaan maaf mereka.

“Perempuan sering kali menggunakan permintaan maaf untuk menjadikan dirinya ‘kurang’ di hadapan orang lain. Kurang pintar, kurang mampu, kurang kompeten,” kata pendiri Mannersmith Etiquette Consulting, Jodi RR Smith. 

Oleh karena itu, dear ladies, ada beberapa alasan atau kondisi yang mengharuskan Anda tidak perlu minta maaf, dilansir dari BestLife, Selasa (3/10/2023):

photo
Satu dari empat perempuan berusia 15—64 tahun pernah mengalami kekerasan selama hidupnya. - (Unsplash/Avi Richards)

1. Menjadi ambisius

Ketika menyangkut ambisi di tempat kerja, banyak perempuan mengalami standar ganda. Meskipun mereka diharapkan untuk bekerja sama dengan rekan-rekan pria, mereka sering kali dipandang kurang baik jika mereka secara terbuka ambisius.

Namun, pendiri Etiquette Consulting, Jules Hirst, mengatakan, Anda tidak boleh meminta maaf karena memiliki tujuan profesional. “Pria dipuji karena ambisinya. Perempuan juga seharusnya begitu," kata dia.

2. Untuk penampilan Anda

Jika rambut Anda mulai beruban atau berat badan bertambah, Anda mungkin merasa perlu meminta maaf atas perubahan penampilan Anda. Namun, Hirst mengatakan, Anda harus menghindari permintaan maaf dan komentar yang mencela diri sendiri. Sebab, itu dapat merusak kepercayaan diri Anda dan memengaruhi cara orang lain memandang Anda.

photo
Tersenyum bahagia (ilustrasi) - (Unsplash/Lesly Juarez)

3. Untuk menunjukkan emosi

Penelitian menunjukkan, meskipun perempuan dan laki-laki mengalami jumlah emosi yang sama, persepsi mereka berbeda ketika mengungkapkan perasaan tersebut. Meskipun laki-laki mungkin dipandang bersemangat ketika mereka terang-terangan emosional, perempuan lebih cenderung dipandang tidak rasional. Namun, Hirst memperingatkan, wanita tidak boleh merasa perlu meminta maaf karena menunjukkan emosi yang sehat.

4. Karena lajang atau tidak mempunyai anak

Keputusan pribadi tentang kehidupan cinta atau struktur keluarga Anda bukanlah urusan siapa pun, melainkan urusan Anda sendiri. Oleh karena itu, Anda tidak perlu meminta maaf karena masih lajang atau tidak mempunyai anak. 

5. Untuk kesuksesan

Sering kali, wanita merasa perlu untuk meminta maaf atas kesuksesan profesional mereka. Menurut Smith, salah satu contohnya adalah ketika perempuan lebih menghargai keberuntungan daripada kerja keras atau bakat dalam mendapatkan promosi atau klien baru.

“Banyak wanita harus bekerja lebih keras untuk mencapai kesuksesan mereka. Banggalah pada mereka. Jangan meremehkan mereka. Tidak ada yang memalukan menjadi orang terpintar di ruangan ini," ucap Hirst.

photo
Kondisi stres pada perempuan (ilustrasi) - (Pixabay/Ryan McGuire)

6. Untuk mengatakan "tidak"

Karena anak perempuan sering kali dibesarkan untuk bersikap siap sedia, menyenangkan, dan akomodatif, tidak jarang perempuan merasa bersalah ketika mereka harus mengatakan 'tidak' atau menetapkan batasan yang tegas.

Namun, para ahli mengatakan, penting untuk merasa bahwa Anda dapat melakukannya tanpa penyesalan. Hal ini tidak hanya akan bermanfaat bagi kesehatan mental dan kesejahteraan, tapi juga memungkinkan Anda untuk fokus pada hal-hal yang Anda setujui untuk dilakukan.

7. Untuk memprioritaskan perawatan diri

Para ahli mengatakan bahwa penting bagi semua orang termasuk wanita untuk memprioritaskan tindakan perawatan diri dan Anda tidak perlu merasa bersalah jika terkadang mendahulukan kebutuhan Anda sendiri. “Setiap orang perlu menyegarkan dan memulihkan tenaga. Jangan meminta maaf karena telah menjaga diri sendiri,” ucap Hirst.

8. Untuk perasaan atau ketidakamanan orang lain

Jika Anda tidak bertanggung jawab atas perasaan orang lain, hal ini dapat menyebabkan banyak masalah dalam kehidupan pribadi Anda. Secara khusus, banyak perempuan merasa bertanggung jawab untuk membuat laki-laki merasa aman dan tidak terancam. Namun, Smith mengatakan bahwa wanita harus berhenti meminta maaf ketika mereka tahu bahwa mereka tidak melakukan kesalahan dan harus berhenti mengambil tanggung jawab atas hal-hal yang berada di luar kendali mereka.

 

 
Setiap orang perlu menyegarkan dan memulihkan tenaga. Jangan meminta maaf karena telah menjaga diri sendiri
 
JULES HIRST, Pendiri Etiquette Consulting 
 
 

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat

Dekatnya Perempuan dengan Depresi

Wanita juga mengalami bentuk spesifik penyakit terkait depresi.

SELENGKAPNYA

Pejuang Pendidikan Perempuan dari Ranah Minang

Rahmah El Yunusiyah berjuang di dunia pendidikan. Kiprahnya menginspirasi al-Azhar Mesir.

SELENGKAPNYA

Hal Menakjubkan tentang Organ Reproduksi Perempuan yang tak Banyak Orang Tahu

Seiring dengan bertambahnya usia, warna vagina bisa menjadi lebih terang.

SELENGKAPNYA