Direktur Utama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, Indra Falatehan (kanan) bersama jajaran direksi lainnya saat berkunjung ke kantor Republika, Jakarta, Senin(18/9/2023). | Republika/Thoudy Badai
Kunjungan tersebut merupakan agenda silaturahmi antara jajaran direksi Bank Muamalat bersama Redaksi Republika sekaligus membahas tentang program dan target Bank Muamalat. | Republika/Thoudy Badai
Bank Muamalat telah resmi ditunjuk oleh Kementerian Keuangan sebagai Bank Penyalur Gaji (BPG) bagi ASN. | Republika/Thoudy Badai
Sejumlah kebijakan yang telah dikeluarkan seperti PMK nomor 11/PMK.05/2016 yang mengatur jika lembaga menggunakan lebih dari satu BPG maka harus terdiri dari bank konvensional dan syariah. | Republika/Thoudy Badai
Direktur Utama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, Indra Falatehan (kiri) Sekretaris Perusahaan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, Hayunaji (tengah) dan jajaran direksi lainnya saat berkunjung ke kantor Republika, Jakarta, Senin(18/9/2023). | Republika/Thoudy Badai
Wakil Pemimpin Redaksi Republika, Nur Hasan Murtiaji (kiri) menyerahkan cinderamata kepada Direktur Utama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, Indra Falatehan (kanan) saat berkunjung ke kantor Republika, Jakarta, Senin(18/9/2023). | Republika/Thoudy Badai

Peristiwa

Bank Muamalat Lihat Potensi Payroll ASN

Bank Muamalat lantaran pionir bank syariah itu telah memberikan layanan di 312 gerai yang tersebar di 34 Provinsi.

JAKARTA -- Bank Muamalat menargetkan pembiayaan hingga Rp 7 triliun sepanjang 2023. Salah satu strategi yang dilakukan adalah ekspansi pembiayaan ke Aparat Sipil Negara (ASN), pembiayaan KPR Syariah hingga sektor kesehatan dan pendidikan syariah.

Direktur Utama Bank Muamalat Indra Falatehan mengungkapkan, saat ini Bank Muamalat telah resmi ditunjuk oleh Kementerian Keuangan sebagai Bank Penyalur Gaji (BPG) bagi ASN. Menurutnya hal ini menjadi pintu masuk bagi Bank Muamalat meraup banyak nasabah.

“Kami sudah dua bulan ini ditunjuk menjadi penyalur gaji ASN. Penunjukan ini menjadi pintu masuk melakukan penjajakan penawaran pembiayaan konsumer, seperti multiguna atau KPR bagi ASN,” ujar Indra saat berkunjung ke Kantor Republika, Senin (18/9/2023).

Diketahui, Sejumlah kebijakan yang telah dikeluarkan seperti PMK nomor 11/PMK.05/2016 yang mengatur jika lembaga menggunakan lebih dari satu BPG maka harus terdiri dari bank konvensional dan syariah. Satuan kerja boleh menggunakan maksimal tiga bank penyalur gaji.

Lebih lanjut Indra mengatakan, keuntungan bagi ASN bila menggunakan Bank Muamalat lantaran pionir bank syariah itu telah memberikan layanan di 312 gerai yang tersebar di 34 Provinsi. Sehingga, ASN tak perlu khawatir bila dipindahtugaskan di kota lain. ';