Tukang ojek membawa empat karung pupuk organik untuk pengiriman ke ladang di Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah, Senin (31/7/2023). | Republika/Wihdan Hidayat
Tukang ojek mengantarkan pupuk organik melalui jalan tanah di Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah, Senin (31/7/2023). | Republika/Wihdan Hidayat
Sebagian penduduk di dataran tinggi Dieng memilih menjadi ojek pertanian untuk menambah penghasilan. | Republika/Wihdan Hidayat
Pupuk organik atau hasil panen kebun dibawa ojek pertanian dengan tarif mulai Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu untuk setiap karung. | Republika/Wihdan Hidayat

Properti

Ojek Petanian di Ladang Dieng Banjarnegara

Ojek ini mengantarkan pupuk dan hasil pertanian warga setempat.

BANJARNEGARA -- Tukang ojek membawa empat karung pupuk organik untuk pengiriman ke ladang di Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah, Senin (31/7/2023).

Sebagian penduduk di dataran tinggi Dieng memilih menjadi ojek pertanian untuk menambah penghasilan. Pupuk organik atau hasil panen kebun dibawa ojek pertanian dengan tarif beragam. 

Mereka mengenakan tarif angkut mulai Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu untuk setiap karungnya tergantung lokasi pengiriman.

Namun, saat ini ojek pertanian sangat terbantu dengan adanya pembetonan jalan menuju kebun. ';

Petani Kentang di Banjarnegara Sedot Air Telaga

Mereka menggunakan mesin diesel pompa untuk mengalirkan air menuju kebun kentang mereka.

SELENGKAPNYA

Bunga Es di Kawasan Dataran Tinggi Dieng

Embun es jadi momen yang ditunggu wisatawan Dieng setiap Bulan Juli dan Agustus.

SELENGKAPNYA

Melihat Digitalisasi Penyaluran Pupuk Subsidi

Jumlah kuota hingga nama penerima pupuk subsidi terekam dalam aplikasi.

SELENGKAPNYA